Sholikha, Rifatus (2026) Pengaruh Melatonin Sebagai Elisitor Terhadap Pertumbuhan dan Profil Metabolit Pada Kultur In Vitro Tanaman Nilam (Pogostemon Cablin Benth.). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
5005221053-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only until 24 July 2026. Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan kaya akan berbagai senyawa metabolit. Kultur in vitro menjadi salah satu metode yang dapat digunakan untuk menghasilkan tanaman yang seragam sekaligus meningkatkan akumulasi metabolit. Produksi metabolit secara kultur in vitro dapat dioptimalkan melalui teknik elisitasi menggunakan melatonin. Melatonin diketahui berperan sebagai regulator pertumbuhan serta mampu menginduksi biosintesis metabolit pada berbagai tanaman. Namun, penelitian mengenai pengaruh melatonin terhadap pertumbuhan dan profil metabolit tanaman nilam secara in vitro masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian melatonin terhadap pertumbuhan dan profil metabolit tanaman nilam secara in vitro. Penelitian dilakukan menggunakan eksplan nodus aksenik yang dikulturkan pada media dasar Murashige and Skoog (MS) dengan penambahan IAA 0,75 mg/L dan variasi konsentrasi melatonin 0, 25, 50, 75, dan 100 µM selama 60 hari. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 ulangan. Data organogenesis dianalisis secara deskriptif kuantitatif, parameter pertumbuhan dianalisis menggunakan ANOVA One Way yang dilanjutkan dengan uji Duncan, Games-Howell, atau Kruskal–Wallis sesuai karakteristik data, sedangkan profil metabolit dianalisis secara deskriptif berdasarkan hasil Headspace Gas Chromatography-Mass Spectrometry (HS-GC-MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian melatonin mampu menginduksi organogenesis tunas dan akar pada eksplan nilam. Pemberian melatonin juga berpengaruh terhadap pertumbuhan eksplan dan menghasilkan variasi profil metabolit yang berbeda pada setiap perlakuan. Analisis HS-GC-MS berhasil mengidentifikasi 86 senyawa yang didominasi oleh kelompok terpenoid, asam lemak, dan aromatik. Perlakuan melatonin 50 µM menunjukkan respon pertumbuhan terbaik, sedangkan perlakuan 75 µM menghasilkan jumlah senyawa metabolit terbanyak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melatonin berpotensi digunakan sebagai elisitor untuk meningkatkan pertumbuhan dan memodifikasi profil metabolit tanaman nilam.
=================================================================================================================================
Patchouli (Pogostemon cablin Benth.) is an essential oil-producing plant with high economic value and rich in various metabolite compounds. In vitro culture is one method that can be used to produce uniform plants while increasing metabolite accumulation. Metabolite production in in vitro culture can be optimized through elicitation techniques using melatonin. Melatonin is known to act as a growth regulator and is able to induce metabolite biosynthesis in various plants. However, research on the effect of melatonin on the growth and metabolite profile of patchouli plants in vitro is still limited. This study aims to determine the effect of melatonin administration on the growth and metabolite profile of patchouli plants in vitro. The study was conducted using axenic node explants cultured on Murashige and Skoog (MS) base media with the addition of 0.75 mg/L IAA and varying melatonin concentrations of 0, 25, 50, 75, and 100 µM for 60 days. The study used a Completely Randomized Design (CRD) with 5 replications. Organogenesis data were analyzed quantitatively descriptively, growth parameters were analyzed using One Way ANOVA followed by Duncan, Games-Howell, or Kruskal-Wallis tests according to data characteristics, while metabolite profiles were analyzed descriptively based on Headspace Gas Chromatography-Mass Spectrometry (HS-GC-MS) results. The results showed that melatonin administration was able to induce shoot and root organogenesis in patchouli explants.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Elisitor, Kultur In vitro, Melatonin, Pogostemon cablin, Senyawa Metabolit, Elicitor, In vitro Culture, Melatonin, metabolite compounds, Pogostemon cablin. |
| Subjects: | Q Science Q Science > QH Biology > QH301 Biology Q Science > QK Botany Q Science > QK Botany > QK731 Growth (Plants) |
| Divisions: | Faculty of Science and Data Analytics (SCIENTICS) > Biology > 46201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Rifatus Sholikha |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 03:18 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 03:18 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/135606 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
