Analisa Peruntukan Lahan pada Pengembangan Tata Ruang Kota Mojokerto dengan Metode Sistem Informasi Geografis

Utomo, Faishal Dian (2007) Analisa Peruntukan Lahan pada Pengembangan Tata Ruang Kota Mojokerto dengan Metode Sistem Informasi Geografis. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh November.

[thumbnail of 3501100033-Undergraduate_thesis.pdf] Text
3501100033-Undergraduate_thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (48MB)

Abstract

Dalam memanfaatkan lahan, tentunya harus sesuai dengan kemampuan dan fungsi lahan tersebut sehingga pemanfaatannya dapat dioptimalkan. Untuk itu, diperlukan tata ruang kota yang mampu mengatur penggunaan lahan agar sesuai dengan fungsinya.
Penelitian ini menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan metode overlay. Sistem Informasi Geografis merupakan salah satu perangkat lunak yang dapat digunakan dalam melakukan analisis penggunaan lahan. Dengan SIG, informasi akan lebih mudah dipahami karena proses manipulasi dan presentasi data direalisasikan berdasarkan lokasi-lokasi geografis di permukaan bumi. Daerah penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah wilayah Kota Mojokerto.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Kota Mojokerto memiliki luas administratif 1.646,54 ha, dengan penggunaan lahan terbesar berupa wilayah permukiman seluas 744,623 ha, kawasan pertanian seluas 521,196 ha, daerah lahan terbuka hijau seluas 56,893 ha, daerah perdagangan dan jasa seluas 52,289 ha, serta wilayah industri dan pergudangan seluas 4,234 ha. Daerah yang penggunaan lahannya belum sesuai dengan yang direncanakan adalah BWK A dan BWK B3. Selain itu, terdapat perubahan penggunaan lahan dari pertanian menjadi permukiman seluas 10,599 ha.
====================================================================================================================================
Land use must be appropriate to the capability and function of the land to ensure its optimal utilization. Therefore, a city master plan is needed to regulate land use so that it corresponds to the intended function of each area.
This research uses the Geographic Information System (GIS) method. GIS is a type of software that can be used to analyze land use. It makes information more accessible and interactive because data manipulation and presentation can be linked to geographic locations on the Earth's surface. The study area for this final project is Mojokerto City.
The results of this research show that Mojokerto City has an administrative area of 1,646.54 ha, with the largest land-use category being residential areas, covering approximately 744.623 ha, followed by agricultural areas covering approximately 521.196 ha, green open spaces covering approximately 56.893 ha, commercial and service areas covering approximately 52.289 ha, and industrial and warehousing areas covering approximately 4.234 ha. Areas where existing land use does not comply with the city master plan are located in City Area Boundary A (BWK A) and City Area Boundary B3 (BWK B3). In addition, approximately 10.599 ha of agricultural land has been converted into residential areas.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Sistem lnformasi Geografis, penggunaan lahan, BWK, tata ruang kota, GIS, land use, master plan of the city, city area boundary.
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT133 City and Towns. Land use,urban
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Geomatics Engineering > 29202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: magang .
Date Deposited: 13 Oct 2026 04:33
Last Modified: 13 Oct 2026 04:33
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/145518

Actions (login required)

View Item View Item