Delfianto, Delfianto (2006) Evaluasi dan optimalisasi masa pakai TPA sungai Andok kota Padang Panjang. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
3304202715-Master_Thesis 14-6.pdf Restricted to Repository staff only Download (70MB) |
Abstract
Salah satu permasalahan dalam pengelolaan persampahan di Kota Padang Panjang adalah keterbatasan lahan untuk Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA). Kota Padang Panjang dengan luas wilayah ±2.300 ha memiliki lahan TPA dengan luas ±3,5 ha yang telah beroperasi sejak tahun 1990. Pada saat ini, belum ada usaha dari masyarakat maupun pemerintah dalam mereduksi sampah sebelum ditimbun ke TPA. Untuk mengatasi permasalahan ini, Pemerintah Kota Padang Panjang harus mencari solusi yang tepat dalam mengoptimalkan masa pakai TPA Sungai Andok dari masa pakai yang telah direncanakan.
Metodologi yang dipakai dalam penelitian untuk mengoptimalisasi TPA Sungai Andok adalah dengan melakukan studi literatur, pengumpulan data primer, dan data sekunder ke dinas/instansi terkait. Data primer meliputi karakteristik sampah, kuesioner, dan luas lahan TPA eksisting. Data sekunder terdiri dari data kependudukan, data anggaran pengelolaan sampah, pendapatan dari retribusi sampah, dan data lainnya yang berhubungan dengan penelitian ini. Data ini kemudian dianalisis dan dievaluasi dari aspek teknis, peran serta masyarakat, dan finansial sehingga didapatkan suatu solusi dalam mengoptimalisasi masa pakai TPA Sungai Andok.
Dari hasil perhitungan pada tesis ini, sisa masa pakai TPA Sungai Andok jika tidak dilaksanakan penanganan adalah 5 tahun 1 bulan. Jika dilaksanakan reduksi terlebih dahulu di TPA dengan membuat suatu unit pembuatan kompos, sisa masa pakai TPA adalah 10 tahun 4 bulan, sehingga TPA masih dapat digunakan sampai bulan April tahun 2115. Hasil perhitungan ini membuktikan bahwa pelaksanaan usaha produksi kompos merupakan salah satu solusi dalam memperpanjang masa pakai TPA Sungai Andok. Secara ekonomis, usaha produksi kompos ini tidak menguntungkan, di mana dengan investasi sebesar Rp976.959.360 menghasilkan nilai BCR = 0,79, NPV = Rp−418.703.524, dan IRR = 5%. Namun, dengan adanya kegiatan usaha produksi kompos ini dapat memperpanjang masa pakai TPA dan mengurangi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh sampah yang tidak terkelola.
==============================================================================================================================
One of the problems in solid waste management in Padang Panjang City is the limited area available for the landfill (TPA). Padang Panjang City, with an area of approximately 2,300 ha, has a landfill area of approximately 3.5 ha that has been operating since 1990. At present, no significant efforts have been made by either the community or the government to reduce waste before it is disposed of at the landfill. Under such circumstances, it will be difficult to maintain the landfill's lifespan. To address this problem, the Padang Panjang City Government should find an appropriate solution to optimize and extend the lifespan of the Sungai Andok landfill.
The methods applied in this research to optimize the lifespan of the Sungai Andok landfill included a literature study, primary data collection, and secondary data collection from relevant agencies/institutions. The primary data consisted of waste characteristics, questionnaires, and the area of the existing Sungai Andok landfill. The secondary data included population data, waste management budget data, waste retribution revenue, and other data relevant to this research. The collected data were analyzed and evaluated from technical, social, and financial aspects in order to determine an appropriate solution for optimizing the lifespan of the Sungai Andok landfill.
Based on the calculation results in this thesis, the remaining lifespan of the Sungai Andok landfill without any waste reduction measures was 5 years and 1 month. If waste reduction was implemented beforehand by establishing a composting unit at the landfill, the remaining lifespan could be extended to 10 years and 4 months, allowing the Sungai Andok landfill to be used until April 2015\. These calculation results showed that compost production activities could be one of the appropriate solutions for extending the lifespan of the Sungai Andok landfill. Economically, the compost production activity was not profitable, as an investment of IDR 976,959,360 resulted in a BCR of 0.79, an NPV of IDR −418,703,524, and an IRR of 5%. However, compost production could extend the lifespan of the landfill and reduce environmental pollution caused by unmanaged solid waste.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | 628.445 Del e |
| Uncontrolled Keywords: | : Timbulan Sampah, Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA), Reduksi Sampah, Optimalisasi Masa Pakai TPA, Waste Dump, Landfill (TPA), Waste Reduction, Landfill Life Span Optimizing |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD789 Refuse and refuse disposal |
| Divisions: | Faculty of Civil Engineering and Planning > Environment Engineering > 25101-(S2) Master Thesis |
| Depositing User: | magang . |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 08:03 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 08:03 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/145342 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
