Pemodelan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Status Menganggur di Provinsi Jawa Barat Menggunakan Pendekatan Zero-Inflated Ordered Probit

Hendrawan, Gilang Hanif (2026) Pemodelan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Status Menganggur di Provinsi Jawa Barat Menggunakan Pendekatan Zero-Inflated Ordered Probit. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5003221060-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5003221060-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Barat merupakan permasalahan ketenagakerjaan yang serius, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 6,77% pada Agustus 2025, tertinggi di Pulau Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik pengangguran terbuka, mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh signifikan, serta membangun model status pengangguran terbuka menggunakan pendekatan Zero-Inflated Ordered Probit (ZIOP). Data yang digunakan adalah data mikro Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025 dengan unit analisis individu berusia 15 tahun ke atas di Provinsi Jawa Barat, mencakup 29.180 responden. Variabel respon adalah status menganggur yang dikategorikan menjadi lima kategori ordinal, yaitu bekerja, menganggur ≤3 bulan, menganggur 3–6 bulan, menganggur 6–12 bulan, dan menganggur >12 bulan atau putus asa mencari pekerjaan. Variabel prediktor meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status perkawinan, klasifikasi tempat tinggal, pelatihan kerja, pengalaman magang/PKL, pengalaman kerja, akses internet, dan kedudukan dalam rumah tangga. Model ZIOP dipilih karena kemampuannya menangani kelebihan observasi nol (excess zeros) dengan memisahkan individu yang secara struktural tidak berisiko menganggur dari individu yang berpotensi menganggur. Hasil uji Vuong menunjukkan nilai statistik sebesar 8,31 (p-value = 0,0000), yang mengonfirmasi bahwa model ZIOP secara signifikan lebih baik dibandingkan model probit ordinal biasa. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap status menganggur antara lain usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status perkawinan, klasifikasi tempat tinggal, pelatihan kerja, pengalaman magang/PKL, pengalaman kerja, dan akses internet, sedangkan durasi menganggur dipengaruhi oleh usia, tingkat pendidikan, status perkawinan, pengalaman magang/PKL, pengalaman kerja, akses internet, dan kedudukan dalam rumah tangga. Akses internet dan kedudukan dalam rumah tangga merupakan faktor dengan perbedaan probabilitas terbesar, masing-masing sebesar 12,65% dan 14,54%.
================================================================================================================================
Open unemployment in West Java Province represents a serious labor market challenge, with an Open Unemployment Rate (TPT) of 6.77% in August 2025, the highest on the island of Java. This study aims to describe the characteristics of open unemployment, identify factors that significantly affect unemployment status, and develop a model of open unemployment using the Zero-Inflated Ordered Probit (ZIOP) approach. The data used are microdata from the National Labor Force Survey (Sakernas) of August 2025, with individuals aged 15 years and above in West Java Province as the unit of analysis, covering 29,180 respondents. The response variable is unemployment status, categorized into five ordinal categories: employed, unemployed ≤3 months, unemployed 3–6 months, unemployed 6–12 months, and unemployed >12 months or discouraged from seeking work. Predictor variables include age, sex, education level, marital status, area of residence, job training, internship experience, work experience, internet access, and household position. The ZIOP model was selected for its ability to handle excess zeros by distinguishing individuals who are structurally not at risk of unemployment from those who are potentially unemployed. The Vuong test yielded a statistic of 8.31 (p-value = 0.0000), confirming that the ZIOP model significantly outperforms the standard ordered probit model. Factors significantly affecting unemployment status include age, sex, education level, marital status, area of residence, job training, internship experience, work experience, and internet access, while unemployment duration is influenced by age, education level, marital status, internship experience, work experience, internet access, and household position. Internet access and household position show the largest differences in probability, at 12.65% and 14.54%, respectively.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Sakernas, TPT, Unemployment, West Java, Zero-Inflated Ordered Probit, Jawa Barat, Pengangguran, Sakernas, TPT, Zero-Inflated Ordered Probit
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics > HA31.3 Regression. Correlation. Logistic regression analysis.
Divisions: Faculty of Science and Data Analytics (SCIENTICS) > Statistics > 49201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Gilang Hanif Hendrawan
Date Deposited: 29 Jul 2026 07:28
Last Modified: 29 Jul 2026 07:28
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/138537

Actions (login required)

View Item View Item