Cahyana, Defta Rasendriya (2026) Desain Konseptual Pelabuhan Tanjung Carat Untuk Menunjang Kegiatan Logistik Di Wilayah Sumatera Selatan. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
5021211033-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Indonesia merupakan salah satu negara yang melakukan kegiatan logisitk terbesar di dunia. Banyak komoditas yang di kirim ke berbagai negara untuk kebutuhan meningkatkan perekonomian negara. Untuk mendukung aktivitas logisitik tersebut, maka dibutuhkan Pelabuhan sebagai salah satu fasilitas untuk kegiatan logistik. Di Palembang sendiri, terdapat Pelabuhan yaitu Pelabuhan Boom Baru. Tetapi pada saat ini, Pelabuhan Boom Baru mempunyai masalah yaitu Pelabuhannya sudah tidak dapat dikembangkan lagi karena letak Pelabuhan tersebut berada di tengah kota yang sudah tidak ada lahan lagi. Selain itu, Sungai Musi sekarang mengalami pendangkalan yang berakibat pada banyak pelayaran di Sungai tersebut yang terhambat. Oleh karena itu, perlu dibangunnya Pelabuhan yang memiliki kedalaman yang cukup untuk kapal besar singgah dan butuh area yang luas untuk mendukung kegiatan logistic di Palembang. Pelabuhan Palembang Baru akan dibangun di Tanjung Carat yang dimana akan menjadi pusat distribusi barang/logistik menggantikan Pelabuhan Boom Baru yang sudah tidak bisa dikembangkan lagi karena lokasinya berada di tengah kota, dan juga karena sudah mengalami pendangkalan. Pada penelitian kali ini akan menggunakan metode GAP analysis yang bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor yang digunakan untuk membangun pelabuhan Tanjung Carat dan metode Cost Benefit analysis yang bertujuan untuk menilai apakah pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat ini layak dan menguntungkan. Terakhir akan membuat desain konseptual pelabuhan Tanjung Carat. ================================================================================================================================
Indonesia is one of the world's largest logistics hubs. Many commodities are shipped to various countries to boost the country's economy. To support these logistics activities, a port is needed as a facility for logistics activities. In Palembang itself, there is a port called Boom Baru Port. However, currently, Boom Baru Port faces a problem: it cannot be further developed because it is located in the city center where there is no more land. Furthermore, the Musi River is currently experiencing silting, resulting in many shipping routes being hampered. Therefore, it is necessary to build a port with sufficient depth for large ships to stop and requires a large area to support logistics activities in Palembang. The New Palembang Port will be built in Tanjung Carat, which will become a distribution center for goods/logistics, replacing Boom Baru Port, which can no longer be developed due to its location in the city center and also because it has experienced silting. This study will use the GAP analysis method to analyze the factors involved in building Tanjung Carat Port, and the Cost Benefit analysis method to assess the feasibility and profitability of Tanjung Carat Port. Finally, a conceptual design for Tanjung Carat Port will be created.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pembangunan Pelabuhan, GAP Analysis, Cost Benefit Analysis, Port Development, GAP analysis, Cost Benefit Analysis |
| Subjects: | T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC205 Harbors--Design and construction. |
| Divisions: | Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Sea Transportation Engineering > 21207-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Defta Rasendriya Cahyana |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 05:32 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 05:32 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/143100 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
