Potensi Sabut Kelapa Sebagai Wadah yang Aman Bagi Makanan

Naura, Salma (2026) Potensi Sabut Kelapa Sebagai Wadah yang Aman Bagi Makanan. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 6008251016-Master_Thesis.pdf] Text
6008251016-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Meningkatnya kebutuhan akan material yang berkelanjutan dan biodegradable mendorong pengembangan alternatif ramah lingkungan untuk menggantikan kemasan makanan plastik konvensional. Sabut kelapa, sebagai limbah pertanian yang melimpah dan kaya akan selulosa, memiliki potensi besar sebagai bahan baku wadah makanan biodegradable. Penelitian ini mengembangkan wadah makanan berbasis biopolimer dari serat sabut kelapa yang dikombinasikan dengan berbagai jenis pati (sagu, jagung, tapioka, dan kentang) pada rasio 7-3, 6-4, dan 5-5 (serat pati). Gliserol digunakan sebagai plasticizer dan asam sitrat (CA) sebagai agen cross-linking, sementara material dicetak menggunakan teknik heat-press. Komposit yang dihasilkan kemudian dikarakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FT-IR), uji kuat tarik, uji kompresi, water vapor transmission rate (WVTR), water contact angle (WCA), kadar air, serta water activity untuk mengevaluasi sifat struktur, mekanik, dan sifat penghalang material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses cross-linking meningkatkan stabilitas struktur matriks biopolimer. Nilai kuat tarik optimum diperoleh pada rasio serat pati 6-4, sedangkan nilai WVTR berada pada kisaran 560–573 g/m²/hari. Nilai WCA meningkat dari sekitar 55° menjadi 85°, yang menunjukkan peningkatan sifat hidrofobisitas permukaan. Selain itu, nilai water activity menurun dari 0,66–0,69 menjadi 0,64–0,67, dan kadar air menurun dari 9–10% menjadi 7–8% setelah proses cross-linking. Hasil uji kompresi juga menunjukkan bahwa sampel dengan crosslinking memiliki ketahanan tekan yang lebih tinggi dibandingkan sampel tanpa perlakuan. Secara keseluruhan, komposit biopolimer berbasis sabut kelapa menunjukkan potensi yang menjanjikan dalam hal kekuatan mekanik, sifat penghalang, serta ketahanan terhadap kelembapan, sehingga berpotensi menjadi alternatif berkelanjutan untuk menggantikan kemasan makanan plastik konvensional.
=======================================================================================================================================
The increasing demand for sustainable and biodegradable materials has encouraged the development of environmentally friendly alternatives to conventional plastic foodNpackaging. Coconut coir, an abundant agricultural waste rich in cellulose, has strong potential as a raw material for biodegradable food containers. This study developed biopolymer-based food containers from coconut coir fiber combined with different starch types (sago, corn, tapioca, and potato) at ratios of 7-3, 6-4, and 5-5 (fiber–starch). Glycerol was used as a plasticizer and citric acid (CA) as a cross-linking agent, while the material was molded using a heat-press technique. The resulting composites were characterized using FT-IR, tensile strength, compression test, water vapor transmission rate (WVTR), water contact angle (WCA), moisture content, and water activity analysis.The results showed that cross-linking improved the structural stability of the biopolymer matrix. The optimum tensile strength was obtained at the 6-4 fiber–starch ratio, while WVTR values ranged from 560–573 g/m²/day. The WCA increased from about 55° to 85°, indicating improved surface hydrophobicity. In addition, water activity decreased from 0,66–0,69 to 0,64–0,67, and moisture content decreased from 9-10% to 7–8% after cross-linking. Compression tests also showed higher resistance in cross-linked samples. Overall, coconut coir–based biopolymer composites demonstrate promising mechanical strength, barrier properties, and moisture resistance, indicating their potential as sustainable alternatives to conventional plastic food packaging.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: sabut kelapa, wadah makanan, biodegradable, ramah lingkungan, coconut coir, food container, co-friendl
Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP374 Food--Packaging
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Chemical Engineering > 24101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Salma Naura
Date Deposited: 26 Jul 2026 10:09
Last Modified: 26 Jul 2026 10:09
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/137701

Actions (login required)

View Item View Item