Analisis Pengaruh Komposisi Pumice Stone Dan Rhdpe Terhadap Sifat Mekanik Dan Morfologi Mortar Ringan Komposit Polimer Epoksi

Aqilla, Fariz (2026) Analisis Pengaruh Komposisi Pumice Stone Dan Rhdpe Terhadap Sifat Mekanik Dan Morfologi Mortar Ringan Komposit Polimer Epoksi. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5011221090-Undergraduate-Thesis.pdf] Text
5011221090-Undergraduate-Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Pengurangan berat elemen nonstruktural penting untuk meminimalkan beban mati bangunan dan meningkatkan ketahanan terhadap gempa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komposisi agregat ringan batu apung (pumice stone) dan pengisi limbah plastik recycled high-density polyethylene (rHDPE) terhadap sifat fisik, mekanik, dan morfologi mortar komposit polimer bermatriks epoksi. Spesimen dibuat dengan metode open mold casting meliputi variasi sistem biner (E90P10–E50P50), substitusi pasir–batu apung (E60S30P10–E60S30P30), dan sistem kuaterner (E60S10P25R5–E60S10P20R10). Hasil pengujian menunjukkan peningkatan kadar batu apung menurunkan densitas hingga 0,952 g/cm³. Seluruh variabel bebas (E90P10–E60S10P20R10) memenuhi syarat kuat tekan ASTM C90/C129 (≥ 4,14 MPa) sekaligus Mutu I SNI 03-0349-1989 (≥ 7 MPa) untuk dinding pasangan, dengan densitas di bawah ambang beton ringan 1.680 kg/m³. Dengan mempertimbangkan keseluruhan sifat serta pemanfaatan limbah daur ulang, formulasi kuaterner E60S10P20R10 ditetapkan sebagai komposisi terbaik karena memadukan densitas ultra-rendah 1,009 g/cm³ (turun 30,1% dari kontrol pasir E60S40), kuat tekan 14,07 MPa, penyerapan air sangat rendah 0,214%, dan mode kegagalan tangguh yang aman terhadap keruntuhan getas. Pada sistem kuaterner, spesimen E60S10P20R10 memperlihatkan peningkatan kuat tekan (14,07 MPa) dan kekerasan (49,4 Shore D) jika dibandingkan dengan E60S10P25R5. Substitusi batu apung oleh rHDPE yang padat memulihkan volume defisiensi resin serta menghasilkan penyerapan air sangat rendah sebesar 0,214% akibat sifat hidrofobik polimer. Analisis SEM-EDX menunjukkan adanya mechanical interlocking pada pori batu apung serta celah debonding pada antarmuka epoksi–rHDPE. Analisis FTIR memvalidasi ketuntasan derajat curing epoksi melalui hilangnya gugus oksirana pada 915 cm⁻¹ dan membuktikan interaksi epoksi–rHDPE murni bersifat fisik. Komposit ini potensial untuk aplikasi panel dinding pracetak insulatif kedap air.

Kata kunci: Komposit polimer, Batu apung, rHDPE, Epoksi, Kuat tekan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Komposit polimer, Batu apung, rHDPE, Epoksi, Kuat tekan, Polymer composite, Pumice stone, rHDPE, Epoxy, Compressive strength.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA439 Lightweight concrete. High strength concrete.
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering > 28201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Fariz Nur Aqilla
Date Deposited: 17 Sep 2026 06:07
Last Modified: 17 Sep 2026 06:07
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/144498

Actions (login required)

View Item View Item