Ardan, Muhammad (2026) Pengaruh Variasi Kuat Arus dan Tegangan Terhadap Ketebalan, Kekuatan Adhesi, Dan Laju Korosi Lapisan Anodized Pada Aluminium Seri 1100. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
2038221083-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Aluminium banyak digunakan pada sistem Concentrated Solar Power (CSP) karena memiliki reflektivitas tinggi, massa jenis rendah, dan konduktivitas termal yang baik. Namun, paparan radiasi ultraviolet dan lingkungan ekstrem menyebabkan degradasi lapisan oksida alami aluminium sehingga menurunkan reflektivitas dan ketahanan korosinya. Penelitian ini menggunakan aluminium seri 1100 dengan tujuan menganalisis pengaruh variasi kuat arus (2 A dan 3 A) serta tegangan (12 V, 14 V, 16 V, 18 V, dan 20 V) pada proses anodizing terhadap ketebalan lapisan, kekuatan adhesi, dan laju korosi, serta menganalisis hubungan antara nilai ketebalan dan laju korosi yang dihasilkan. Pengujian ketebalan dilakukan menggunakan coating thickness gauge berbasis eddy current, pengujian adhesi menggunakan pull-off test, dan evaluasi laju korosi menggunakan metode weight loss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kuat arus dari 2 A menjadi 3 A menghasilkan lapisan anodize yang lebih tebal pada seluruh variasi tegangan, dengan ketebalan tertinggi sebesar 35,56 µm pada kombinasi 3 A dan 18 V. Nilai adhesi menunjukkan pola yang fluktuatif terhadap perubahan tegangan dan sebagian besar spesimen mengalami tipe kegagalan glue failure, sehingga nilai yang diperoleh belum sepenuhnya merepresentasikan kekuatan adhesi aktual lapisan anodize. Laju korosi terendah sebesar 79,01 mm/tahun diperoleh pada kombinasi kuat arus 2 A dan tegangan 12 V. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa tegangan berpengaruh signifikan terhadap ketebalan lapisan pada kuat arus 2 A, namun tidak signifikan terhadap nilai adhesi maupun laju korosi pada kedua variasi kuat arus.
================================================================================================================================
Aluminum is widely used in Concentrated Solar Power (CSP) systems due to its high reflectivity, low density, and good thermal conductivity. However, exposure to ultraviolet radiation and extreme environments causes degradation of aluminum's natural oxide layer, reducing its reflectivity and corrosion resistance. This study uses 1100-series aluminum to analyze the effect of current variations (2 A and 3 A) and voltage variations (12 V, 14 V, 16 V, 18 V, and 20 V) during the anodizing process on coating thickness, adhesion strength, and corrosion rate, as well as the relationship between coating thickness and the resulting corrosion rate. Thickness was measured using an eddy-current-based coating thickness gauge, adhesion was evaluated using a pull-off test, and corrosion rate was determined using the weight loss method. The results show that increasing the current from 2 A to 3 A produced thicker anodized layers across all voltage variations, with the highest thickness of 35.56 µm obtained at 3 A and 18 V. Adhesion values fluctuated with voltage variation, and most specimens exhibited glue failure, indicating that the measured values do not fully represent the actual adhesion strength of the anodized layer. The lowest corrosion rate of 79.01 mm/year was obtained at 2 A and 12 V. Regression analysis showed that voltage significantly affected coating thickness at 2 A, but had no significant effect on adhesion or corrosion rate at either current level
Actions (login required)
![]() |
View Item |
