Amrulloh, Burhanuddin (2026) Pengaruh Cofiring Woodchip Terhadap Efisiensi Boiler Dan Lingkungan Pada PLTU Sebalang 100 MW CFB Sebagai Peningkatan Energi Hijau. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
6007222012-Master_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Co-firing biomassa pada pembangkit listrik berbasis batubara menjadi salah satu strategi transisi energi yang dapat memanfaatkan aset pembangkitan eksisting. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh co-firing woodchip pada boiler circulating fluidized bed (CFB) PLTU Sebalang 2 x 100 MW Unit 1 dengan rasio 0%, 20%, dan 30%. Parameter yang dianalisis meliputi beban gross, produksi energi gross dan netto, konsumsi bahan bakar pada empat coal feeder, total konsumsi bahan bakar, specific fuel consumption (SFC), gross calorific value (GCV), gross plant heat rate (GPHR), dan net plant heat rate (NPHR). Hasil menunjukkan bahwa peningkatan rasio woodchip hingga 30% tidak menurunkan beban gross secara signifikan, dari 87,11 MW menjadi 86,94 MW, atau turun sekitar 0,20%. Namun, total konsumsi bahan bakar meningkat dari 267,06 ton menjadi 328,50 ton, sedangkan SFC meningkat dari 0,678 kg/kWh menjadi 0,840 kg/kWh. GPHR meningkat dari 3.044,08 kCal/kWh menjadi 3.448,24 kCal/kWh pada 30% woodchip, sementara NPHR meningkat dari 3.369,01 kCal/kWh menjadi 3.830,29 kCal/kWh. Temuan ini menunjukkan bahwa co-firing woodchip mampu menjaga kestabilan beban, tetapi menimbulkan penalti konsumsi bahan bakar dan heat rate akibat nilai kalor woodchip yang lebih rendah, kemungkinan kadar air lebih tinggi, serta tantangan homogenisasi dan feeding. Implementasi co-firing pada rasio menengah hingga tinggi memerlukan pengendalian kualitas woodchip, kalibrasi feeder, optimasi udara pembakaran, dan pemantauan heat rate berbasis data operasi aktual.
================================================================================================================================
Biomass co-firing in coal-fired power plants is a transitional strategy that can use existing generation assets. This study evaluates woodchip co-firing in the circulating fluidized bed boiler of Sebalang coal-fired power plant, Unit 1, at blending ratios of 0%, 20%, and 30%. The analysis covers gross load, gross and net electricity production, fuel consumption in four feeders, total fuel consumption, specific fuel consumption, gross calorific value, gross plant heat rate, and net plant heat rate. The results indicate that woodchip co-firing up to 30% maintains grossload stability, but increases fuel consumption and heat rate. Therefore, fuel-quality control, feeder calibration, combustion-air optimization, and heat-rate monitoring are required for reliable medium- to high-ratio woodchip co-firing.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | co-firing, woodchip, boiler CFB, specific fuel consumption, heat rate,PLTU Sebalang, biomassa |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) > T58.8 Productivity. Efficiency T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ778 Gas turbines |
| Divisions: | Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Mechanical Engineering > 21101-(S2) Master Thesis |
| Depositing User: | Burhanuddin Amrulloh |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 20:04 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 20:04 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/142138 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
