Analisis Kecukupan Ruang Terbuka Hijau Perkotaan Dengan Pendekatan Serapan Emisi Karbon Dioksida (CO2) dan Penyediaan Oksigen (O2) di Kota Madiun

Kristianto, Rico (2026) Analisis Kecukupan Ruang Terbuka Hijau Perkotaan Dengan Pendekatan Serapan Emisi Karbon Dioksida (CO2) dan Penyediaan Oksigen (O2) di Kota Madiun. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5014221055-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5014221055-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy

Abstract

Pertumbuhan aktivitas domestik perkotaan menyebabkan peningkatan emisi karbon dioksida (CO₂) dan konsumsi oksigen (O₂) yang perlu diimbangi keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai infrastruktur ekologis di Kota Madiun, dengan luas wilayah 3.323 Ha, memiliki kewajiban penyediaan RTH minimum 30% sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri PU Nomor 5 Tahun 2008 dan Peraturan Daerah Kota Madiun Nomor 4 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Madiun Tahun 2023–2043. Namun, evaluasi kecukupan RTH umumnya berbasis luasan administratif tanpa meninjau fungsi ekologisnya secara kuantitatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis besaran emisi CO₂ dan kebutuhan O₂, menganalisis kecukupan dari penyediaan O₂, serta memberikan rekomendasi pemenuhan berdasarkan hasil analisis.
Penelitian dilakukan pada 27 kelurahan di tiga kecamatan Kota Madiun menggunakan data sekunder sebagai basis utama dan data primer sebagai validasi di bagian emisi CO₂ di tahun 2025. Emisi CO₂ dihitung berbasis faktor emisi dan kebutuhan O₂ dihitung berbasis stoikiometri. Daya serap CO₂ oleh RTH dihitung melalui pendekatan tutupan vegetasi mengacu pada konstanta laju serapan, sedangkan kebutuhan luas RTH dihitung menggunakan Persamaan Gerarkis. Kecukupan difokuskan pada penyediaan O₂ oleh RTH dengan neraca keseimbangan dengan dua kemungkinan hasil yaitu defisit atau surplus yang berkorelasi dengan arah rekomendasi. Rekomendasi yang diberikan ditinjau berdasarkan aspek teknis dan kebijakan. Total emisi CO₂ aktivitas domestik Kota Madiun tahun 2025 mencapai 267.255,67 ton CO₂/tahun dengan kontribusi terbesar dari sektor listrik (50,18%), sementara kebutuhan O₂ mencapai 128.548,45 ton O₂/tahun dengan kontributor terbesar dari respirasi penduduk (39,36%). Melalui perhitungan dengan persamaan Gerarkis, kebutuhan luas RTH minimum adalah 347,84 Ha, sedangkan RTH eksisting seluas 598,84 Ha (18,02% luas kota) menunjukkan tingkat pemenuhan 172% terhadap pendekatan penyediaan O₂ (surplus 251,00 Ha). Terdapat catatan bahwa tiga kelurahan teridentifikasi defisit pada tahun 2025 yaitu Oro-Oro Ombo (−1,29 Ha), Klegen (−3,68 Ha), dan Madiun Lor (−4,22 Ha) dan bertambah menjadi lima kelurahan dengan total defisit 32,95 Ha pada tahun 2043. Secara garis besar, RTH di Kota Madiun mumpuni dalam menyediakan O₂ kota untuk skala aktivitas domestik. Rekomendasi pemenuhan disusun dalam tiga arahan yaitu pemenuhan defisit terlokasi pada lima kelurahan prioritas, alternatif pemenuhan untuk wilayah dengan lahan terbatas, dan pengembangan jalur hijau terhadap lima kelurahan prioritas.
====================================================================================================================================
The growth of urban domestic activities leads to increased carbon dioxide (CO₂) emissions and oxygen (O₂) consumption, necessitating Urban Green Space (RTH) as ecological infrastructure. Kota Madiun, covering 3.323 Ha, is required to provide a minimum of 30% RTH under Ministerial Regulation PU No. 5 of 2008 and Kota Madiun Regional Regulation No. 4 of 2023 on Spatial Planning 2023–2043. However, RTH adequacy has generally been assessed based on administrative area without quantitative ecological function review. This study aims to analyze CO₂ emissions and O₂ demand, assess RTH adequacy from the O₂ provision perspective, and formulate fulfillment recommendations. The research was conducted across 27 urban villages in three sub-districts of Kota Madiun, using secondary data as the primary basis and primary data for validation of CO₂ emission calculations in 2025. CO₂ emissions were calculated using emission factors, while O₂ demand was determined through a stoichiometric approach. CO₂ absorption by RTH was estimated using a vegetation cover approach based on absorption rate constants, and minimum RTH area was determined using the Gerarkis Equation. Adequacy was focused on O₂ provision through a balance approach, yielding either a deficit or surplus outcome that correlates with the direction of recommendations. Recommendations were formulated from both technical and policy perspectives. Total domestic CO₂ emissions in Kota Madiun in 2025 reached 267.255,67 ton CO₂/year, with the electricity sector as the largest contributor at 50.18%. Total O₂ demand reached 128.548,45 ton O₂/year, with population respiration as the primary contributor at 39,36%. Through the Gerarkis Equation, the minimum required RTH area is 347,84 Ha, while existing RTH of 598.84 Ha (18,02% of city area) demonstrated a fulfillment rate of 172% under the O₂ provision approach, yielding a surplus of 251,00 Ha. Three urban villages were identified with deficits in 2025 including Oro-Oro Ombo (−1.29 Ha), Klegen (−3.68 Ha), and Madiun Lor (−4.22 Ha) — projected to expand to five urban villages with a total deficit of 32.95 Ha by 2043. Overall, RTH in Kota Madiun is capable of providing sufficient O₂ for domestic-scale urban activities. Fulfillment recommendations are structured in three directions: localized deficit fulfillment in five priority urban villages, alternative fulfillment for land-constrained areas, and green corridor development targeting five priority urban villages.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Ekologis, Penyediaan Oksigen, Ruang Terbuka Hijau, Serapan Emisi Karbon Dioksida, Carbon Dioxide Absorption, Ecological, Green Open Space, Oxygen Provision
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD171.75 Climate change mitigation
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Environmental Engineering > 25201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Rico Kristianto
Date Deposited: 22 Jul 2026 08:40
Last Modified: 22 Jul 2026 08:40
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/136232

Actions (login required)

View Item View Item