Peran Perempuan dalam Komunitas Pendidikan Nonformal: Studi Kasus pada Komunitas Pelajar Mengajar Surabaya

Fajriah, Sausan Nurul (2026) Peran Perempuan dalam Komunitas Pendidikan Nonformal: Studi Kasus pada Komunitas Pelajar Mengajar Surabaya. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5033221044-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5033221044-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Pendidikan nonformal memiliki peran penting sebagai ruang belajar alternatif yang dapat melengkapi pendidikan formal, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan pendampingan belajar di luar sekolah. Dalam praktiknya, keberlangsungan pendidikan nonformal tidak hanya ditentukan oleh program yang dijalankan, tetapi juga oleh keterlibatan para relawan, termasuk perempuan yang mengambil peran aktif dalam kegiatan komunitas. Penelitian ini membahas peran perempuan dalam komunitas pendidikan nonformal dengan studi kasus pada Komunitas Pelajar Mengajar Surabaya. Fokus penelitian diarahkan untuk memahami bentuk keterlibatan perempuan, kontribusinya terhadap pembangunan masyarakat dan pengurangan ketimpangan gender, serta tantangan yang dihadapi dalam menjalankan peran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap relawan perempuan, pengurus komunitas, serta pihak yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan komunitas melalui tiga bentuk utama, yaitu peran pedagogis, peran afektif-relasional, dan peran organisatoris-kepemimpinan. Perempuan tidak hanya berperan sebagai pengajar dan pendamping belajar, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan anak, menciptakan suasana belajar yang nyaman, menjalin komunikasi dengan warga dan orang tua, serta membantu koordinasi kegiatan komunitas. Namun, keterlibatan tersebut juga dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti keterbatasan waktu, beban ganda, rasa tidak aman di ruang publik, serta dinamika internal komunitas. Dengan demikian, pendidikan nonformal dapat menjadi ruang penting bagi perempuan untuk berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, perluasan akses pendidikan, dan penguatan kesetaraan gender di tingkat komunitas.
=====================================================================================================================================
Non-formal education plays an important role as an alternative learning space that complements formal education, especially for children who need learning support beyond school. In practice, the sustainability of non-formal education is shaped not only by the programs offered, but also by the involvement of volunteers, including women who actively contribute to community-based educational activities. This study examines the roles of women in a non-formal education community, focusing on Pelajar Mengajar Surabaya. It aims to understand the forms of women’s involvement, their contribution to community development and the reduction of gender inequality, and the challenges they face in carrying out these roles. This research uses a qualitative approach, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving female volunteers, community organizers, and other actors engaged in learning activities. The findings show that women play a significant role in supporting the continuity of the community through three main forms: pedagogical roles, affective-relational roles, and organizational-leadership roles. Women are involved not only as teachers and learning companions, but also as actors who build emotional closeness with children, create a comfortable learning environment, maintain communication with parents and local residents, and support the coordination of community activities. However, their involvement is also faced with several challenges, including limited time, double burdens, insecurity in public spaces, and internal community dynamics. Therefore, non-formal education can serve as an important space for women to contribute to community empowerment, the expansion of educational access, and the strengthening of gender equality at the community level.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Peran Perempuan, Pendidikan Nonformal, Komunitas Relawan, Pelajar Mengajar Surabaya, Women’s Roles, Non-Formal Education, Volunteer Communityt, Pelajar Mengajar Surabaya.
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) > Developmental Studies > 60201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Sausan Nurul Fajriah
Date Deposited: 10 Jul 2026 07:57
Last Modified: 10 Jul 2026 07:57
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/134639

Actions (login required)

View Item View Item