Pengaruh Daya Tarik Ruang Terbuka Hijau Sebagai Ruang Publik Terhadap Minat Kunjungan Masyarakat: Studi Kasus Hutan Dan Taman Kota Gelora Bung Karno, Jakarta

Ajryanie, Neyza Fauziya (2026) Pengaruh Daya Tarik Ruang Terbuka Hijau Sebagai Ruang Publik Terhadap Minat Kunjungan Masyarakat: Studi Kasus Hutan Dan Taman Kota Gelora Bung Karno, Jakarta. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5015221042-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5015221042-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Ruang terbuka hijau memiliki peran penting sebagai ruang publik yang mendukung fungsi ekologis, sosial, dan rekreatif di kawasan perkotaan. Hutan dan Taman Kota Gelora Bung Karno (GBK) merupakan salah satu ruang terbuka hijau di Jakarta yang dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, dan berinteraksi sosial. Namun, faktor-faktor yang memengaruhi minat kunjungan masyarakat terhadap kawasan tersebut belum banyak diteliti sebagai dasar dalam penyusunan strategi pengelolaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi minat kunjungan masyarakat serta menganalisis pengaruh masing-masing faktor terhadap minat kunjungan ke Hutan dan Taman Kota Gelora Bung Karno. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Variabel dan indikator penelitian terlebih dahulu divalidasi menggunakan metode Delphi dengan melibatkan lima orang ahli, kemudian dianalisis berdasarkan data kuesioner dari 113 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Nilai R-Square sebesar 0,393 menunjukkan bahwa variabel Attractions, Accessibility, Amenities, Ancillary Services, dan Activities mampu menjelaskan 39,3% variasi minat kunjungan masyarakat. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Accessibility merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling besar terhadap minat kunjungan, diikuti oleh Attractions, Activities, dan Amenities, sedangkan Ancillary Services tidak berpengaruh signifikan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan minat kunjungan masyarakat terhadap Hutan dan Taman Kota Gelora Bung Karno perlu diarahkan pada peningkatan kualitas aksesibilitas sebagai prioritas utama, yang didukung oleh penguatan daya tarik kawasan, penyediaan fasilitas, dan pengembangan aktivitas secara berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengelola kawasan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam merumuskan strategi pengelolaan ruang terbuka hijau perkotaan yang lebih nyaman, inklusif, dan berkelanjutan. Penelitian ini juga memberikan gambaran empiris mengenai prioritas pengelolaan kawasan berdasarkan persepsi pengunjung dan penilaian para ahli, sehingga rekomendasi yang dihasilkan dapat mendukung pengambilan keputusan secara lebih terarah, adaptif, serta mampu meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung, keberlanjutan, dan pemanfaatan ruang terbuka hijau perkotaan di masa mendatang.
================================================================================================================================
Urban green spaces play an important role as spaces that support ecological, social, and recreational functions in urban areas. The Gelora Bung Karno (GBK) Urban Forest and City Park is one of Jakarta's urban green spaces that is used for sports, recreation, and social interaction. However, the factors influencing public visit intention to this area have not been extensively studied as a basis for developing effective management strategies. This study aims to identify the factors influencing public visit intention and analyze the effect of each factor on visit intention toward the Gelora Bung Karno Urban Forest and City Park. A quantitative approach employing Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) was used. Research variables and indicators were first validated through the Delphi method involving five expert stakeholders and subsequently analyzed using questionnaire data collected from 113 respondents. The results indicate that the measurement model satisfies the validity and reliability criteria. The structural model achieved an R-Square value of 0.393, indicating that Attractions, Accessibility, Amenities, Ancillary Services, and Activities explain 39.3% of the variance in public visit intention. Hypothesis testing revealed that Accessibility has the strongest positive and significant influence on visit intention, followed by Attractions, Activities, and Amenities, while Ancillary Services has no significant effect. These findings indicate that accessibility is the primary consideration before visiting, whereas attractive environmental qualities, diverse recreational activities, and adequate facilities strengthen public interest in using the area. In contrast, supporting services contribute more to visitor experience than to initial visit intention. Therefore, management efforts should prioritize improving accessibility while maintaining the attractiveness of the area, enhancing facilities, expanding recreational opportunities, and ensuring sustainable management. The findings provide recommendations for the Gelora Bung Karno Urban Forest and City Park and the Government of DKI Jakarta in developing effective, inclusive, and sustainable urban green space.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Ruang Terbuka Hijau, Daya Tarik, Minat Kunjungan, SEM-PLS, Hutan Dan Taman Kota Gelora Bung Karno, Urban Green Space, Attractiveness, Visit Intention, SEM-PLS, Gelora Bung Karno Urban Forest and City Park
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G155.A55 Tourism and city planning
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Regional & Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Neyza Fauziya Ajryanie
Date Deposited: 04 Aug 2026 03:27
Last Modified: 04 Aug 2026 03:27
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/142986

Actions (login required)

View Item View Item