Analisa Mikrotremor HVSR Untuk Memetakan Potensi Likuifaksi Di Daerah Pesisisr Kec. Pacitan

Rochman, Juan Pandu Gya Nur (2012) Analisa Mikrotremor HVSR Untuk Memetakan Potensi Likuifaksi Di Daerah Pesisisr Kec. Pacitan. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 1107100045-Undergraduate_thesis.pdf] Text
1107100045-Undergraduate_thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (67MB) | Request a copy

Abstract

Likuifaksi adalah peristiwa hilangnya kekuatan tanah akibat kenaikan tegangan air pori dan turunnya tekanan efektif dari lapisan tanah yang ditimbulkan akibat beban siklis dinamis. Peristiwa ini dapat mengakibatkan kerusakan pada suatu daerah. Wilayah pesisir kecamatan Pacitan merupakan daerah yang memiliki dataran alluvial yang luas dan daerah tersebut rawan terjadinya gempa karena berada pada jalur tektonik sehingga daerah tersebut potensial terjadi likuifaksi. Analisa mikrotremor HVSR yang dilakukan wilayah pesisir Kecamatan Pacitan bertujuan untuk memetakan potensi likuifaksi di daerah tersebut. Pengukuran dilakukan sebanyak 22 titik. Analisis mikrotremor HVSR dilakukan dengan menggunakan Software Geopsy. Hasil pengolahan data didapatkan nilai frekuensi natural ($f_o$) berkisar antara 0.5 Hz – 2.7 Hz. Sebaran frekuensi natural yang tinggi berada di sebelah Timur yaitu di sepanjang sungai Grendulu dan sebelah Selatan dekat pesisir pantai. Sedangkan nilai yang rendah berada di sebelah Utara dan di Barat. Nilai frekuensi natural berbanding terbalik dengan nilai ketebalan sedimen ($h$). Ketebalan lapisan sedimen sebelah Timur dan Selatan diestimasi memiliki ketebalan lapisan yang lebih tebal di bandingkan daerah lainnya. Rentang nilai faktor amplifikasi ($A_m$) berkisar antara 2.8 – 9.3. Sebaran nilai amplifikasi yang tinggi berada sebelah Barat dan Timur dekat sungai Grendulu. Sedangkan sebaran nilai faktor amplifikasi yang rendah berada disebalah utara dan selatan dekat pesisir pantai. Nilai faktor amplifikasi tidak ada kaitannya dengan frekuensi natural. Untuk menghubungkan frekuensi natural dan amplifikasi Nakamura memperkenalkan indeks kerentanan. Indeks kerentanan ($K_g$) pada penelitian ini berkisar antara 13.9 – 96.7. Sebaran Indeks kerentanan tinggi berada di wilayah bagian Timur yaitu di sepanjang sungai Grendulu dan di bagian Selatan pesisir Pacitan, sedangkan indeks kerentanan yang rendah berada di bagian Utara dan sebelah Barat dari lokasi penelitian. Daerah yang memiliki potensi likuifaksi yang tinggi memiliki frekuensi natural yang kecil, amplifikasi tinggi dan indeks kerentanan yang tinggi yaitu berada di sebelah timur sepanjang sungai Grendulu dan bagian Selatan dekat pesisir pantai

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSFi 624.151 36 Roc a
Uncontrolled Keywords: likuifaksi; frekuensi natural; amplifikasi; indeks
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Natural Science > Physics > 45201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: magang .
Date Deposited: 16 Oct 2026 03:32
Last Modified: 16 Oct 2026 03:32
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/145642

Actions (login required)

View Item View Item