Optimalisasi Sistem Pengelolaan Drainase Kota Bandung (Studi Kasus: Kecamatan Arcamanik).

SUNANDAR, ASEP (2005) Optimalisasi Sistem Pengelolaan Drainase Kota Bandung (Studi Kasus: Kecamatan Arcamanik). Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 3303202704-Master_Thesis.pdf] Text
3303202704-Master_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (27MB)

Abstract

Permasalahan banjir atau genangan di Wilayah Kecamatan Arcamanik pada umumnya tidak terlepas dari sistem pengelolaan drainase. Akumulasi sampah dan sedimentasi serta perubahan fungsi lahan dari lahan pertanian menjadi kawasan permukiman dan industri menyebabkan kapasitas saluran drainase yang ada tidak dapat lagi menampung limpasan air hujan dan buangan kegiatan rumah tangga. Permasalahan tersebut pada hakikatnya berakar pada aspek teknis yang tidak memadai, organisasi/lembaga yang lemah, finansial yang tidak cukup dan kurangnya peran serta masyarakat dalam pengelolaan drainase. Adapun tujuan dari tesis ini adalah tersusunnya strategi dan kebijakan pengelolaan sistem drainase yang baik dan berkelanjutan.

Berdasarkan permasalahan di atas maka perlu dilakukan evaluasi terhadap sistem drainase Kec. Arcamanik dengan pendekatan metode yang ditinjau dari empat aspek yaitu: aspek teknis (*Analisis Hidrologi dan Hidrolika*), aspek kelembagaan dan perundangan (*Analisis SWOT*), aspek peran serta masyarakat (*Analisis Deskriptif*), serta aspek finansial (*Analisis BCR, IRR, dan NPV*).

Hasil studi menunjukkan bahwa kapasitas saluran yang ada (85,9% dari total panjang saluran yang ada) masih mampu menampung debit air limpasan hujan dan debit air limbah domestik, namun demikian kapasitas saluran ini sudah menurun (55,5%) karena adanya akumulasi sampah dan sedimentasi. Untuk mengembalikan fungsi drainase tersebut maka perlu dilakukan normalisasi dan rehabilitasi saluran. Peranan lembaga pengelola drainase di tingkat pemerintah kota dan kecamatan belum optimal. Salah satu upaya untuk mengoptimalkan peranan lembaga tersebut maka perlu adanya kerja sama dan koordinasi antarinstansi, stakeholder dan masyarakat. Peran serta masyarakat dalam pembangunan prasarana drainase relatif sudah lebih baik, terlihat dari banyaknya program pembangunan pemerintah yang didanai dari swadaya masyarakat (70%). Untuk mengarahkan dan mengoptimalkan peran serta ini, maka perlu dibentuk suatu organisasi/wadah yang dikelola oleh masyarakat itu sendiri dan dibina oleh pemerintah. Pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan drainase masih mengandalkan dana APBD yang jumlahnya sangat terbatas. Upaya menutupi keterbatasan dana pembangunan dan pemeliharaan drainase yang dapat dilakukan adalah melalui penarikan PBB, swadaya masyarakat, dan retribusi. Biaya pembangunan dan pemeliharaan drainase yang harus disediakan dalam upaya penanganan genangan di Kecamatan Arcamanik sebesar Rp. 3.566.877.631 yang dilaksanakan dalam 4 tahap. Proyek ini layak secara finansial dimana BCR-nya 1,01, IRR 12,1% dan NPV-nya Rp. 54.470.253. Secara keseluruhan, dari hasil studi ini dapat disimpulkan bahwa optimalisasi keempat aspek akan memberikan kontribusi terhadap perbaikan pengelolaan sistem drainase Kec. Arcamanik.
===================================================================================================================================
In Arcamanik Sub-district, flooding and inundation problem generally relate to the drainage management system. Sedimentation, solid waste accumulation and land use changing (from farming land to resettlement and industrial area) seem to cause the drainage capacity can receive none of run-off water nor domestic waste water. Those problems essentially come from insufficient technical aspect, weak institution, poor finance, and lack of public participation for drainage management. The aim of the study therefore is to create strategies and policies for sustainable and comprehensive drainage management system.

Based on those problems, the Arcamanik's drainage system therefore should be evaluated through four aspect approaches such as: technical aspect (*Hydrology and hydraulic analysis*), Institutional aspect (*SWOT Analysis*), public participation aspect (*Descriptive Analysis*), and financial aspect (*BCR, IRR, and NPV analysis*).

The result shows that the existing drainage capacity can receive run-off water and domestic waste water indeed. Because of sedimentation and solid waste accumulation, the capacity has decreased up to 55.5%. To solve the problem, the drainage needs to be normalized and rehabilitated. In city government and sub-district level, the institution role is not optimum yet. Making some coordination and cooperation among other institutions, stakeholders and society make up one of many solutions that should be conducted by the institution. Public participation in developing infrastructure is quite good as shown by many government programs which have been funded by public self-supporting (70%). To make a better public participation, it needs to be built in an organization managed by the people and educated by the government. Recently, the practice of development and management of the drainage still counts on the limited APBD budget. To solve the problem, some efforts which can be done are land and building tax collection, public self-supporting, retribution, etc. The capital cost for development and operation and maintenance of the drainage is Rp. 3,566,877,631 which is conducted in 4 phases. Financially the drainage project is feasible shown by BCR 1.01, positive NPV of Rp. 54,470,253, and IRR 12.1%. The study, eventually, can summarize that optimizing on the four aspects will contribute improvement on the drainage management system in Arcamanik Sub-district.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: optimalisasi, sistem drainase, pengelolaan, banjir, dan genangan. , optimizing, drainage system, management, flood, and inundation.
Subjects: T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements > TE215 Drainage
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22101-(S2) Master Thesis
Depositing User: magang .
Date Deposited: 22 Sep 2026 01:47
Last Modified: 22 Sep 2026 01:47
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/144763

Actions (login required)

View Item View Item