Soesanto, Soesanto (2007) Perbaikan Sistem Produksi Pada Industri Makanan Dengan Menggunakan Pendekatan Process Value Analysis. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh November.
|
Text
9105201509-Master_Thesis-1.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) |
Abstract
P.T Ajinomoto Indonesia Mojokerto Factory adalah perusahaan Jepang yang bergerak dibidang Food Industry kasusnya Bumbu Serba Guna Sajiku. Keunggulan kompetitif untuk produk ini sangat diperlukan guna menghadapi pasar bebas dunia dan dalam rangka memenangkan persaingan bisnis yang semakin ketat. Permasalahan yang dihadapi sekarang adalah tidak kompetitifnya produk ini karena masih tingginya jenis aktifitas yang tergolong NVA sebanyak 27 aktifitas, NNVA sebanyak 120 aktifitas dan adanya ceceran produk yang jumlahnya cukup besar yaitu 30 ton/tahun. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan yang terpenting adalah mengetahui apakah sistem produksi Sajiku yang ada sekarang ini sudah efisien atau belum. Jika belum, aktifitas mana yang menyebabkan tidak efisien guna dieliminasi serta memberikan usulan perbaikkannya. Permasalahan ini akan dipecahkan dengan menggunakan pendekatan process value analysis dimana parameter yang digunakan adalah throughput time dan biaya yang diperlukan untuk memproduksi produk Sajiku sebesar 9,317 ton/hari. Proses value analysis ini dimulai dengan mempelajari aliran proses produksi dengan penggambaran current state map, identifikasi waste yang sering terjadi dengan bantuan metode AHP, memilih metode mapping dengan VALSAT, melakukan process activity mapping dimana working sampling digunakan sebagai alat bantu untuk penentuan standard time dan beberapa usulan perbaikan yang diperlukan dengan penggambarankannya ke dalam future state map.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses produksi Sajiku yang ada sekarang ini belum efisien dengan beberapa bukti: jumlah aktifitas tidak bekerja sebanyak 32.13%, bisa dikuranginya jumlah tenaga kerja dari 92 orang menjadi 55 orang, bisa dikuranginya throughput time dari 5.345,48 menit menjadi 3.692,05 menit dan bisa dikuranginnya biaya dari Rp. 2.232.000.000 per tahun menjadi Rp. 1.305.000.000 per tahun.
Perbaikan yang disarankan dalam penelitian ini adalah mengeliminasi problem yang tergolong NVA yaitu: delay, transportasi dan operasi dan problem yang tergolong NNVA yaitu perubahan lay out dengan mempertimbangkan jumlah aktifitas NNVA yang terbesar pada suatu unit operasi dan melakukan evaluasi investasi yaitu: NPV, PI, IRR dan PBP.
================================================================================================================================
Ajinomoto Indonesia Co. Inc., Mojokerto factory is a Japanese company moving in food industry, especially produce multipurpose flour seasoning branded as "SAJIKU", Excellent competitiveness of this product is needed indeed both to face global market and to win business competition. The main exiting problem was not competitiveness of the product due to high number of NVA as many as 27 activities, NNVA as many as 120 activities and large amount of scattered product up to 30 tons/year. This research was aimed to understand whether the production system of Sajiku already has efficient, which wind of activities those causes inefficiency could be eliminated, move over give suggestions for improvement. The problems would be overcome by process value analysis approach using parameters throughput time and cost needed to produce Sajiku of 9.317 tons/day. Process Value Analysis was started by studying production process flow using current state map visualization, identification of frequently wastes using AHP method, choose mapping method using VALSAT, conduct process activity mapping where working sampling was used as help tool to determine both of needed standard time and improvements proposal those would be visualized into future state map.
The result of this research showed the exiting production process has not yet efficient with evidences of non-working activities were 32.13%, amount of worker could be reduced from 92 persons to 55 persons, throughput time could be reduced from 5435.48 minutes to 3692.05 minutes, and cost could be reduced form 2,232,000,000.00 Rp./year to 1,305,000,000.00 Rp./year. The suggested improvement in this research were elimination NVA problem of delay, transportation and operation, elimination NNVA through key out change in consideration of largest amount of NNVA in unit operation and conduct investment evaluation include NPV, PI, IRR, and PBP.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | RTMT 658.155 2 Soe p |
| Uncontrolled Keywords: | grocess value analysis, current state map, VALSAT, process activity mapping, future state map, process value analysis, current state map, VALSAT, process activity mapping, future state map. |
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures > TS155 Production control. Production planning. Production management |
| Divisions: | Faculty of Business and Management Technology > Management Technology > 61101-(S2) Master Thesis |
| Depositing User: | magang . |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 01:21 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 01:21 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/144705 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
