Noer, Muharram Arifin (2011) Aplikasi Sistem Informasi Geografis dan Penginderaan Jauh untuk Monitoring Area Sawah dengan Data Multitemporal (Studi Kasus : Area Sawah Kabupaten Sidoarjo). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
3506100064-Undergraduate_Thesis.pdf Download (24MB) |
Abstract
Area sawah adalah lahan usaha pertanian yang secara fisik memiliki permukaan rata, dibatasi oleh pematang, serta dapat ditanami padi, palawija atau tanaman budidaya lainnya. Wilayah Kabupaten Sidoarjo berada di dataran rendah dan berada di antara dua sungai besar, yakni Kali Mas dan Kali Porong. Sehingga wilayah ini memiliki potensi yang cukup besar dalam memajukan sektor agraria khususnya dalam hal pengembangan area sawah untuk ketahanan pangan. Adanya bencana lumpur Lapindo yang terjadi pada tahun 2006 membuat lahan yang berada pada area terdampak mengalami perubahan tata guna lahannya. Perkembangan yang pesat di bidang perdagangan dan jasa menyebabkan perubahan yang cukup signifikan terhadap area sawah dimana lahan dapat beralih fungsi dari area sawah menjadi area perdagangan dan jasa di Kabupaten Sidoarjo. Sehingga untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki ini perlu dilakukan monitoring area sawah untuk mengetahui luas area sawah yang masih ada di Kabupaten Sidoarjo. Perubahan area sawah secara detail dari waktu ke waktu dapat diketahui bila tersedia peta dan data yang lengkap. Bila data dan peta ini dibuat dengan melakukan pengukuran terestris akan membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Untuk mengatasi hal tersebut dilakukan pendekatan salah satunya dengan menggunakan sistem penginderaan jauh, yaitu dengan menggunakan citra satelit ALOS AVNIR-2, jadi dengan menggunakan proses interpretasi dan klasifikasi maka dapat menunjukkan terjadinya perubahan area sawah pada Kabupaten Sidoarjo. Hasil dari monitoring area sawah ini adalah sebuah sistem informasi geografis mengenai area sawah dan perubahan yang terjadi pada area sawah dari tahun 1999 sampai 2009. Dimana luas area sawah yang diperoleh pada tahun 1999 sebesar 32453.79 ha, tahun 2006 sebesar 12426.76 ha, tahun 2008 sebesar 11379.51 ha, dan tahun 2009 sebesar 13379.19 ha. Perubahan yang terjadi pada tahun 1999-2006 sebesar -20027.03 ha, tahun 2006-2008 sebesar -1047.25 ha dan tahun 2008-2009 sebesar 1999.68 ha.
====================================================================================================================================
Rice Farm area is farm land which is physically a flat surface, bordered by a ridge, and can be planted with rice, pulses or other crops. Sidoarjo region is located in the lowlands and between two major rivers, namely Mas River and Porong River. This region has huge potential in advancing the agrarian sector, particularly in terms of development of Rice field areas for food defence. The existence of Lapindo mudflow disaster occurred in 2006. It is making land in this areas affected land use changes. Rapidly developments in the sector of trade and services led significant changes to the Rice field areas where it can switch the functions of the Rice field area into areas of trade and services in Sidoarjo. So to maximize the potential of these Rice field areas need to be monitored to determine the Rice field area that still exist in Sidoarjo District. The detail of agriculture changes in period of time can be known by available maps and complete data. If the data and map made by terrestrial measurement will take a lot of time and the cost. To overcome this problem, the alternative solution is using a remote sensing data. One of the data is ALOS AVNIR-2 satellite imagery. Using interpretation and classification process, it can be prove the agriculture cover changes in the Sidoarjo District. Results of monitoring Rice field area is a geographic information system on Rice field area and their changes that occur in Rice field areas from 1999 to 2009. Which rice-field area on 1999 is 32453.79 ha, 2006 is 12426.76 ha, 2008 is 11379.51 ha, and 2009 is 13379.19 ha. And changes that occur in rice field areas from 1999 to 2006 is -20027.03 ha, from 2006 to 2008 is -1047.25 ha, and from 2008 to 2009 is -1999.68 ha.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | RSG 025.069 1 Noe a |
| Uncontrolled Keywords: | Area sawah, Penginderaan jauh, Sistem informasi geograflS. Agriculture Area, Remote Sensing, Geographic Information System. |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G70.212 ArcGIS. Geographic information systems. |
| Divisions: | Faculty of Civil Engineering and Planning > Geomatics Engineering > 29202-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | magang . |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 06:47 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 06:47 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/145617 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
