Zaka, Fathurrahman Ihsanudin (2026) Analisis Perencanaan Pondasi Bored Pile Eksisting Dan Perencanaan Alternatif Pondasi Tikar Dan Pondasi Tapak Gedung Parkir UPNVYK. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
5012221122-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (13MB) | Request a copy |
Abstract
Gedung parkir Fakultas Teknologi Mineral (FTM) UPNVYK dirancang sebagai gedung rangka baja lima lantai, untuk memenuhi keperluan laha parkir yang meningkat seiring meningkatnya jumlah mahasiswa. Proyek ini berlokasi di Jalan SWK, Ngropoh, Sleman, yang merupakan area padat aktivitas kampus dan permukiman. Kondisi tanah eksisting di lokasi terdiri dari lapisan tanah pasir sedang setebal 6,5 m pada kawasan rawan gempa. Saat ini, struktur bawah bangunan menggunakan pondasi bored pile sepanjang 4 m untuk menopang kolom utama serta pondasi tapak untuk menahan beban tangga dan ramp. Perencanaan bored pile yang pendek ini perlu dianalisis daya dukung dan kapasitas lateralnya terutama dalam menerima beban struktur di atasnya ketika terjadi gempa serta likuifaksi. Kondisi eksisting tersebut juga memberikan urgensi untuk merencanakan alternatif pondasi baru, yaitu pondasi tikar (raft foundation) serta pondasi tapak. Ditemukan bahwa pondasi bored pile eksisting tidak cukup panjang untuk menahan beban lateral sehingga analisis yang dilakukan hanya analisis terhadap beban aksial dan settlement tiang, yang mana pada kedua aspek tersebut pondasi eksisting mampu menahan beban aksial sebesar 136,3 ton tanpa melebihi batas settlement. Berdasarkan analisis potensi likuifaksi yang telah dilakukan ditemukan lapisan berpotensi likuifaksi pada lapisan tanah hingga kedalaman 1 – 6,5 m dan 11 – 18 meter dengan batasan ketat. Hasil analisis menunjukkan bahwa pondasi bored pile eksisting mampu menahan beban sedangkan pondasi tapak eksisting akan mengalami kegagalan daya dukung jika terjadi likuifaksi pada lapisan tersebut. Sebagai antisipasi terjadinya likuifaksi, direncanakan perbaikan tanah berupa grouting di dasar pondasi tersebut hingga kedalaman 6,5 meter. Telah direcanakan pula perbaikan tanah berupa dynamic compaction. Berdasarkan reaksi tumpuan hasil pemodelan, direncanakan serangkaian pondasi tapak P1, P2, P3, P4 dengan perkuatan micropile, dan pondasi alternatif tikar berukuran 18 × 63,5 m. Berdasarkan analisis pondasi eksisting, dan perencanaan alternatif ditentukan pondasi yang paling efisien biaya material adalah alternatif pondasi tapak dengan biaya material sebesar Rp309.935.700.13.
======================================================================================================================================
The Faculty of Mineral Technology (FTM) parking building at UPN “Veteran” Yogyakarta (UPNVYK) was designed as a five-story steel frame structure to accommodate growing parking demand driven by increasing student enrollment. Located on SWK Street, Ngropoh, Sleman, the project site sits in a high-density area dominated by campus and residential activities. Existing soil conditions consist of a 6.5-meter-thick medium sand layer within a seismically active zone. Currently, the substructure utilizes 4-meter-long bored piles for the main columns and isolated footings for the stairs and ramps. Evaluating these short bored piles is critical to analyze their bearing and lateral capacities under superstructure loads during earthquakes and liquefaction. These conditions underscore the urgency of designing alternative foundation systems, specifically a raft foundation and alternative isolated footings. It was found that the existing bored piles lack sufficient embedment length to resist lateral loads; thus, evaluations were restricted to axial capacity and pile settlement. Under both criteria, the existing piles support an axial load of 136.3 tons without exceeding allowable settlement limits. Liquefaction potential analysis identified liquefiable strata at depths of 1–6.5 meters and 11–18 meters under strict evaluation criteria. Results indicate that while the existing bored piles remain structurally adequate, the existing isolated footings face bearing capacity failure if liquefaction occurs. To mitigate liquefaction risks, ground improvement via grouting beneath the footing base down to a depth of 6.5 meters was designed, alongside dynamic compaction. Based on support reactions from structural modeling, a series of isolated footings (P1, P2, P3, and P4 reinforced with micropiles) and an alternative 18 × 63.5-meter raft foundation were engineered. Comparative evaluation demonstrates that the alternative isolated footing configuration provides the highest material cost efficiency, with a total material cost of IDR 309,935,700.13.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA749 Soil stabilization T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA775 Foundations. T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA780 Piles and pile-driving |
| Divisions: | Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Fathurrahman Ihsanudin Zaka |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 01:10 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 01:10 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/138674 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
