Indrawati, Safira Pratiwi Putri (2026) Analisis Pasar Perumahan Terhadap Tingkat Penyerapan Unit Perumahan Formal (Studi Kasus : Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
5015221130-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan pembangunan perumahan formal di Kecamatan Semanding menunjukkan peningkatan yang ditandai dengan bertambahnya jumlah perumahan yang dikembangkan oleh berbagai pengembang. Namun demikian, tingkat penyerapan unit pada masing-masing perumahan menunjukkan variasi yang berbeda sehingga diperlukan pemahaman mengenai kondisi pasar perumahan serta faktor-faktor yang berkaitan dengan tingkat penyerapan unit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi pasar perumahan formal dan menganalisis keterkaitan faktor marketing mix terhadap tingkat penyerapan unit perumahan formal di Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pengembang perumahan formal, observasi lapangan, penyebaran kuesioner kepada 173 responden, serta pengumpulan data sekunder dari Dinas PUPR PRKP Kabupaten Tuban. Analisis dilakukan menggunakan analisis spasial, analisis deskriptif statistik, perhitungan absorption rate, content analysis dengan bantuan NVivo 12 Plus, analisis komparatif, dan analisis kebijakan secara deskriptif-normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 53 perumahan formal yang tersebar di Kecamatan Semanding. Dari sisi permintaan, sebanyak 44,5% responden belum memiliki rumah sehingga masih terdapat potensi pasar perumahan formal. Dari sisi penawaran, tingkat penyerapan unit pada enam sampel perumahan menunjukkan variasi antara 75% hingga 100%. Hasil analisis marketing mix menunjukkan bahwa kondisi produk, harga, lokasi, dan promosi berbeda pada masing-masing perumahan. Berdasarkan analisis komparatif, variabel harga menunjukkan keterkaitan paling konsisten dengan tingkat penyerapan unit, sedangkan variabel lokasi menunjukkan indikasi keterkaitan melalui aspek aksesibilitas dan kedekatan terhadap fasilitas umum. Temuan ini menunjukkan bahwa keterjangkauan harga rumah dan fleksibilitas sistem pembayaran masih menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam membeli rumah. Oleh karena itu, pengembangan perumahan formal di Kecamatan Semanding perlu diarahkan pada penyediaan rumah yang lebih terjangkau serta didukung oleh skema pembiayaan yang sesuai dengan kemampuan masyarakat.
=======================================================================================================================================
The development of formal housing in Semanding District has continued to increase, as indicated by the growing number of housing projects developed by various developers. However, the absorption rate of housing units varies among housing developments, highlighting the need to understand housing market conditions and the factors associated with housing unit absorption. This study aims to identify the conditions of the formal housing market and analyze the relationship between marketing mix factors and the absorption rate of formal housing units in Semanding District, Tuban Regency. This study employed a mixed methods approach with a sequential explanatory design. Data were collected through in-depth interviews with housing developers, field observations, questionnaires distributed to 173 respondents, and secondary data obtained from the Housing and Settlement Agency of Tuban Regency. The analysis methods included spatial analysis, descriptive statistical analysis, absorption rate calculation, content analysis using NVivo 12 Plus, comparative analysis, and descriptive-normative policy analysis. The results indicate that there are 53 formal housing developments distributed across Semanding District. From the demand side, 44.5% of respondents do not yet own a house, indicating the existence of a potential market for formal housing. From the supply side, the absorption rates of the six sampled housing developments range from 75% to 100%. The marketing mix analysis reveals variations in product, price, place, and promotion among the housing developments. Comparative analysis shows that the price variable demonstrates the most consistent relationship with housing unit absorption rates, while the place variable indicates a relationship through accessibility and proximity to public facilities. These findings suggest that housing affordability and flexible payment schemes remain the primary considerations for consumers when purchasing a house. Therefore, the development of formal housing in Semanding District should focus on providing more affordable housing options supported by financing schemes that match the purchasing capacity of local communities.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pasar Perumahan, Perumahan Formal, Tingkat Penyerapan Unit, Kecamatan Semanding, Housing Market, Formal Housing, Housing Unit Absorption Rate, Marketing Mix, Semanding District |
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture > NA7115 Domestic architecture. Houses. Dwellings |
| Divisions: | Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Regional & Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Safira Pratiwi Putri Indrawati |
| Date Deposited: | 02 Aug 2026 10:00 |
| Last Modified: | 02 Aug 2026 10:00 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/142098 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
