ANALISA HUBUNGAN ANTARA PASANG SURUT AIR LAUT DENGAN SEDIMENTASI YANG TERBENTUK (STUDI KASUS : DERMAGA PELABUHAN PETIKEMAS SURABAYA)

QHOMARIYAH, LAILATUL (2015) ANALISA HUBUNGAN ANTARA PASANG SURUT AIR LAUT DENGAN SEDIMENTASI YANG TERBENTUK (STUDI KASUS : DERMAGA PELABUHAN PETIKEMAS SURABAYA). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
3511100013-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan mempunyai kebutuhan yang sangat besar terhadap transportasi laut untuk menunjang aktivitas perdagangan maupun kegiatan transportasi yang berpindah dari satu pulau ke pulau yang lain. Keamanan dermaga pelabuhan menjadi faktor penting untuk menjamin keselamatan kapal yang akan bersandar, maka dari itu pengamatan terhadap perubahan sedimentasi perlu dilakukan untuk mengamati perubahan sedimentasi yang terjadi di dermaga pelabuhan sehingga kapal yang akan sandar tidak akan kandas. Pembentukan sedimentasi di dermaga dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah pasang surut. Dermaga domestik pelabuhan petikemas Surabaya merupakan salah satu dermaga yang memfasilitasi kapalkapal yang bersandar di dermaga pelabuhan di Jawa Timur. Untuk itu pengamatan tentang pengaruh pasang surut terhadap sedimentasi yang terjadi di dermaga ini perlu dilakukan untuk mengetahui perubahan dari sedimentasi yang terjadi, sehingga keamanan kapal yang akan sandar juga terjamin. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan pengaruh dari fenomena pasang surut terhadap sedimentasi yang terbentuk di dermaga domestik pelabuhan petikemas Surabaya dengan kesimpulan ketika bilangan formzahl lebih besar dari tahun sebelumnya, maka volume sedimentasi juga akan bertambah. Pada volume sedimentasi tahun 2011 sebesar 9.460 m3 dengan bilangan formzahl sebesar 0,662 dijadikan acuan untuk peningkatan volume sedimentasi tahun 2012 sebesar 49.537 m3 dengan bilangan formzahl sebesar 0,819. Peningkatan bilangan formzahl yang berarti juga peningkatan fenomena pasang dan surut air laut yang terjadi mengakibatkan selisih volume sedimentasi dari tahun 2011 sampai tahun 2012 sebesar 40.077 m3. Dan Pada volume sedimentasi tahun 2013 sebesar 14.306 m3 dengan bilangan formzahl sebesar 0,722 dijadikan acuan untuk peningkatan volume sedimentasi tahun 2014 sebesar 35.102 m3 dengan bilangan formzahl sebesar 0,758. Peningkatan bilangan formzahl yang berarti juga peningkatan fenomena pasang dan surut air laut yang terjadi mengakibatkan selisih volume sedimentasi dari tahun 2013 sampai tahun 2014 sebesar 20.796 m3 . ========== Indonesian archipelago has a high necessity of sea transportation to support the trade activities and mobility between one island and another. The harbor security is an important factor to ensure the safety of the ships which are being leant there, therefore the sedimentation is needed to be observed in order to find out the changes of sedimentation so that the ship would not run aground. The formation of sedimentation in the dock is influenced by several factors, one of them is tidal. Domestic dock container port of Surabaya is one the docks that facilitates dock ships at the jetty port in East Java. To observe the influence of the tides to the dock sedimentation, it is necessary to know the changes of sedimentation, so the security of the ships that will be dock could be guaranteed. The results of this study was finding the impacts of tidal phenomena to the sediment formed in the domestic dock container port Surabaya we can conclude that when the Formzahl number is greater than the previous year, the sedimentation volume will also increase. The sedimentation volume in 2011 amounted to 9.460 m3 with Formzahl numbers of 0,662 is used as the reference to a sedimentation volume increasing in 2012 amounted to 49.537 m3 with formzahl number of 0,819. The increasing formzahl numbers which also means increase in the phenomenon of ebb and flow of sea water, has shown a difference of sedimentation volume from 2011 to 2012 amounted to 40.077 m3. And In the sedimentation volume in 2013 amounted to 14.306 m3 with a formzahl number of 0,722 is used as the reference to an increase in sedimentation volume in 2014 amounted to 35.102 m3 with formzahl number of 0,758. The increasing formzahl numbers which also means an increase in the phenomenon of ebb and flow of sea water which has resulted in a difference of sedimentation volume from 2013 to 2014 amounted to 20.796 m3.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: dermaga, pasang surut, pelabuhan, sedimentasi, dock, tidal, port, sedimentation
Subjects: Q Science > QE Geology > QE571 Sedimentation and deposition. Sediment transport.
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Geomatics Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: - Davi Wah
Date Deposited: 06 Jan 2017 06:58
Last Modified: 06 Jan 2017 06:58
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/1363

Actions (login required)

View Item View Item