Dinanty, Arvi Insan (2026) Upaya Pengurangan Jejak Karbon Pada Pengangkutan Sampah Kabupaten Gresik di Wilayah Gresik Pusat. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
5014221144_Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (12MB) | Request a copy |
Abstract
Peningkatan aktivitas pengangkutan sampah di Kabupaten Gresik berpotensi meningkatkan emisi gas rumah kaca (GRK) yang berasal dari penggunaan bahan bakar kendaraan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting sistem pengangkutan sampah serta menghitung jejak karbon yang dihasilkan dari kegiatan pengangkutan Sampah Rumah Tangga (SRT) dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga (SSSRT) menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di wilayah Gresik Pusat yang meliputi Kecamatan Gresik, Kebomas, dan Manyar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan IPCC 2006 dan 2019. Data yang dianalisis meliputi jenis kendaraan, konsumsi bahan bakar, jarak tempuh, ritasi, dan berat sampah. Emisi CO₂, CH₄, dan N₂O dihitung berdasarkan konsumsi bahan bakar dan dikonversi ke dalam satuan karbon dioksida ekuivalen (CO₂-eq). Analisis dilakukan pada armada DLH dan non-DLH dengan dua skenario reduksi emisi, yaitu penggunaan bahan bakar B50 disertai peremajaan armada berstandar Euro 4 serta penggunaan truk compactor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa armada DLH menghasilkan total emisi yang lebih tinggi dibandingkan armada non-DLH. Total emisi eksisting armada DLH mencapai 87.310,92 kg CO₂-eq/tahun di Kecamatan Gresik, 70.065,76 kg CO₂-eq/tahun di Kecamatan Kebomas, dan 76.508,56 kg CO₂-eq/tahun di Kecamatan Manyar, dengan intensitas emisi berkisar 3,21–5,43 kg CO₂-eq/ton sampah. Hasil evaluasi skenario menunjukkan bahwa penggunaan truk compactor merupakan alternatif paling efektif dalam menurunkan jejak karbon, dengan total emisi terendah sebesar 67.012,54; 53.121,33; dan 61.422,58 kg CO₂-eq/tahun di Kecamatan Gresik, Kebomas, dan Manyar. Oleh karena itu, penggunaan truk compactor direkomendasikan sebagai upaya reduksi jejak karbon kegiatan pengangkutan sampah di wilayah Gresik Pusat.
=============================================================================================================================================
Increasing municipal solid waste transportation activities in Gresik Regency have the potential to increase greenhouse gas (GHG) emissions resulting from fuel consumption by operational vehicles. This study aimed to identify the existing municipal solid waste transportation system, quantify the carbon footprint generated from the transportation of Household Waste (HW) and Household-like Waste (HLW) to the Final Disposal Site (TPA), and evaluate emission reduction strategies in Central Gresik, covering Gresik, Kebomas, and Manyar Districts. This study employed a quantitative approach based on the IPCC 2006 and 2019 Guidelines. Vehicle type, fuel consumption, travel distance, transportation trips, and transported waste quantity were analyzed to estimate CO₂, CH₄, and N₂O emissions, which were then converted into carbon dioxide equivalent (CO₂-eq). The analysis was conducted for both Environmental Agency (DLH) and non-DLH waste transportation fleets under two emission reduction scenarios: the use of B50 biodiesel combined with Euro 4 fleet replacement and the implementation of compactor trucks. The results showed that the DLH fleet generated higher total emissions than the non-DLH fleet. Under existing conditions, total annual emissions from the DLH fleet reached 87,310.92, 70,065.76, and 76,508.56 kg CO₂-eq/year in Gresik, Kebomas, and Manyar Districts, respectively, with emission intensities ranging from 3.21 to 5.43 kg CO₂-eq/ton of waste. The compactor truck scenario was the most effective alternative, producing the lowest total annual emissions of 67,012.54, 53,121.33, and 61,422.58 kg CO₂-eq/year in Gresik, Kebomas, and Manyar Districts, respectively. Therefore, implementing compactor trucks is recommended to reduce the carbon footprint of municipal solid waste transportation in Central Gresik.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
