Pemetaan kecamatan berdasarkan penerima dan penyalur bantuan sosial di kota Surabaya menggunakan analisis cluster

Jainuri, Muhammad Rafi (2022) Pemetaan kecamatan berdasarkan penerima dan penyalur bantuan sosial di kota Surabaya menggunakan analisis cluster. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 10611810000060-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
10611810000060-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial serta mendorong keuangan secara inklusif, Presiden Republik Indonesia memberikan arahan agar bantuan sosial dan subsidi disalurkan secara nontunai. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan bantuan sosial pangan yang disalurkan dalam bentuk nontunai dari pemerintah kepada KPM (Keluarga Penerima Manfaat) setiap bulan melalui mekanisme uang elektronik yang hanya digunakan untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan atau yang disebut Elektronik Warung Gotong Royong (e-warong). Tingginya jumlah masyarakat Kota Surabaya yang mengajukan program bantuan sosial dan yang telah menerima bantuan sosial menunjukkan perlunya diketahui pengelompokan kecamatan di Kota Surabaya berdasarkan persebaran jumlah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Toko Elektronik Warung Gotong Royong (e-warong), Penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) menggunakan analisis cluster hierarki. Kecamatan Semampir memiliki jumlah MBR, toko e-warong, PKH, BPNT, dan PBI tertinggi. Sementara itu, jumlah MBR, PKH, BPNT, dan PBI terendah terdapat di Kecamatan Gayungan dan Gunung Anyar, sedangkan jumlah toko e-warong terendah terdapat di Kecamatan Bulak, Gayungan, Sambikerep, Tenggilis Mejoyo, dan Wiyung. Analisis cluster dengan empat metode menunjukkan bahwa Ward’s Method merupakan metode terbaik. Melalui Ward’s Method diperoleh empat kelompok yang terbentuk, yaitu kelompok 1 terdiri dari 15 kecamatan dengan kategori Kesejahteraan Sosial Sangat Tinggi; kelompok 2 terdiri dari 7 kecamatan dengan kategori Kesejahteraan Sosial Rendah; kelompok 3 terdiri dari 5 kecamatan dengan kategori Kesejahteraan Sosial Tinggi; sedangkan kelompok 4 terdiri dari 4 kecamatan dengan kategori Kesejahteraan Sosial Sangat Rendah. Tingkatan kesejahteraan sosial ini didasarkan pada jumlah MBR, PKH, BPNT, dan PBI pada masing-masing kelompok.
================================================================================================================================

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: 519.53 Jai p-1
Uncontrolled Keywords: Analisis Cluster Hierarki, BPNT, MBR, PBI, PKH, Ward’s Method, Analisis Cluster Hierarki, BPNT, MBR, PBI, PKH, Ward’s Method
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA278.55 Cluster analysis
Divisions: Faculty of Vocational > 49501-Business Statistics
Depositing User: magang .
Date Deposited: 06 Oct 2026 02:39
Last Modified: 06 Oct 2026 02:39
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/145293

Actions (login required)

View Item View Item