Analisis dan Strategi Pengembangan Fasilitas Pelabuhan Penyeberangan Kalianget

Kahfi, Zul Hazmi (2026) Analisis dan Strategi Pengembangan Fasilitas Pelabuhan Penyeberangan Kalianget. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 04411840000011-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
04411840000011-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Pelabuhan Penyeberangan Kalianget merupakan salah satu simpul transportasi yang berperan penting dalam menghubungkan Pulau Madura dengan wilayah kepulauan Di Kabupaten Sumenep. Sebagai pelabuhan yang melayani mobilitas penumpang, kendaraan, dan distribusi barang, ketersediaan fasilitas yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran operasional. Namun, berdasarkan hasil observasi lapangan masih ditemukan beberapa permasalahan, seperti belum tersedianya gangway bagi penumpang pejalan kaki, kepadatan penumpang pada area dermaga, penataan parkir yang belum optimal, serta masih bercampurnya jalur penumpang dan kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting, memproyeksikan arus penumpang dan kendaraan selama 20 tahun, mengevaluasi kebutuhan fasilitas, serta menyusun strategi pengembangan Pelabuhan Penyeberangan Kalianget. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang dipadukan dengan analisis kualitatif. Proyeksi jumlah penumpang dan kendaraan dilakukan menggunakan metode proyeksi geometrik, kemudian hasil proyeksi digunakan sebagai dasar dalam analisis kebutuhan fasilitas berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 52 Tahun 2004, evaluasi kapasitas dermaga menggunakan metode Berth Occupancy Ratio (BOR), serta penyusunan strategi pengembangan melalui analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus penumpang dan kendaraan diproyeksikan mengalami penurunan hingga tahun 2045 sehingga kebutuhan ruang tunggu dan area parkir juga cenderung menurun, sedangkan nilai BOR berkisar antara 38,7% hingga 69,9% yang menunjukkan kapasitas dermaga eksisting masih memadai. Berdasarkan hasil analisis SWOT, Pelabuhan Penyeberangan Kalianget berada pada Kuadran I (Strategi SO) sehingga strategi pengembangan difokuskan pada optimalisasi fasilitas eksisting melalui peningkatan kualitas pelayanan, penataan sirkulasi penumpang dan kendaraan, digitalisasi sistem pelayanan, pemeliharaan infrastruktur pelabuhan, serta pengembangan fasilitas secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan hasil proyeksi permintaan. Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Kalianget secara aman, efisien, dan berkelanjutan.
======================================================================================================================================
Kalianget Ferry Port is one of the key transportation hubs connecting Madura Island with the surrounding islands of Sumenep Regency, Indonesia. As a ferry port serving passenger, vehicle, and freight transportation, the availability of adequate facilities is essential to ensure operational safety, service quality, and efficiency. However, field observations revealed several operational issues, including the absence of a dedicated passenger gangway, congestion in the berth area, inadequate parking management, and the mixing of pedestrian and vehicle circulation. This study aims to analyze the existing condition of Kalianget Ferry Port, forecast passenger and vehicle demand over a 20-year planning horizon, evaluate facility requirements, and formulate appropriate development strategies. The research employed a descriptive quantitative approach combined with qualitative analysis. Passenger and vehicle demand was projected using the geometric projection method, while facility requirements were evaluated based on the Decree of the Minister of Transportation No. 52 of 2004. Berth capacity was assessed using the Berth Occupancy Ratio (BOR) method, and development strategies were formulated through Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) analysis. The results indicate that passenger and vehicle demand is projected to decline until 2045, leading to a corresponding reduction in the required capacity of passenger waiting areas and vehicle parking facilities. Furthermore, the BOR values range from 38.7% to 69.9%, indicating that the existing berth capacity remains adequate throughout the planning period. Based on the SWOT analysis, Kalianget Ferry Port is positioned in Quadrant I (SO Strategy), suggesting that development efforts should focus on optimizing existing facilities through service quality improvement, better passenger and vehicle circulation management, digitalization of service systems, infrastructure maintenance, and phased facility development in accordance with projected demand. These strategies are expected to enhance the port's operational performance by providing safer, more efficient, and sustainable services.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pelabuhan Penyeberangan Kalianget, proyeksi geometrik, kebutuhan fasilitas, Berth Occupancy Ratio, analisis SWOT,Kalianget Ferry Port, geometric projection, facility requirements, Berth Occupancy Ratio, SWOT analysis.
Subjects: T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC205 Harbors--Design and construction.
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Transportation Engineering > 21207-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Zul Hazmi Kahfi
Date Deposited: 05 Aug 2026 09:09
Last Modified: 05 Aug 2026 09:09
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/144083

Actions (login required)

View Item View Item