Recalculation of Design Analysis Instalasi Sistem Udara Bertekanan Sebagai Upaya Penanggulangan Kerusakan dini Compressed Air System Machine PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk Menggunakan Metode Fault Tree Analysis

Nugroho, Aldi Prastyo (2025) Recalculation of Design Analysis Instalasi Sistem Udara Bertekanan Sebagai Upaya Penanggulangan Kerusakan dini Compressed Air System Machine PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk Menggunakan Metode Fault Tree Analysis. Project Report. [s.n.], [s.l.]. (Unpublished)

[thumbnail of 2039221024-Project_Report.pdf] Text
2039221024-Project_Report.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Sistem udara bertekanan (compressed air system) merupakan salah satu utilitas utama yang berperan penting dalam menunjang keberlangsungan proses produksi di PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Unit Buduran, khususnya dalam menyediakan udara bertekanan bagi berbagai peralatan produksi. Keandalan sistem ini sangat dipengaruhi oleh kondisi kompresor, jaringan perpipaan, serta komponen pendukung lainnya. Namun, berdasarkan hasil observasi selama kegiatan magang, ditemukan beberapa permasalahan yang menyebabkan penurunan kinerja sistem, antara lain terjadinya pressure drop yang tinggi, kebocoran pada jaringan perpipaan, penurunan performa air dryer, aftercooler, main motor, dan oil filter, serta kurang optimalnya pelaksanaan pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sistem udara bertekanan, mengidentifikasi penyebab kegagalan komponen, serta menentukan prioritas tindakan perawatan guna meningkatkan keandalan sistem. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, studi literatur, pengumpulan data operasional, analisis parameter sistem, serta penerapan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menentukan tingkat risiko kegagalan berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN) dan metode Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi akar penyebab kegagalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa komponen air dryer memiliki nilai RPN tertinggi sebesar 405 sehingga menjadi prioritas utama dalam program perawatan, diikuti line pipe sebesar 320, main motor sebesar 294, aftercooler sebesar 288, dan oil filter sebesar 210. Analisis FTA menunjukkan bahwa penyebab utama penurunan kinerja sistem berasal dari kegagalan sistem pendinginan, kebocoran pada jaringan perpipaan, penyumbatan filter, penurunan kualitas udara bertekanan, serta belum optimalnya kegiatan inspeksi dan pemeliharaan berkala. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan penerapan program preventive maintenance yang terjadwal, inspeksi rutin terhadap kebocoran dan kondisi komponen, penggantian komponen sesuai umur pakai, serta peningkatan pengawasan parameter operasi untuk meningkatkan efisiensi energi, keandalan sistem udara bertekanan, dan kontinuitas proses produksi di PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Unit Buduran.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Sistem Udara Bertekanan, FMEA, FTA, Pressure Drop, Preventive Maintenance, Keandalan Sistem. Compressed Air System, Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), Fault Tree Analysis (FTA), Pressure Drop, Preventive Maintenance, System Reliability.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ174 Maintenance and repair of machinery
Divisions: Faculty of Vocational > Mechanical Industrial Engineering (D4)
Depositing User: Aldi Prastyo Nugroho
Date Deposited: 03 Jul 2026 05:59
Last Modified: 03 Jul 2026 05:59
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/134207

Actions (login required)

View Item View Item