Putri, Nabila Pradina (2026) Perencanaan Sistem Drainase Kalidami Kota Surabaya dengan Optimalisasi Operasional Pompa. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
2036221035-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (25MB) | Request a copy |
Abstract
Sistem drainase Kalidami di Kota Surabaya memiliki peran penting sebagai daerah penampungan air yang mengalirkan air permukaan dari saluran sekunder dan tersier ke laut melalui Boezem Kalidami. Sistem ini didukung oleh tiga unit pompa, yaitu Rumah Pompa Screw Kalidami, Rumah Pompa Ring Road ITS, dan Rumah Pompa Boezem Kalidami. Dalam kondisi saat ini, pengoperasian pompa didasarkan pada tinggi permukaan air dilapangan yang berbeda di setiap rumah pompa, sehingga menyebabkan waktu pengoperasian yang tidak sama dan berisiko meningkatkan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk memahami cara kerja pompa yang sudah ada, menentukan cara kerja yang paling efektif, serta menghitung perkiraan biaya operasional pompa berdasarkan alternatif yang direkomendasikan. Metode penelitian dimulai dengan membaca referensi dan mengumpulkan data yang sudah ada, seperti data saluran yang ada, peta bentuk tanah, data curah hujan, data DEMNAS, serta data pola kerja pompa yang sudah berjalan. Tahapan analisis mencakup perhitungan rata-rata curah hujan menggunakan metode Thiessen poligon, analisis frekuensi distribusi serta uji kecocokan distribusi, perhitungan debit yang direncanakan dengan metode Rasional dan HSS Nakayasu, perhitungan debit secara hidrolika, analisis serta optimasi pola operasi pompa melalui berbagai skenario ketinggian air di atas dan di bawah, perhitungan biaya operasional pompa, serta pemodelan kondisi saat ini dan rencana menggunakan perangkat lunak EPA SWMM. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa metode distribusi Log Pearson Type III merupakan metode yang paling cocok digunakan dalam menghitung curah hujan yang direncanakan. Skenario optimalisasi yang menggunakan ketinggian air di bagian hulu dan hilir secara seimbang (perbandingan 50:50) memberikan penurunan luapan terbesar di titik pertemuan dan penghematan biaya operasional terbesar, terutama pada Rumah Pompa Screw Kalidami, dari sekitar Rp29.106.596,00 pada kondisi saat ini menjadi sekitar Rp16.276.774,00 pada skenario yang dipilih. Penelitian menyimpulkan bahwa perbedaan ketinggian antara pompa yang terlalu jauh pada kondisi saat ini adalah penyebab utama dari ketidakefisienan operasional. Pola pengoperasian dengan ketinggian hulu dan hilir yang sama terbukti paling efektif dalam mengurangi genangan serta menghemat biaya.
======================================================================================================================================
The drainage system in Kalidami area of Surabaya plays an important role as a catchment area that channels runoff from secondary and tertiary channels into the sea through Boezem Kalidami.This system is supported by three pumping stations: Screw Kalidami Pump Station, Ring Road ITS Pump Station, and Boezem Kalidami Pump Station. In the current situation, pump operation depends on the water level in the field, which varies between different pumping stations.This leads to uneven operating times and may result in increased operational costs. This study aims to understand the current pump operations, develop the most effective operational pattern, and calculate the estimated operational costs of the pump based on the recommended alternatives. The research method started with a literature study and data collection, including existing canal data, topographic maps, rainfall station data, DEMNAS data, and existing pump operation patterns. The analysis steps include calculating the average rainfall using the Thiessen polygon method, analyzing frequency distribution and testing the distribution fit, calculating the planned discharge using the Rational method and the HSS Nakayasu method, calculating hydraulic discharge, analyzing and optimizing pump operation patterns through scenarios of upstream and downstream water level heights, calculating pump operational costs, and modeling existing and planned conditions using the EPA SWMM software. The analysis results show that the Log Pearson Type III distribution method is the most suitable for calculating planned rainfall. The optimal scenario with balanced water levels upstream and downstream in a 50:50 ratio provides the greatest reduction in flooding at the junction and the most significant decrease in operational costs, especially for the Kalidami Screw Pump House, which drops from about Rp29,106,596.00 in the current condition to around Rp16,276,774.00 in the selected scenario. The study shows that the main reason for poor operation is when the pump setting height is too far from the current setup.It also found that operating with equal upstream and downstream elevations works best, as it reduces water puddling and saves costs.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kalidami, Drainage, Surabaya City, Water Pump, Operating Pattern Kalidami, Drainase, Kota Surabaya, Pompa Air, Pola Operasi |
| Subjects: | T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC530 Flood control |
| Divisions: | Faculty of Vocational > 22301-Civil Infrastructure Engineering (D4) |
| Depositing User: | Nabila Pradina Putri |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 04:23 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 04:23 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/143898 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
