Amalia, Salsabilla Rizky (2022) Evaluasi Dan Pemeliharaan Perkerasan Lentur Ruas Jalan Di Tulungagung Menggunakan Metode Pavement Condition Index (Pci) Dan Bina Marga (Studi Kasus : Jalan Jayeng Kusuma - Jalan Pahlawan - Jalan Panglima Sudirman - Jalan I Gusti Ngurah Rai Sta 0+000 – 6+650). Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
10111810013029-Undergraduate_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (23MB) |
Abstract
Menurut data BPS Kabupaten Tulungagung, jumlah penduduk di Kabupaten Tulungagung mengalami pertumbuhan rata-rata 0,4% pertahun. Dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk secara tidak langsung pertumbuhan lalu lintas juga ikut meningkat yang akan berdampak pada kualitas jalan raya yang menurun dan kerusakan pada jalan raya. Beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan pada permukaan perkerasan di Tulungagung yaitu Jalan Jayeng Kusuma – Jalan Pahlawan – Jalan Panglima Sudirman – Jalan I Gusti Ngurah Rai. Maka dari itu perlu dilakukan analisa untuk mengetahui jenis dan nilai tingkat kerusakan pada lokasi tersebut agar bisa menentukan jenis penanganan yang tepat dan biaya yang dibutuhkan untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Dalam studi analisa ini menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan metode Bina Marga untuk mengetahui jenis dan nilai tingkat kerusakan jalan. Untuk mengetahui jenis dan nilai tingkat kerusakan jalan, dilakukan survei secara langsung dimana jalan sepanjang 6,65 km dibagi menjadi 133 segmen. Penentuan jenis perbaikan mengacu pada (Permen PUPR No. 13/PRT/M/2011), terkait perhitungan rencana anggaran biaya mengacu pada Permen (PUPR, 2022) No.1 Tahun 2022 dan untuk memetakan kondisi permukaan perkerasan jalan menggunakan aplikasi ArcGIS. Hasil survei lapangan menemukan terdapat 14 jenis kerusakan dari metode PCI dan 10 jenis kerusakan dari metode Bina Marga. Hasil metode PCI diperoleh nilai 63,16 (baik) dan membutuhkan program pemeliharaan rutin, sedangkan metode Bina Marga diperoleh Urutan Prioritas 6 dan masuk kedalam program pemeliharaan berkala. Metode perbaikan pemeliharaan rutin mengacu pada buku (Direktorat Jenderal Bina Marga, 2011), No 001-02 / M / BM / 2011 yaitu perbaikan P2 (pengaspalan), perbaikan P3 (penutupan retak), perbaikan P4 (pengisian retak), perbaikan P5 (penambalan lubang), dan perbaikan P6 (perataan). Sedangkan metode perbaikan pemeliharaan berkala yaitu lapisan tambahan atau overlay sesuai dengan perencanaan tebal perkerasan lentur metode analisa komponen dan didapatkan tebal overlay 7 cm. Estimasi biaya yang diperlukan untuk pemeliharaan rutin sebesar Rp1.501.000.000,00 sedangkan pemeliharaan berkala sebesar Rp11.246.000.000,00.
==============================================================================================================================
According to BPS data from Tulungagung Regency, the population in Tulungagung Regency is growing by an average of 0.4% per year. With the increase in population growth, indirectly the growth of traffic will also increase which will have an impact on the declining quality of roads and damage to highways. Several road sections that were damaged on the pavement surface in Tulungagung, namely Jalan Jayeng Kusuma - Jalan Pahlawan - Jalan Panglima Sudirman - Jalan I Gusti Ngurah Rai. Therefore, it is necessary to conduct an analysis to determine the type and value of the level of damage at the location in order to determine the appropriate type of handling and the cost required to repair the damage. In this analysis study using Pavement Condition Index (PCI) method and Bina Marga method to determine the type and value of road damage level. To determine the type and value of the level of road damage, a direct survey was conducted where the 6.65 km road was divided into 133 segments. Determination of the type of repair refers to (Permen PUPR No. 13/PRT/M/2011), related to the calculation of the cost budget plan refers to Permen (PUPR, 2022) No.1 Year 2022 and to map the condition of road pavement surface using ArcGIS application. The results of the field survey found that there were 14 types of damage from the PCI method and 10 types of damage from the Highway method. The result of the PCI method obtained a value of 63.16 (good) and requires a routine maintenance program, while the Bina Marga method obtained Priority Order 6 and entered the periodic maintenance program. The method of routine maintenance repair refers to the book (Direktorat Jenderal Bina Marga, 2011), No. 001-02 / M / BM / 2011 namely P2 repair (paving), P3 repair (crack closure), P4 repair (crack filling), P5 repair (patching), and P6 repair (leveling). While the method of periodic maintenance repair is an additional layer or overlay in accordance with the planning of the paving thickness of the flexible method of component analysis and obtained an overlay thickness of 7 cm. The estimated cost required for routine maintenance is Rp1,501,000,000.00 while periodic maintenance is Rp11,246,000,000.00.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | RSIS 625.76 Ama e-1 2022 |
| Uncontrolled Keywords: | evaluasi perkerasan lentur, PCI, bina marga, pemeliharaan, biaya. evaluation of flexible pavement, PCI, bina marga, maintenance, cost. |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Vocational > 22301-Civil Infrastructure Engineering (D4) |
| Depositing User: | Mr. Marsudiyana - |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 01:17 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 01:17 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/134858 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
