Franceta, R Ngt Rachma GIsta Kartika Putri (2026) Analisis Pengelolaan Bekas Tanah Kas Desa (BTKD) dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan Kota Surabaya (Studi Kasus: Hutan Kota Jeruk, Kecamatan Lakarsantri). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
5033221063-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Pengelolaan Bekas Tanah Kas Desa (BTKD) menjadi strategi penting dalam mendukung ketahanan pangan perkotaan di tengah keterbatasan lahan akibat urbanisasi. Kota Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mengoptimalkan Hutan Kota Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, sebagai ruang terbuka hijau produktif yang diarahkan untuk kegiatan pertanian, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat yang menjadi salah satu program ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi pengelolaan BTKD di Hutan Kota Jeruk serta bagaimana dampaknya terhadap ketahanan pangan masyarakat Kelurahan Jeruk, Kecamatan Lakarsantri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi literatur. Jenis data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari informan penelitian yang ditentukan melalui purposive sampling, meliputi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, perangkat Kelurahan Jeruk, pengelola Hutan Kota Jeruk, Kelompok Tani Sri Sedono, masyarakat berpenghasilan rendah, tokoh masyarakat, dan masyarakat sekitar. Data sekunder diperoleh dari dokumen kebijakan, arsip kelembagaan, laporan kegiatan, serta literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan BTKD di Hutan Kota Jeruk telah berjalan melalui pengelolaan lahan pertanian padi, ruang edukasi, ruang terbuka hijau, penyediaan sarana pertanian, dan sistem pinjam pakai ast. Pengelolaan tersebut berkontribusi terhadap ketersediaan pangan, akses pangan, pemanfaatan pangan, dan stabilitas pangan masyarakat sekitar. Namun, manfaatnya belum merata karena distribusi hasil panen masih terbatas pada komunitas pengelola dan warga sekitar. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan, diversifikasi komoditas, serta perluasan keterlibatan masyarakat sehingga kontribusi program terhadap ketahanan pangan Kota Surabaya dapat berkembang lebih inklusif, efektif, dan berkelanjutan dalam jangka panjang bagi masyarakat perkotaan secara sosial dan ekonomi.
===============================================================================================================================================
The utilization of Bekas Tanah Kas Desa (BTKD), or former village treasury land, has become an important strategy in supporting urban food security amid land limitations caused by urbanization. The City Government of Surabaya, through the Food Security and Agriculture Office, has optimized Hutan Kota Jeruk in Lakarsantri District as a productive green open space directed toward agricultural activities, education, and community empowerment as part of the urban food security program. This study aims to analyze the implementation of BTKD utilization in Hutan Kota Jeruk and its impact on the food security of the community in Jeruk Subdistrict, Lakarsantri District. This research employs a study case qualitative method, with data collected through field observation, in-depth interviews, and literature studies. The data used in this study consist of primary and secondary data. Primary data were obtained from research informants selected through purposive sampling, including the Surabaya Food Security and Agriculture Office, Jeruk Subdistrict officials, Hutan Kota Jeruk managers, the Sri Sedono Farmers Group, low-income communities, community leaders, and local residents. Secondary data were obtained from policy documents, institutional archives, activity reports, and supporting literature. The results show that the utilization of BTKD in Hutan Kota Jeruk has been implemented through paddy field management, educational spaces, green open spaces, agricultural facility provision, and an asset loan-use system. This utilization contributes to food availability, food access, food utilization, and food stability for the surrounding community. However, the benefits have not been evenly distributed, as the distribution of harvest products remains limited to the management community and nearby residents. Therefore, continuous assistance, commodity diversification, and broader community involvement are needed so that the program’s contribution to food security in Surabaya can become more inclusive, effective, and sustainable in the long term, both socially and economically for urban communities.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bekas Tanah Kas Desa (BTKD), Ketahanan Pangan, Hutan Kota Jeruk. Former Village Treasury Land, Hutan Kota Jeruk, Food Security, Land Utilization, Urban Farming. |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD618 Open spaces |
| Divisions: | Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) > Developmental Studies > 60201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | R. Ngt Rachma Gista Kartika Putri Franceta |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 07:32 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 07:32 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/134427 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
