Perbandingan Alternatif Pondasi pada Perencanaan Gedung Mako Lantamal IV di Kuala Mempawah, Kalimantan Barat Ditinjau dari Aspek Teknis, Aspek Biaya, dan Waktu

Prastantyo, Hendro (2008) Perbandingan Alternatif Pondasi pada Perencanaan Gedung Mako Lantamal IV di Kuala Mempawah, Kalimantan Barat Ditinjau dari Aspek Teknis, Aspek Biaya, dan Waktu. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 3106100502-Undergraduate_thesis.pdf] Text
3106100502-Undergraduate_thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (49MB)

Abstract

Perencanaan pembangunan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) di seluruh Indonesia didesain dengan sistem dan model gedung yang sama. Desain yang berbeda terletak pada struktur bangunan bawahnya (pondasi). Tujuan Tugas akhir ini adalah untuk mendapatkan perbandingan altematif pondasi pada perencanaan gedung Mako Lantamal IV Mempawah yang ditiniau dari aspek teknis, aspek biaya, dan waktunya. Altematif pondasi tersebut antara lain pondasi tiang pancang, pondasi tiang bor, dan pondasi pelat/tikar (mat). Analisa Perbandingan altematif ini membutuhkan data data parameter tanah hasil uji laboratorium, dan data sondir/boring .Data pembebanan struktur atasnya menggunakan program bantu SAP 2000. Aspek biaya didapatkan dengan analisa harga satuan, dan sedangkan aspek waktu didapatkan dengan perkiraan produktivitas alat dan tenaga kerja yang kemudian digambarkan dalam jadwal rencana kerja (time schedule). Hasil perbandingan dari masing-masir.g analisa altematif pondasi adalah pondasi tiang pancang 35, biaya sebesar Rp.288.419.100,- dengan durasi selama 20 hari dan tiang pancang 4>50, biaya sebesar Rp. 287.213.700,- dengan durasi selama 21 hari. Pondasi tiang bor menghasilkan altematif pondasi dengan diameter 80 cm, biaya sebesar Rp.1.045.098.750,- dengan durasi selama 38 hari. Berdasarkan aspek biaya, pondasi yang terpilih adalah pondasi tiang pancang 050 dengan biaya sebesar Rp. 287.213.700,-. Sedahgkan berdasarkan aspek waktu, pondasi yang terpilih adalah pondasi tiang pancang o35 dengan lama pekerjaan sclama 20 hari.
=========================================================================================================================================
Development planning of TNI AL Main Naval Base (Lantamal) in Indonesia, totally designed with same system and building’s model. Difference of the design is at foundation structure. The purpose of Final Project is to get comparison of foundation alternative at planning of Mako Lantamal IV Mempawah evaluated by technical aspect, cost and time aspect. The foundation alternative among others pile foundation, bored pile foundation, and mat foundation. Analysis of this alternative comparison required the parameter data of soil laboratory test, and cone penetration test result. Upper structure load data use the design analysis software SAP 2000. Cost aspect found by unit price analysis, and time aspect found by estimate of equipment and labor productivity then appliance in time schedule. Result of comparison analysis from each foundation alternative as follows: pile foundation ( (>35, cost 288.419.100 IDR by duration 20 days and pile foundation < )50, cost 287.213.700 IDR by duration 21 days. Bored pile foundation used foundation alternative with diameter 80 cm, cost 1.045.098.750 IDR, by duration 38 days. Based on cost aspect, pile foundation is chosen ( f )50 with equal cost to 287.213.700 IDR. Whereas time based aspect, chosen pile foundation with <j )35 by work duration during 20 days.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSS 624.150 29 Pra p
Uncontrolled Keywords: Pondasi, Aspek Teknis, Aspek Biaya, Foundation, Technical Aspect, Cost aspect
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA775 Foundations.
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: magang .
Date Deposited: 26 Oct 2026 08:22
Last Modified: 26 Oct 2026 08:22
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/145868

Actions (login required)

View Item View Item