Santoso, Farahdhilah Ratnaduhita (2026) PENGARUH KARAKTERISTIK DEWAN DIREKSI TERHADAP RISIKO KREDIT BERMASALAH BANK (STUDI KASUS BANK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh November.
|
Text
5031221108-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh karakteristik dewan direksi terhadap risiko kredit bermasalah pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Risiko kredit bermasalah yang diproksikan dengan Non-Performing Loan (NPL) merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas aset, kesehatan bank, dan stabilitas sistem keuangan. Penelitian ini menguji pengaruh ukuran dewan direksi, umur, pengalaman, tingkat pendidikan, dan keberagaman gender dewan direksi terhadap NPL menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran dewan direksi dan umur dewan direksi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap NPL. Sebaliknya, pengalaman, tingkat pendidikan, dan keberagaman gender dewan direksi tidak berpengaruh signifikan terhadap NPL. Temuan ini mengindikasikan bahwa kapasitas dewan yang lebih besar serta kematangan usia dalam proses pengambilan keputusan memiliki peran yang lebih penting dalam menekan risiko kredit bermasalah dibandingkan karakteristik lainnya. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur mengenai tata kelola perusahaan di sektor perbankan serta memberikan implikasi praktis bagi regulator dan manajemen bank dalam merancang struktur dewan direksi yang lebih efektif untuk memperkuat pengelolaan risiko kredit dan menjaga stabilitas perbankan di Indonesia.
=====================================================================================================================================
This study aims to analyze the effect of board of directors' characteristics on non-performing loan risk in banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020–2024 period. Non-performing loan (NPL), which serves as a proxy for credit risk, is an important indicator for assessing asset quality, bank soundness, and financial system stability. This study examines the effects of board size, board age, board experience, educational level, and gender diversity on NPL using a quantitative approach with panel data regression analysis. The results indicate that board size and board age have a negative and statistically significant effect on NPL. In contrast, board experience, educational level, and gender diversity do not have a statistically significant effect on NPL. These findings suggest that a larger board and greater age maturity in the decision-making process play a more important role in reducing non-performing loan risk than other board characteristics. This study contributes to the corporate governance literature in the banking sector and provides practical implications for regulators and bank management in designing more effective board structures to strengthen credit risk management and maintain the stability of the Indonesian banking industry.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Karakteristik Dewan Direksi, Risiko Kredit Bermasalah Bank, Tata Kelola Perusahaan |
| Subjects: | H Social Sciences > HG Finance |
| Depositing User: | Farahdhilah Ratnaduhita Santoso |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 06:43 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 06:43 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/137038 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
