Witjaksono, Raden Muhammad Arya Andhika (2026) Manajemen Risiko Produksi Dan Analisis Pendapatan Pada Entitas Bisnis Susu Sapi Perah Menggunakan Pendekatan Terpadu House Of Risk (HOR) Dan Coefficient Of Variation (CV). Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
6010241111-Master_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (11MB) | Request a copy |
Abstract
Usaha sapi perah memiliki peran penting dalam penyediaan bahan baku susu segar, namun keberlanjutannya masih dipengaruhi oleh risiko produksi dan fluktuasi pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko produksi dan ketidakstabilan pendapatan peternak pada KPSP Setia Kawan Nongkojajar dengan mengintegrasikan metode House of Risk (HOR) dan Coefficient of Variation (CV). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion, kuesioner, dan data sekunder koperasi. HOR fase 1 digunakan untuk mengidentifikasi risk events, risk agents, serta menentukan prioritas berdasarkan Aggregate Risk Potential (ARP), sedangkan HOR fase 2 digunakan untuk menentukan prioritas strategi mitigasi berdasarkan Effectiveness to Difficulty Ratio (ETD). Sementara itu, CV digunakan untuk menilai ketidakstabilan pendapatan peternak. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 62 risk events pada proses plan, source, make, deliver, dan return. Risiko kritis terutama terkonsentrasi pada proses produksi, yang dipengaruhi oleh manajemen kandang, formulasi dan pengelolaan pakan, kesehatan ternak, suhu lingkungan, serta kualitas nutrisi. Strategi mitigasi prioritas meliputi penerapan SOP perawatan kandang dan penanganan sapi, peningkatan sanitasi kandang, penyediaan area teduh dan air minum, penjadwalan pakan yang terukur, serta monitoring kondisi sapi secara berkala. Analisis pendapatan menunjukkan bahwa pendapatan peternak berada pada rentang Rp2.090.000.000–Rp4.200.000.000 per tahun, dengan rata-rata Rp3.300.000.000 per tahun. Perbedaan nilai tersebut menunjukkan adanya fluktuasi pendapatan yang berkaitan dengan kondisi produksi. Temuan ini menegaskan bahwa pengendalian risiko produksi perlu dilakukan secara preventif, berbasis data, dan konsisten untuk meningkatkan stabilitas produksi dan pendapatan peternak.
=================================================================================================================================
The dairy cattle industry plays a vital role in supplying fresh milk, but its sustainability remains vulnerable to production risks and income fluctuations. This study aims to analyze production risks and income instability among farmers at the Setia Kawan Nongkojajar Dairy Farmers’ Cooperative (KPSP) by integrating the House of Risk (HOR) and Coefficient of Variation (CV) methods. Data were collected through observations, interviews, focus group discussions, questionnaires, and secondary data from the cooperative. HOR Phase 1 was used to identify risk events and risk agents, as well as to determine priorities based on the Aggregate Risk Potential (ARP), while HOR Phase 2 was used to prioritize mitigation strategies based on the Effectiveness-to-Difficulty Ratio (ETD). Meanwhile, the CV was used to assess the instability of farmers’ income. The results showed that there were 62 risk events in the plan, source, make, deliver, and return processes. Critical risks are primarily concentrated in the production process, which is influenced by barn management, feed formulation and management, livestock health, environmental temperature, and nutritional quality. Priority mitigation strategies include implementing SOPs for barn maintenance and cattle handling, improving barn sanitation, providing shaded areas and drinking water, implementing a measured feeding schedule, and regularly monitoring the condition of the cattle. An analysis of income shows that farmers’ income ranges from Rp2,090,000,000 to Rp4,200,000,000 per year, with an average of Rp3,300,000,000 per year. These variations indicate fluctuations in income related to production conditions. These findings underscore the need for preventive, data-driven, and consistent production risk management to enhance production stability and farmers’ income.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | House of Risk, Coefficient of Variation, Risiko Produksi, Pendapatan Peternak, susu sapi perah,House of Risk, Coefficient of Variation, Production Risk, Farmers’ Income, dairy farming |
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture T Technology > T Technology (General) > T174.5 Technology--Risk assessment. |
| Divisions: | Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Industrial Engineering > 26101-(S2) Master Thesis |
| Depositing User: | Raden Muhammad Arya Andhika Witjaksono |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 06:54 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 06:54 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/134891 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
