Eksplorasi Pemahaman Praktik Perencanaan Kapasitas Produksi Melalui Perspektif Pelaku Usaha Mikro Sektor Manufaktur di Kota Surabaya

Soedjono, Muhammad Rifqi (2026) Eksplorasi Pemahaman Praktik Perencanaan Kapasitas Produksi Melalui Perspektif Pelaku Usaha Mikro Sektor Manufaktur di Kota Surabaya. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 6031241005-Master_Thesis.pdf] Text
6031241005-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami praktik perencanaan kapasitas produksi pada usaha mikro manufaktur di Kota Surabaya serta bagaimana pelaku usaha memaknai kapasitas produksi dalam menghadapi keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan melibatkan 12 responden pelaku usaha mikro manufaktur dari berbagai subsektor, seperti makanan, minuman, fesyen, kerajinan, kulit, dan produk olahan lainnya. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kapasitas produksi pada usaha mikro tidak berlangsung sebagai sistem formal berbasis perhitungan baku, melainkan sebagai praktik adaptif yang dibentuk oleh pengalaman operasional, keterbatasan sumber daya, interaksi sosial, dan penilaian subjektif pelaku usaha. Kapasitas produksi dipahami sebagai batas kerja nyata yang dinamis, yang ditentukan oleh waktu proses, tenaga kerja, bahan baku, alat produksi, keterampilan, mutu produk, serta relasi eksternal. Temuan penelitian menghasilkan enam tema utama, yaitu kapasitas sebagai batas kerja konkret, peningkatan kapasitas melalui tenaga dan waktu, pembatasan kapasitas untuk menjaga kendali, pengaturan ritme produksi, pengamanan kapasitas melalui antisipasi dan relasi eksternal, serta pembentukan kapasitas melalui interaksi sosial dan penilaian subjektif. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pemahaman mengenai kapasitas produksi usaha mikro dengan mengintegrasikan Resource-Based Theory dan Sensemaking Theory. Secara praktis, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pencatatan kapasitas sederhana, pengelolaan bahan dan tenaga kerja, pengaturan antrean pesanan, serta dukungan ekosistem usaha mikro. Temuan ini relevan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, karena penguatan kapasitas produksi
usaha mikro yang mendukung keberlanjutan usaha, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi lokal.
======================================================================================================================================
This study aims to understand production capacity planning practices among micro-manufacturing businesses in Surabaya and how business owners interpret production capacity in the face of resource constraints. This study employs an exploratory qualitative approach involving 12 participants—micro-manufacturing business owners from various subsectors, such as food, beverages, fashion, handicrafts, leather, and other processed goods. Data were collected through semi-structured interviews, observations, and documentation, and subsequently analyzed using thematic analysis. The results indicate that production capacity planning in micro-enterprises does not operate as a formal system based on standard calculations, but rather as an adaptive practice shaped by operational experience, resource constraints, social interactions, and the business owners’ subjective assessments. Production capacity is understood as a dynamic, practical operational limit determined by processing time, labor, raw materials, production tools, skills, product quality, and external relationships. The research findings yielded six main themes: capacity as a concrete work limit; capacity enhancement through labor and time; capacity constraints to maintain control; regulation of production rhythms; capacity safeguarding through anticipation and external relationships; and capacity formation through social interaction and subjective assessment. This study contributes to the development of an understanding of microenterprise production capacity by integrating Resource-Based Theory and Sensemaking Theory. Practically, the results of this study underscore the importance of simple capacity tracking, management of materials and labor, order queue management, and support for the microenterprise ecosystem. These findings are relevant to Sustainable Development Goal (SDGs) 8, Decent Work and Economic Growth, as strengthening the production capacity of microenterprises supports business sustainability, productivity, and local economic growth.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kapasitas produksi; manufaktur; pertumbuhan ekonomi; usaha mikro, economic growth; manufacture; micro-enterprises; production capacity
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory > HB615 Entrepreneurship.
Divisions: Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) > Business Management > (S2) Master Thesis
Depositing User: Muhammad Rifqi Soedjono
Date Deposited: 27 Jul 2026 08:38
Last Modified: 27 Jul 2026 08:38
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/137898

Actions (login required)

View Item View Item