Adji, Kinaya Rizqina (2026) Analisis Stakeholder dalam Pelaksanaan Program Kampung Klim (ProKlim) Kampung Laboratorium Pengelolaan Lingkungan RW 4 Kelurahan Pagesangan, Kota Surabaya. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
5033221087-Undergraduate_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan program nasional yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam melakukan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim berbasis komunitas. Selain aksi adaptasi dan mitigasi, kelembagaan program ini juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan program. Salah satu lokasi yang berhasil mencapai kategori ProKlim Lestari yang merupakan kategori tertinggi yaitu Kampung Laboratorium Pengelolaan Lingkungan RW 4 Kelurahan Pagesangan, Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan tantangan dalam pelaksanaan ProKlim, menganalisis bentuk kolaborasi dan koordinasi antar stakeholder, serta merumuskan strategi penguatan peran stakeholder untuk mendukung keberlanjutan program. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan Fishbone Analysis, Stakeholder Analysis, serta SWOT Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung utama pelaksanaan ProKlim meliputi kepemimpinan lokal yang kuat, partisipasi aktif masyarakat, budaya gotong royong, dukungan pemerintah, serta kolaborasi multipihak. Sementara itu, tantangan yang dihadapi meliputi penurunan motivasi pasca-kompetisi, rendahnya partisipasi generasi muda, dan ketergantungan terhadap aktor tertentu. Kolaborasi antar stakeholder dalam pelaksanaan ProKlim didominasi oleh stakeholder internal, yaitu badan kemasyarakatan, warga, dan pengurus ProKlim, serta didukung oleh stakeholder eksternal. Koordinasi dipimpin oleh Ketua ProKlim dengan dukungan DLH. Namun, peran pemimpin wilayah masih terbatas sebagai penghubung, sehingga perlu ditingkatkan keterlibatannya dalam pelaksanaan program. Berdasarkan hasil SWOT Analysis, strategi yang direkomendasikan meliputi penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan partisipasi generasi muda, perluasan kolaborasi multipihak, peningkatan partisipasi masyarakat, serta pengembangan inovasi lingkungan berbasis potensi lokal guna mendukung keberlanjutan Program Kampung Iklim di Kelurahan Pagesangan.
================================================================================================================================
The Climate Village Program (ProKlim) is a national initiative aimed at enhancing community capacity in implementing climate change adaptation and mitigation actions at the community level. In addition to adaptation and mitigation efforts, institutional aspects of the program play a crucial role in ensuring its sustainability. One of the locations that has successfully achieved the highest category, ProKlim Lestari, is the Environmental Management Laboratory Kampung in RW 4, Pagesangan Subdistrict, Surabaya City. This study aims to identify the supporting and inhibiting factors in the implementation of ProKlim, analyze the forms of collaboration and coordination among stakeholders, and formulate strategies to strengthen stakeholder roles in supporting program sustainability. The study employs a descriptive qualitative method, with data collected through interviews, observations, and documentation. Data analysis was conducted using Fishbone Analysis, Stakeholder Analysis, and SWOT Analysis. The results indicate that the main supporting factors include strong local leadership, active community participation, a culture of mutual cooperation, government support, and multi-stakeholder collaboration. Meanwhile, the inhibiting factors include declining motivation after competitions, low participation of younger generations, and dependency on certain key actors. Stakeholder collaboration is predominantly driven by internal stakeholders, including community organizations, residents, and ProKlim management, and is supported by external stakeholders. Coordination is led by the Head of ProKlim with support from the Environmental Agency (DLH). However, the role of the subdistrict government (Kelurahan) remains limited as an intermediary, indicating the need for more active involvement in program implementation. Based on the SWOT analysis, the recommended strategies include strengthening institutional capacity, increasing youth participation, expanding multi-stakeholder collaboration, enhancing community participation, and developing environment-based innovations utilizing local potential to support the sustainability of the Climate Village Program in Pagesangan Subdistrict.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Program Kampung Iklim, Analisis Stakeholder, Stakeholder, Sustainability, Kelurahan Pagesangan,Climate Village Program (ProKlim), Stakeholder Analysis, Stakeholders, Sustainability, Pagesangan Urban Village |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Faculty of Business and Management Technology > Development Studies > 60201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Kinaya Rizqina Adji |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 01:21 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 01:28 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/136882 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
