Yuliastuti, Dayat lndri (2008) Pemodelan dan Optimasi Luas Daerah Irigasi dari Interkoneksi Waduk Induk Gondang dengan Waduk Lapangan. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
3106205001-Master_thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (13MB) |
Abstract
Waduk Gondang merupakan salah satu pemasok air irigasi yang berada di Lamongan, Jawa Timur. Waduk ini direncanakan bisa memenuhi kebutuhan irigasi untuk waduk lapangan dan untuk daerah sekitarnya seluas $\pm 10.883\text{ Ha}$. Waduk lapangan yang ada di Waduk Gondang antara lain Waduk Balong Ganggang, Kedung Asem, Gempol, German, Kedung Dowo, Rancang, Mojo Manis, Joto, Tuwiri, Canggah, dan Lopang. Dari 11 waduk tersebut, yang menerima suplesi dari Waduk Gondang hanya 7 waduk yaitu Waduk Balong Ganggang, German, Gempol, Rancang, Mojo Manis, Joto, dan Lopang dengan luas baku sawah $\pm 8.848\text{ Ha}$. Untuk waduk yang lain, jaringan irigasinya belum terbangun. Banyaknya waduk lapangan yang ada di Waduk Gondang menyebabkan perlunya optimasi dalam penyaluran kebutuhan air terutama untuk irigasi. Selain itu, beberapa tahun terakhir banyak sawah yang kurang mendapatkan air disebabkan oleh kondisi waduk lapangan rata-rata mengalami kekeringan pada Musim Kemarau II. Optimasi yang dilakukan menggunakan Program Linier dengan program bantu QM for Windows 2. Yang menjadi input dalam pemodelan ini adalah data debit andalan, data kebutuhan air irigasi, dan luasan baku sawah Waduk Gondang serta Waduk Lapangan. Debit andalan yang digunakan adalah debit total Waduk Gondang selama setahun setelah dikurangi untuk kebutuhan air irigasi dari masing-masing Waduk Lapangan. Model optimasi yang disusun memaksimalkan $Z = 2.062.412 \cdot X_p + 2.062.412 \cdot X_{p1} + 617.497 \cdot X_{j2}$, di mana $Z$ adalah fungsi tujuan, sedangkan $X_p$, $X_{p1}$, dan $X_{j2}$ adalah peubah-peubah yang akan dioptimalkan. Dari analisis yang dilakukan, didapat nilai $X_p$, $X_{p1}$, dan $X_{j2}$ (luasan optimum) berturut-turut sebesar $9.429,2\text{ Ha}$, $2.126,115\text{ Ha}$, dan $3.385,92\text{ Ha}$. Di mana $X_p$, $X_{p1}$, dan $X_{j2}$ berturut-turut adalah luasan yang dapat diairi pada Musim Hujan, Musim Kemarau I, dan Musim Kemarau II setelah dilakukan optimasi. Keuntungan maksimal yang diperoleh setelah dilakukan optimasi yaitu pada tipe pola tata tanam Padi – Padi/Palawija – Palawija, pada musim tanam November I sebesar Rp29.310.059.150,00 dengan intensitas tanam sebesar $138,7\%$ untuk tiap tahun.
====================================================================================================================================
Gondang Reservoir is one of the irrigation water suppliers located in Lamongan, East Java. This reservoir was designed to fulfill the irrigation demand for ±10,883 Ha field reservoirs and surrounding areas. Field reservoirs located close to Gondang Reservoir are Balong Ganggang, Kedung Asem, Gempol, German, Kedung Dowo, Rancang, Mojo Manis, Joto, Tuwiri, Canggah, and Lopang Reservoirs. From those 11 field reservoirs, there are only 7 field reservoirs that receive supplies from Gondang Reservoir, which are Balong Ganggang, German, Gempol, Rancang, Mojo Manis, Joto, and Lopang Reservoirs with the total area ±8,848 Ha. While for the remaining field reservoirs, the irrigation system has not been built. Plenteous field reservoirs next to Gondang Reservoir have encouraged an optimizing in supplying the water demand particularly for irrigations. Furthermore, during these previous years, lots of agriculture fields were not supplied with sufficient water because commonly the field reservoirs were lack of water during second dry season. The optimizing performed was using Linear Programming with an additional program QM for Windows 2. The inputs of this modeling were the data of water volume, irrigation water demand, and planting area of Gondang Reservoir and Field Reservoirs. The water volume used was the total volume of Gondang Reservoir in one year after being reduced for irrigation water demand from each Field Reservoir. The optimizing model was arranged to optimize Z=2,062,412⋅Xp+2,062,412⋅Xp1+617,497⋅Xj2, in which Z is the objective function, and Xp, Xp1, and Xj2 are the variables that will be optimized. From the analysis conducted, the values of Xp, Xp1, and Xj2 (optimum area) obtained are 9,429.2 Ha, 2,126.115 Ha, and 3,385.92 Ha respectively. In which Xp, Xp1, and Xj2 are the areas that could be supplied after optimizing during Wet Season, First Dry Season, and Second Dry Season respectively. The profits attained after the optimizing are maximum with Paddy–Paddy/Dry Crops–Dry Crops planting system and during November I planting period, with the profits amounting to Rp29,310,059,150.00 and planting intensities of 138.7% annually.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Irigasi, Optimasi, Program Linear, Waduk. , Irrigation, Linear Programming, Optimize, Reservoirs. |
| Subjects: | T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC167 Dams, reservoirs |
| Divisions: | Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22101-(S2) Master Thesis |
| Depositing User: | magang . |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 02:24 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 02:24 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/144890 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
