Azzahra, Sarah Aulia (2026) Kajian Risiko Lingkungan Pada Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (B3) Medis Padat Di Rumah Sakit X Dengan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
5014221092-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Limbah B3 medis padat merupakan hasil kegiatan rumah sakit yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola dengan benar. Rumah Sakit X sebagai fasilitas pelayanan kesehatan dengan klasifikasi tipe A menghasilkan timbulan limbah B3 medis padat dalam jumlah besar, sehingga diperlukan sistem pengelolaan yang efektif dan aman sesuai dengan peraturan yang berlaku. Namun, masih terdapat beberapa hal yang yang belum sesuai di Rumah Sakit X. Kondisi tersebut menunjukkan adanya potensi risiko terhadap kesehatan dan lingkungan yang perlu dikaji lebih lanjut. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir dampak negatif di lingkungan sekitar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko dari pengelolaan limbah B3 medis padat di Rumah Sakit X dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan memberikan saran berdasarkan hasil kajian dan mitigasi risiko yang dapat dilakukan agar dapat meminimalisasi kerugian yang mungkin terjadi.
Penelitian ini menggunakan diagram fishbone untuk mengidentifikasi akar penyebab potensi kegagalan pada setiap tahapan pengelolaan limbah B3 medis padat berdasarkan faktor teknis dan non-teknis. Potensi kegagalan yang telah diidentifikasi menjadi dasar dalam penerapan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menganalisis potensi kegagalan pada setiap tahapan pengelolaan limbah B3 medis padat berdasarkan tiga parameter utama, yaitu tingkat keparahan (severity), frekuensi kejadian (occurrence), dan kemampuan deteksi (detection). Data penelitian diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pihak yang terlibat langsung dalam kegiatan pengelolaan limbah B3 medis padat.
Berdasarkan analisis FMEA, maka dapat diketahui bahwa potensi kegagalan pada pengelolaan limbah B3 medis padat di Rumah Sakit X yang memiliki nilai RPN tertinggi terjadi pada area pengangkutan bercampur dengan aktivitas umum sehingga pergerakan terhambat dan tidak stabil dengan nilai RPN adalah sebesar 270. Jika dilihat berdasarkan tingkat keparahannya, risiko ini berdampak sangat berbahaya terhadap lingkungan maupun aktivitas rumah sakit. Risiko ini memiliki frekuensi kejadian cukup sering dan berulang dalam jangka waktu panjang. Risiko ini berpotensi menyebabkan pencemaran tanah, udara, dan air. Hal ini dikarenakan cairan dapat menyebar melalui kontak langsung dan terbawa aliran air, sehingga dapat mencemari dan meresap ke dalam tanah dan mengandung mikroorganisme patogen, serta meningkatkan risiko kontaminasi air akibat kandungan bahan biologis dan zat pencemar. Selain itu, timbulnya bau menyengat atau tidak sedap dari tumpahan darah/cairan. Mitigasi diberikan tidak hanya pada nilai skoring tertinggi namun pada semua penyebab risiko kegagalan yang telah teridentifikasi sebagai bentuk bahan pertimbangan untuk Rumah Sakit X.
=====================================================================================================================================
Medical solid hazardous and toxic waste (B3) is a by-product of healthcare facilities that may adversely affect public health and contribute to environmental pollution if not managed appropriately. Hospital X, classified as a Type A hospital, generates large amounts of medical solid waste, necessitating an effective and safe management system in accordance with applicable regulations. However, several aspects of medical solid waste management at Hospital X remain inconsistent. This situation indicates potential risks to public health and the environment that require further assessment. Such an assessment is essential to minimize adverse environmental impacts. Therefore, this study aims to identify and evaluate the environmental risks associated with medical solid waste management at Hospital X using Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) and to formulate risk mitigation recommendations based on the assessment findings to reduce potential environmental impacts.
This study used a fishbone diagram to systematically identify the root causes of potential failures related to both technical and non-technical factors throughout the medical solid waste management process. The identified potential failure modes were subsequently evaluated and prioritized using the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method based on three key parameters, namely severity, occurrence, and detection, to determine the Risk Priority Number (RPN) for each identified failure mode. Data were collected through field observations and semi-structured interviews with personnel directly involved in Medical Solid Waste management activities at Hospital X.
Based on FMEA analysis, it can be seen that the potential for failure in medical solid waste management at Hospital X, which has the highest RPN value, occurs in the transportation area mixed with general resulting in obstructed and unstable movement, with an RPN value of 270. When viewed based on its severity, this risk has a very dangerous impact on the environment and hospital activities. This risk has a frequency of occurrence quite often and repeats over a long period of time. This risk has the potential to cause pollution of land, air, and water. This is because liquids can spread through direct contact and are carried by water flows, so they can contaminate and seep into the soil and contain pathogenic microorganisms, as well as increase the risk of water contamination due to the content of biological materials and pollutants. In addition, the emergence of a pungent or unpleasant odor from spilled blood/fluids. Mitigation is given not only to the highest scoring value but to all causes of failure risks that have been identified as a form of consideration for Hospital X.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Risiko Lingkungan, Diagram Fishbone, Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Mitigasi Risiko, Pengelolaan Limbah B3 medis padat. Environmental Risk Assessment, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Fishbone Diagram, Risk Mitigation, Medical Solid Hazardous and Toxic Waste (B3) Management. |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD194.6 Environmental impact analysis |
| Divisions: | Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Environmental Engineering > 25201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Sarah Aulia Azzahra |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 01:53 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 01:53 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/136696 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
