Athallah, Muhammad Zhafir (2026) Partisipasi Masyarakat dalam Melestarikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Harmoni Keputih dan Implikasinya Terhadap Pembangunan Berkelanjutan. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
5033221088-Undergraduate_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
Abstract
Revitalisasi ruang terbuka hijau di lahan bekas Tempat Pemrosesan Akhir menuntut keterlibatan masyarakat untuk menjamin keberlanjutannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam revitalisasi Taman Harmoni Keputih, Kota Surabaya (diresmikan Agustus 2025), faktor-faktor yang memengaruhinya, serta implikasinya terhadap pembangunan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles & Huberman serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Tingkat partisipasi dianalisis menggunakan empat tahapan Cohen & Uphoff yang diukur dengan Tangga Partisipasi Arnstein, faktornya diidentifikasi melalui kerangka karakteristik proyek dan lingkungan tugas, dan implikasinya ditinjau melalui kerangka 5P SDGs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi tidak seragam, melainkan berlapis menurut tahapan dan lapisan aktor, dengan posisi umum berada pada kategori tokenisme. Partisipasi paling kuat muncul pada tahap pelaksanaan dan pemanfaatan, serta paling lemah pada tahap evaluasi yang ditandai ketiadaan forum penilaian berkala dan hilangnya transparansi keuangan pasca formalisasi KUBE. Partisipasi dipengaruhi oleh manfaat program dan kebijakan pemberdayaan sebagai faktor yang mendukung, serta hambatan administratif, kapasitas kelembagaan, dan lemahnya mekanisme evaluasi sebagai faktor yang membatasi. Partisipasi memberikan kontribusi nyata terhadap kelima pilar pembangunan berkelanjutan, namun belum merata akibat lemahnya partisipasi evaluasi dan terbatasnya pemerataan kesempatan, sehingga prinsip tidak meninggalkan siapa pun belum sepenuhnya terwujud.
===================================================================================================================================
The revitalization of green open space on former final waste disposal land requires community participation to ensure its sustainability. This study aims to analyze the level of community participation in the revitalization of Taman Harmoni Keputih, Surabaya (inaugurated in August 2025), the factors influencing that level of participation, and its implications for sustainable development., and its implications for sustainable development. A descriptive qualitative approach with a case study design was used. Data were collected through in-depth interviews with informants, field observation, and documentation, then analyzed using the Miles & Huberman interactive model and validated through source and technique triangulation. The level of participation was analyzed using Cohen & Uphoff's four stages measured against Arnstein's Ladder of Participation; the factors were identified through the project characteristics and task environment framework; and the implications were examined through the 5P SDGs framework. The results show that participation was not uniform but stratified by stage and actor layer, generally falling within the tokenism category. Participation was strongest in the implementation and utilization stages and weakest in evaluation, marked by the absence of a regular review forum and the loss of financial transparency following KUBE's formalization. Participation was shaped by a combination of project characteristics and task environment factors. Tangible economic benefits and inclusive community empowerment policies encouraged engagement, while post-formalization administrative rigidity, top-down decision-making, and weak evaluation mechanisms constrained it. Participation was influenced by the tangible benefits of the program and community empowerment policies as supporting factors, while administrative barriers, institutional capacity limitations, and weak evaluation mechanisms acted as inhibiting factors. Participation made tangible contributions to all five pillars of sustainable development, yet remained uneven due to weak evaluation-stage participation and limited equality of opportunity, so that the principle of leaving no one behind was not fully realized.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Partisipasi Masyarakat, Revitalisasi, Rehabilitasi, Ruang Terbuka Hijau (RTH), Taman Harmoni Keputih, Pembangunan Berkelanjutan, Community Participation, Revitalization, Revitalization, Green Open Space (GOS), Harmony Park Keputih, Sustainable Development |
| Subjects: | H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT166 City Planning--Environmental aspects |
| Divisions: | Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) > Developmental Studies > 60201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Muhammad Zhafir Athallah |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 07:32 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 07:32 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/134314 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
