Pengembangan Taman Brantas Kota Kediri Sebagai Ruang Terbuka Publik yang Inklusif dengan Pendekatan Universal Design

Ramadhan, Naufal Adrian (2026) Pengembangan Taman Brantas Kota Kediri Sebagai Ruang Terbuka Publik yang Inklusif dengan Pendekatan Universal Design. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5015221147-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5015221147-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy

Abstract

Ruang terbuka publik memiliki peran penting dalam mendukung interaksi sosial, aktivitas rekreasi, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat perkotaan. Sebagai salah satu elemen penting dalam sistem perkotaan, ruang terbuka publik idealnya mampu diakses, digunakan, dan dinikmati oleh seluruh kelompok masyarakat secara setara tanpa adanya diskriminasi. Namun, pada implementasinya masih banyak ruang terbuka publik yang belum sepenuhnya memenuhi prinsip inklusivitas, termasuk Taman Brantas Kota Kediri. Sebagai salah satu ruang terbuka publik strategis di pusat Kota Kediri, Taman Brantas masih memiliki berbagai keterbatasan dalam mengakomodasi kebutuhan kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, anak-anak, wanita hamil, dan pengunjung dengan kebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan pengembangan Taman Brantas sebagai ruang terbuka publik yang inklusif dengan pendekatan Universal Design. Penelitian ini menggunakan pendekatan rasionalistik dengan metode campuran (mixed methods). Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis Delphi untuk menentukan kriteria inklusivitas, analisis skoring Likert untuk mengevaluasi tingkat inklusivitas, serta analisis triangulasi untuk merumuskan arahan pengembangan berdasarkan hasil evaluasi, prinsip Universal Design, dan kebijakan maupun best practice yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan adanya 6 kriteria tambahan hasil analisis Delphi. Evaluasi tingkat inklusivitas menunjukkan terdapat 6 kriteria tidak sesuai, 6 kriteria kurang sesuai, 10 kriteria cukup sesuai, dan 7 kriteria sesuai. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa masih terdapat kesenjangan antara pencapaian dan komitmen Kediri dalam mewujudkan kota inklusif dengan kondisi eksisting Taman Brantas. Berdasarkan analisis triangulasi, dirumuskan 67 arahan pengembangan yang disusun berdasarkan skala prioritas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan ruang terbuka publik yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Kota Kediri.
=======================================================================================================================================
Public open spaces play an important role in supporting social interaction, recreational activities, and improving the quality of urban life. As an essential element of urban systems, public open spaces should ideally be accessible, usable, and enjoyable for all groups of society equally without discrimination. However, in practice, many public open spaces have not fully met the principles of inclusivity, including Brantas Park in Kediri. As one of the city’s strategic public open spaces, Brantas Park still has several limitations in accommodating the needs of vulnerable groups such as the elderly, people with disabilities, children, pregnant women, and visitors with special needs. This study aims to formulate development directions for Brantas Park as an inclusive public open space using the Universal Design approach. This research applies a rationalistic approach with a mixed-methods design. The analytical techniques include Delphi analysis to determine inclusivity criteria, Likert scale scoring analysis to assess the level of inclusivity, and triangulation analysis to formulate development recommendations based on evaluation results, Universal Design principles, and relevant policies and best practices. The findings identified 6 additional criteria from the Delphi analysis. The inclusivity evaluation revealed 6 unsuitable criteria, 6 less suitable criteria, 10 moderately suitable criteria, and 7 suitable criteria. Overall, the findings indicate a gap between the achievements and commitment of Kediri City in realizing an inclusive city and the existing condition of Brantas Park as a public open space. Based on the triangulation analysis, 67 development recommendations were formulated and prioritized according to the urgency of intervention. This study is expected to serve as a reference for developing more inclusive and sustainable public open spaces in Kediri City.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Ruang Terbuka Publik, Inklusivitas, Universal Design, Arahan Pengembangan, Taman Brantas, Public Open Space, Inclusivity, Universal Design, Development Strategy, Brantas Park.
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD618 Open spaces
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Regional & Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Naufal Adrian Ramadhan
Date Deposited: 31 Jul 2026 01:00
Last Modified: 31 Jul 2026 01:00
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/140870

Actions (login required)

View Item View Item