Vinayaka, I Gde Nyoman Ananda Tanaya (2026) Perancangan Buku Visual Lukisan Wayang Kamasan Bali: Mengarsipkan Karya Koleksi Museum Puri Lukisan Dan Cerita Seniman Kamasan Bali. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
5030221003-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk merancang buku arsip Goresan Warisan Kamasan sebagai media dokumentasi dan kajian narasi visual lukisan tradisional Wayang Kamasan, salah satu warisan seni rupa klasik Bali yang memiliki nilai historis, religius, dan kultural yang kuat. Latar belakang penelitian berangkat dari keterbatasan publikasi yang terstruktur dan komprehensif mengenai akar historis, sistem visual, serta konteks sosial-religius lukisan Kamasan. Oleh karena itu, diperlukan media yang mampu mengintegrasikan dokumentasi visual dengan penyampaian informasi yang sistematis dan mudah dipahami. Perancangan dilakukan melalui studi literatur, observasi langsung terhadap koleksi lukisan di Museum Puri Lukisan, serta validasi bersama pihak terkait, termasuk pelaku seni lukis Wayang Kamasan di Sanggar Lukis Klasik Wasundari. Validasi ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian informasi mengenai proses penciptaan, penggunaan alat dan bahan, serta pemaknaan visual dalam praktik lukisan Kamasan. Seluruh data diperkuat melalui analisis elemen visual yang mencakup figur, komposisi dua dimensi, simbol, dan warna, serta kajian historis perkembangan seni lukis Kamasan dalam konteks budaya Bali. Selain mendokumentasikan karya, buku ini juga menghadirkan pemahaman mengenai ekosistem pelestarian Wayang Kamasan, yang mencakup museum sebagai ruang simpan artefak dan legitimasi sejarah, serta sanggar sebagai ruang hidup yang menjaga praktik, mentransmisikan keterampilan, dan mempertahankan nilai tradisi secara berkelanjutan. Integrasi kedua aspek ini menegaskan bahwa Wayang Kamasan tidak hanya dipahami sebagai objek visual, tetapi juga sebagai praktik budaya yang terus berlangsung. Hasil perancangan berupa buku arsip visual yang menggabungkan fotografi, ilustrasi, dan narasi tekstual secara terstruktur. Buku ini berfungsi sebagai dokumentasi historis, media edukasi, sekaligus representasi visual dari sistem pelestarian budaya. Dengan pendekatan tersebut, buku ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran akan pentingnya keberlanjutan Wayang Kamasan serta menjadi referensi yang relevan bagi akademisi, praktisi seni, maupun masyarakat umum dalam memahami dan mengapresiasi warisan budaya tradisional.
===================================================================================================================================
This study aims to design the archival book Goresan Warisan Kamasan as a medium for documenting and analyzing the visual narrative of traditional Wayang Kamasan painting, one of Bali’s classical fine art heritages with strong historical, religious, and cultural values. The research is motivated by the limited availability of structured and comprehensive publications that discuss the historical roots, visual system, and socio- religious context of Kamasan painting. Therefore, a medium is needed that integrates visual documentation with systematic and accessible information delivery. Design method includes literature review, direct observation of painting collections at the Puri Lukisan Museum, and validation with relevant stakeholders, including Wayang Kamasan painters at Sanggar Lukis Klasik Wasundari. This validation ensures the accuracy of information regarding the creation process, tools and materials used, and visual interpretation in Kamasan painting practice. The collected data are further reinforced through visual element analysis covering figures, two-dimensional composition, symbols, and colors, as well as historical studies of the development of Kamasan painting within the Balinese cultural context. Beyond documenting artworks, the book also provides an understanding of the preservation ecosystem of Wayang Kamasan, encompassing museums as custodial spaces that safeguard artifacts and historical legitimacy, and art studios as living spaces that sustain practice, transmit skills, and uphold traditional values. This integration highlights that Wayang Kamasan should be understood not only as a visual object but also as an ongoing cultural practice. The outcome of the design is a visual archival book combining photography, illustration, and textual narrative in a structured manner. The book functions as historical documentation, educational media, and a visual representation of cultural preservation systems. With this approach, the book is expected to strengthen awareness of the importance of Wayang Kamasan’s continuity and serve as a relevant reference for academics, art practitioners, and the general public in understanding and appreciating traditional cultural heritage.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Wayang Kamasan, Arsip Visual, Buku Referensi Visual, Pelestarian Budaya, Seni Tradisional Bali, Wayang Kamasan, Visual Archive, Visual Reference Book, Cultural Preservation, Balinese Traditional Art |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) > H61.4 Forecasting in the social sciences |
| Divisions: | Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) > Visual Communication Design > 90241-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | I Gde Nyoman Ananda Tanaya Vinayaka |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 06:57 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 06:57 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/136275 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
