Evaluating Eviction Practice Through the Lens of Spatial Justice: A Case Study in Babelan Subdistrict, Bekasi Regency

Daniswara, Rabbayani (2026) Evaluating Eviction Practice Through the Lens of Spatial Justice: A Case Study in Babelan Subdistrict, Bekasi Regency. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5015221141-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5015221141-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Rapid urbanization and weak land governance in Indonesia have created conditions in which low-income communities occupying state-designated protected zones face eviction under the justification of public order and environmental management. While such evictions are frequently framed as legally compliant enforcement actions, their alignment with spatial justice principles remains underexamined. This study evaluates the eviction practice in Babelan Subdistrict, Bekasi Regency, through the lens of spatial justice. Employing a qualitative case study approach, data were collected through semi-structured interviews and document analysis of applicable regulations and standard operating procedures, then analyzed through content analysis, gap analysis, and thematic analysis. The findings reveal that while the eviction was legally conducted, it was spatially unjust across all three dimensions, which are procedural, distributive, and recognition. The regulatory framework comprehensively establishes enforcement authority but contains almost no provisions protecting residents' rights, with formal welfare mechanisms legally inapplicable to informal occupants. Implementation further reduced community participation’s influence, produced catastrophic welfare consequences, and eroded governance legitimacy through contested framing and unfulfilled commitments. Ten recommendations are formulated addressing regulatory reform, pre-decision consultation, grievance mechanisms, livelihood protection, affordable housing provision, institutional accountability, and rights-based communication standards.
=====================================================================================================================================
Urbanisasi yang cepat dan tata kelola lahan yang lemah di Indonesia telah menciptakan kondisi di mana masyarakat berpenghasilan rendah yang menempati zona lindung yang ditetapkan negara menghadapi penggusuran dengan dalih ketertiban umum dan pengelolaan lingkungan. Meskipun penggusuran tersebut seringkali dianggap sebagai tindakan penegakan hukum yang sesuai, keselarasan dengan prinsip-prinsip keadilan spasial masih kurang diteliti. Studi ini mengevaluasi praktik penggusuran di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, melalui lensa keadilan spasial. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan analisis dokumen peraturan dan prosedur operasi standar yang berlaku, kemudian dianalisis melalui analisis isi, analisis kesenjangan, dan analisis tematik. Temuan menunjukkan bahwa meskipun penggusuran dilakukan secara legal, penggusuran tersebut tidak adil secara spasial di ketiga dimensinya, yaitu prosedural, distributif, dan pengakuan. Kerangka peraturan secara komprehensif menetapkan kewenangan penegakan hukum tetapi hampir tidak memuat ketentuan yang melindungi hak-hak penduduk, dengan mekanisme kesejahteraan formal yang secara hukum tidak berlaku bagi penghuni informal. Implementasi tersebut semakin mengurangi partisipasi masyarakat menjadi sekadar formalitas, menghasilkan konsekuensi kesejahteraan yang sangat buruk, dan mengikis legitimasi tata kelola melalui kerangka kerja yang diperdebatkan dan komitmen yang tidak terpenuhi. Sepuluh rekomendasi dirumuskan untuk mengatasi reformasi regulasi, konsultasi pra-keputusan, mekanisme pengaduan, perlindungan mata pencaharian, penyediaan perumahan terjangkau, akuntabilitas kelembagaan, dan standar komunikasi berbasis hak.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Spatial Justice, Eviction, Informal Settlement Keadilan Spasial, Penggusuran, Pemukiman Informal
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT133 City and Towns. Land use,urban
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Regional & Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Rabbayani Daniswara
Date Deposited: 04 Aug 2026 04:11
Last Modified: 04 Aug 2026 04:11
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/141536

Actions (login required)

View Item View Item