Strategi Penguatan Peran Perempuan Osing Dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Melalui Sustainable Livelihood Approach (SLA): Studi Kasus Di Desa Kemiren Banyuwangi

Puspita, Della (2026) Strategi Penguatan Peran Perempuan Osing Dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Melalui Sustainable Livelihood Approach (SLA): Studi Kasus Di Desa Kemiren Banyuwangi. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5033221041_Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5033221041_Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy

Abstract

Masyarakat Osing di Desa Kemiren, Banyuwangi, memiliki budaya egaliter dan memberikan ruang bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas sosial, ekonomi, dan lingkungan. Namun, capaian SDGs Desa Kemiren menunjukkan bahwa keterlibatan perempuan dalam pembangunan desa masih perlu diperkuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan Osing dalam ranah sosial, lingkungan, dan ekonomi; mengidentifikasi Sustainable Livelihood Assets yang dimiliki; serta merumuskan strategi penguatan peran melalui Sustainable Livelihood Approach (SLA) dan matriks TOWS. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan purposive sampling dan snowball sampling, meliputi Kepala Desa Kemiren, ketua adat Osing, perempuan Osing, dan Ketua Pokdarwis Desa Kemiren. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan uji keabsahan dilakukan melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perempuan Osing terbentuk melalui identitas sosial yang dikonstruksi melalui praktik budaya berulang, seperti aktivitas domestik, rewang, ritual adat, pasar adat, pariwisata, dan pengelolaan ekonomi keluarga. Perempuan Osing berperan dalam kegiatan sosial, pengelolaan lingkungan, dan aktivitas ekonomi berbasis rumah tangga maupun pariwisata yang berkontribusi terhadap pembangunan desa berkelanjutan dalam aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Social capital menjadi aset penghidupan terkuat, sedangkan natural capital merupakan aset terlemah. Strategi penguatan yang dirumuskan meliputi Label Karya Perempuan Osing, Pasar Antimusim, Museum Hidup, serta Lumbung Alat dan Tabungan Produksi Perempuan Osing untuk mendukung keberlanjutan penghidupan perempuan Osing Kemiren dan meningkatkan kontribusi perempuan dalam pembangunan Desa Kemiren.
==================================================================================================================================
The Osing community in Kemiren Village, Banyuwangi, embraces an egalitarian culture that provides women with opportunities to participate in various social, economic, and environmental activities. However, the achievement of the Village Sustainable Development Goals (Village SDGs) indicates that women's participation in village development still requires further strengthening. This study aims to analyze the roles of Osing women in the social, environmental, and economic spheres; identify the Sustainable Livelihood Assets they possess; and formulate strategies to strengthen their roles through the Sustainable Livelihood Approach (SLA) and the TOWS matrix. This study employed a qualitative approach using a case study method. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Informants were selected using purposive and snowball sampling techniques, including the Head of Kemiren Village, the Osing customary leader, Osing women, and the Head of the Tourism Awareness Group (Pokdarwis). Data analysis followed the Miles and Huberman model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings reveal that the roles of Osing women are shaped through socially constructed identities reproduced in everyday cultural practices, including domestic activities, rewang, traditional rituals, pasar adat, tourism activities, and household economic management. Osing women play significant roles in social activities, environmental management, and economic activities based on both household and tourism sectors, contributing to sustainable village development across social, economic, and environmental dimensions. Social capital was identified as the strongest livelihood asset, while natural capital emerged as the weakest. The proposed strengthening strategies include Label Karya Perempuan Osing, Pasar Antimusim, Museum Hidup, and Lumbung Alat dan Tabungan Produksi Perempuan Osing. These strategies are expected to support the sustainability of Osing women's livelihoods and enhance women's contribution to the development of Kemiren Village

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Desa Kemiren, Peran Perempuan, Perempuan Osing, SDGs Desa, Sustainable Livelihood Approach (SLA), Kemiren Village, Osing Women, Sustainable Livelihood Approach (SLA), Village SDGs, Women's Roles.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) > Developmental Studies > 60201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Della Puspita
Date Deposited: 29 Jun 2026 01:21
Last Modified: 29 Jun 2026 01:21
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/134101

Actions (login required)

View Item View Item