Rancang bangun pendeteksi kadar NH3​ dan H2​S pada urine pasien yang mengalami infeksi saluran urine

kasan, Nur (2007) Rancang bangun pendeteksi kadar NH3​ dan H2​S pada urine pasien yang mengalami infeksi saluran urine. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 2204204001-Master_thesis.pdf] Text
2204204001-Master_thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

Gejala gangguan pada bagian dalam tubuh manusia merupakan petunjuk penting bagi seorang ahli kesehatan untuk menentukan jenis penyakit yang diderita oleh seorang pasien. Urine adalah salah satu sampel uji yang banyak digunakan di laboratorium medical check-up, terutama untuk mendiagnosis tubuh pasien yang kemungkinan mengalami sakit peradangan atau infeksi pada bagian dalam saluran urine. Urine merupakan cairan yang terdiri dari beberapa unsur kimia, baik berupa cairan maupun dalam bentuk gas bila bereaksi dengan unsur kimia lain, sehingga memungkinkan untuk mendeteksi cairannya atau gas tertentu yang dihasilkan dari urine tersebut. Pemanfaatan komputer portabel (portable computer) dengan penunjang mekanik, perangkat keras (hardware), dan perangkat lunak (software) diharapkan dapat membantu mengolah data gejala yang dialami pasien melalui aplikasi beberapa sensor gas yang dipasang pada ruang penampung uji urine yang telah dikondisikan, hingga nantinya menampilkan hasil keputusan pada layar monitor mengenai kondisi pasien: sehat/normal (tidak terjadi peradangan) ataupun sakit (terjadi peradangan pada ginjal, kandung kemih, dan uretra). Melalui perancangan peralatan dan pengujian beberapa sampel pasien yang sudah dikelompokkan menjadi sehat/normal dan sakit, diperoleh perubahan kadar gas urine, di mana pada penelitian ini diaplikasikan dua jenis sensor gas (sensor gas amonia dan hidrogen sulfida). Pada hasil pengujian di lapangan, didapatkan bahwa kadar gas amonia untuk pasien sehat/normal (tidak terjadi peradangan saluran urine) lebih rendah daripada kadar amonia pasien sakit (terjadi peradangan saluran urine). Berdasarkan data gejala pasien tersebut, jenis dan lokasi organ dalam yang terinfeksi atau mengalami peradangan dapat ditentukan dan ditampilkan pada layar monitor, sehingga diharapkan dapat memperoleh keputusan secara tepat apakah pasien tersebut mengalami infeksi peradangan saluran urine atau dalam kondisi normal (tidak terjadi infeksi/peradangan saluran urine).
=================================================================================================================================
Symptoms of internal human body disorders serve as essential guidance for healthcare experts to determine the type of disease suffered by a patient. Urine is one of the most frequently used test samples in medical check-up laboratories, particularly for diagnosing patients who may be experiencing inflammation or infection within the urinary tract. Urine consists of various chemical elements, appearing both as a liquid and as a gas when reacting with other chemical substances, thereby allowing the detection of either its liquid state or specific gases generated from it. Utilizing a portable computer supported by mechanical components, hardware, and software is expected to process patient symptom data by applying several gas sensors placed in a conditioned urine sample chamber. Consequently, the final diagnostic decision can be displayed on the monitor screen to indicate whether the patient is healthy/normal (no inflammation) or ill (inflammation occurring in the kidneys, bladder, and urethra). Through equipment design and testing of several patient samples classified into healthy/normal and ill groups, variations in urine gas levels were observed. In this study, two types of gas sensors (ammonia and hydrogen sulfide) were applied. The field test results demonstrated that the ammonia gas level for healthy patients (without urinary tract inflammation) was lower than that of ill patients (with urinary tract inflammation). Based on these patient symptom data, the specific type and location of the internal infection or inflammation can be identified and displayed on the monitor screen, ultimately enabling an accurate decision on whether the patient is suffering from a urinary tract infection or is in a normal condition.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: NH3, Urine, H2S, Pendeteksi , NH3, Urine, H2S, Detector.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R856.2 Medical instruments and apparatus.
Divisions: Faculty of Electrical Technology > Electrical Engineering > 20101-(S2) Master Thesis
Depositing User: magang .
Date Deposited: 29 Sep 2026 08:29
Last Modified: 29 Sep 2026 08:29
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/145039

Actions (login required)

View Item View Item