Strategi Pengelolaan Kawasan Tanjung Puri Dalam Mengembangkan Obyek Wisata Ditinjau Dari Kemampuan Pengunjung

Sumaryono, Sumaryono (2002) Strategi Pengelolaan Kawasan Tanjung Puri Dalam Mengembangkan Obyek Wisata Ditinjau Dari Kemampuan Pengunjung. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh November.

[thumbnail of 3200205059-Master_Thesis.pdf] Text
3200205059-Master_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

Tanjung Puri sebagai salah satu pusat pengembangan yang berada dalam kawasan perekonomian Puri Mawar memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata. Puri Mawar terdiri atas tiga pusat pengembangan, yaitu kawasan Tanjung Puri sebagai kawasan pengembangan wisata, Mabu'un sebagai terminal regional, dan Warukin sebagai bandar udara. Kawasan wisata Tanjung Puri terletak sekitar 15 km dari pusat kota dan berada pada jalur jalan regional yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Timur. Kawasan tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai aset yang menguntungkan sehingga perlu diarahkan pada upaya pemanfaatan kawasan Tanjung Puri sebagai kawasan pengembangan objek wisata. Selain itu, diperlukan perumusan strategi sebagai kebijakan pengelolaan kawasan Tanjung Puri agar dapat dikembangkan secara tepat sebagai potensi dan aset yang menguntungkan. Pengembangan suatu kawasan harus memenuhi aspek kelayakan dan memberikan manfaat bagi perluasan serta perkembangan wilayah. Demikian pula dengan pengembangan kawasan wisata Tanjung Puri yang terlebih dahulu perlu dikaji dan diteliti berdasarkan potensi dan manfaat yang dapat diperoleh serta besarnya investasi yang harus dikeluarkan. Dengan menggunakan analisis manfaat dan biaya serta mempertimbangkan kemampuan finansial pengunjung, dapat diketahui tingkat kelayakan pengembangan pada tataran makro sehingga program pengembangan objek wisata dapat dirumuskan. Pengembangan kawasan wisata tidak hanya bergantung pada potensi yang dimiliki, tetapi juga pada strategi pengelolaan yang berperan penting terhadap keberhasilannya. Dengan menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal kawasan yang akan dikembangkan, strategi yang dirumuskan diharapkan dapat mencapai tujuan pengembangan. Dalam pelaksanaannya, pengembangan juga harus disesuaikan dengan kondisi dan fungsi kawasan sehingga pengembangan berkelanjutan dapat diwujudkan. Strategi pengelolaan dilakukan melalui pemanfaatan potensi kawasan agar dapat dikembangkan sebagai objek wisata yang memiliki daya tarik dan dilaksanakan secara bertahap melalui kerja sama dengan pihak swasta.
==================================================================================================================================
Tanjung Puri, one of the development centers located within the Puri Mawar economic area, has the potential to be developed as a tourism area. Puri Mawar consists of three development centers: Tanjung Puri as a tourism development area, Mabu'un as a regional terminal, and Warukin as an airport. Tanjung Puri Tourism Area is located approximately 15 km from the city center and lies along a regional road connecting South Kalimantan and East Kalimantan Provinces. However, the area has not been optimally utilized as a valuable economic asset. Therefore, efforts are needed to utilize Tanjung Puri as a tourism development area, along with the formulation of appropriate management strategies to optimize its potential as a valuable asset. The development of an area should be feasible and beneficial to regional expansion and development. Therefore, the development of the Tanjung Puri Tourism Area needs to be preceded by an assessment of its potential and benefits, as well as the amount of investment required. By applying benefit-cost analysis and considering the financial capacity of visitors, the feasibility of the development at the macro level can be assessed, thereby providing a basis for formulating tourism development programs. Tourism development does not depend solely on the potential of an area but also on management strategies, which play an important role in determining its success. By analyzing the internal and external factors of the area to be developed, appropriate management strategies can be formulated to achieve the desired objectives. Development should also be adapted to the conditions and functions of the area to ensure sustainable development. The management strategy involves utilizing the area's potential to develop an attractive tourism destination, implemented gradually through cooperation with the private sector.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RT 711.4 Sum s
Uncontrolled Keywords: Pengembangan objek wisata, kemampuan finansial pengunjung, strategi pengelolaan, Tourism object development, visitors' financial capacity, management strategy.
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT166 City Planning--Environmental aspects
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Architechture > 23101-(S2) Master Theses
Depositing User: magang .
Date Deposited: 22 Sep 2026 03:56
Last Modified: 22 Sep 2026 03:56
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/144782

Actions (login required)

View Item View Item