Evaluasi Penempatan Mesin Atm Bank X Di Wilayah Surabaya Sekitarnya Dengan Cluster Analysis

Widiasmoro, Yusuf (2022) Evaluasi Penempatan Mesin Atm Bank X Di Wilayah Surabaya Sekitarnya Dengan Cluster Analysis. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 09211950093007-MASTER_THESIS.pdf] Text
09211950093007-MASTER_THESIS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ATM (Automated Teller Machine) adalah mesin transaksi yang telah menggunakan sistem komputerisasi untuk melayani dan membantu nasabah bank dalam melakukan beberapa jenis transaksi. Layanan seperti ini memberikan banyak keuntungan baik bagi bank maupun nasabah, seperti meminimalkan biaya transaksi dan distribusi serta memungkinkan nasabah melakukan transaksi di mana saja dan kapan saja. Terdapat peluang pada penelitian mengenai produktivitas ATM yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti jumlah transaksi yang terjadi di ATM dan lokasi penempatan ATM. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengadaan ATM di wilayah Surabaya dan sekitarnya dengan mengelompokkan dan mendeskripsikan karakteristik pengadaan ATM berdasarkan faktor-faktor yang paling mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penempatan ATM berdasarkan karakteristik masing-masing daerah serta permintaan uang kartal. Penelitian ini fokus pada evaluasi kinerja ATM yang belum mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis klaster. Analisis deskriptif dalam penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih mendalam tentang bagaimana karakteristik data di 25 lokasi primer dan sebagai bahan pertimbangan dalam pemilihan metode clustering. Selanjutnya dengan menggunakan analisis multivariat akan dilakukan analisis cluster sebagai alat bantu untuk mengklasifikasikan ATM pada wilayah naungan Bank X Surabaya berdasarkan indikator produktivitas yang terdiri dari TID, cabang supervisi, jenis mesin yang digunakan, hari operasional, jam operasional, jumlah pengisian dalam 4 jam, bulan dan rata-rata jumlah transaksi bulanan dalam empat bulan terakhir (TRX). Selanjutnya dengan menggunakan analisis cluster, didapatkan kesimpulan dan rekomendasi dari cluster yang didapat. Rekomendasi yang didapatkan yaitu, jika proporsi cluster 2 di suatu KC lebih banyak di daerah non produktif, maka alternatif yang diterapkan yaitu mencabut beberapa ATM yang tidak produktif. Jika proporsi cluster 2 di suatu KC lebih banyak di daerah produktif, maka dapat meningkatkan waktu operasional ATM cluster 1 dan/atau 3, untuk menstabilkan produktivitas dari ATM pada cluster 4 ketika beberapa ATM dari cluster 2 dicabut.
==============================================================================================================================
ATM (Automated Teller Machine) is a transaction machine that has used a computerized system to serve and assist bank customers in conducting several types of transactions. Services provide many advantages for both bank and customer, such as minimizing the transaction also distribution costs, and allowing customers to make transactions anywhere and anytime. There are research opportunities regarding ATM productivity, which influence by several factors, such as the number of transactions that occur at ATMs and ATMs placement. This study aims to evaluate the procurement of ATMs in the Surabaya area and its surroundings by clustering and describe the characteristics of the procurement of ATMs based on its most influencing factors. By using clustering analysis, a form of cluster analysis as a tool to classify ATMs in the shaded area of the Bank X Surabaya office will be made based on productivity indicators consisting of TID, branches, type of machine used, day operational, hours of operation, number of fillings within 4 hours, month and the number of transactions in the last four months (TRX). Furthermore, by using cluster analysis, conclusions and recommendations are obtained from the clusters. The recommendation obtained is, that if the proportion of cluster 2 in a KC is more in non- productive areas, then the alternative applied is for several ATMs that are not productive. If the proportion of 2 is in a KC in a productive area, it can increase the operational time of ATM clusters 1 and/or 3, to generate more ATMs in cluster 4 when ATMs from cluster 2 are removed.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTMT 519.53 Wid e-1 2022
Uncontrolled Keywords: ATM, Clustering, Evaluasi, Produktivitas. ATM, Clustering, Evaluation, Productivity.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Interdisciplinary School of Management and Technology (SIMT) > 61101-Master of Technology Management (MMT)
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 06 Jul 2026 01:05
Last Modified: 06 Jul 2026 01:05
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/134319

Actions (login required)

View Item View Item