S., Dyah Susanti N. (2009) Perbandingan Metode Turunan Horisontal Dan Vertikal Pada Data Magnetik Daerah Sekitar Mud Volcano Sidoarjo. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
1104100011-Undergraduate_thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Peningkatan ketajaman pola anomali dapat dilakukan dengan berbagai cara. Reduksi ke kutub, kontinuasi keatas, serta turunan horizontal dan vertikal. Pada penelitian ini menggunakan turunan vertikal dan horizontal untuk meningkatkan pola anomali yang berupa patahan. Turunan vertikal berfungsi untuk meminimumkan efek penguatan noise tetapi masih menghasilkan penajaman anomali utama yang diinginkan. Turunan vertical tidak optimal digunakan pada data ini karena sumber lumpur dan patahan Watukosek yang ada pada lokasi penelitian terdapat pada permukaan dalam. Penggunaan turunan vertikal dengan orde fraksional dimaksudkan untuk meminimumkan efek penguatan noise tetapi belum menghasilkan penajaman anomali yang optimal. Metode yang paling optimal adalah metode turunan horizontal yang memperlihatkan penajaman anomali patahan yang mempunyai nilai sekitar -0.4 sampai -0.8 nT direpresentasikan dengan wama biru
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | RSFi 538.72 Dya p |
| Subjects: | Q Science > QE Geology > QE1.F557 Magnetic anomalies--Measurement. |
| Divisions: | Faculty of Mathematics and Science > Physics > 45201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | magang . |
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 07:43 |
| Last Modified: | 02 Oct 2026 07:43 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/145204 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
