Perencanaan Ulang Jembatan Kali Porong III Dengan Sistim Gantung

Purnomo, Edi (2003) Perencanaan Ulang Jembatan Kali Porong III Dengan Sistim Gantung. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 3100109616-Undergraduate_thesis.pdf] Text
3100109616-Undergraduate_thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (33MB)

Abstract

Jembatan Kali Porong III terletak pada ruas jalan nasional yang menghubungkan Kota Sidoarjo dan Kota Gempol, tepatnya pada STA 33+920. Jembatan ini menghubungkan kota-kota besar dengan daerah penting di wilayah Jawa Timur. Dengan kondisi lalu lintas yang sangat padat, keberadaan jembatan ini berperan penting dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut. Konstruksi jembatan eksisting merupakan jembatan gelagar beton pracetak yang terdiri atas 7 bentang dengan panjang masing-masing 20 m. Jembatan ini ditopang oleh 6 pilar dan 2 kepala jembatan dengan pondasi tiang pancang baja. Panjang total jembatan adalah 140 m dengan lebar jalur lalu lintas 7 m. Bangunan atas menggunakan tipe standar Bina Marga berupa gelagar beton pracetak tipe I. Dalam perencanaan ulang, Jembatan Kali Porong III dirancang menggunakan sistem jembatan gantung dengan kabel-kabel yang diikatkan pada gelagar pengaku. Jembatan ini direncanakan memiliki bentang utama (main span) sepanjang 140 m, lebar jalur lalu lintas 7 m, dan lebar trotoar masing-masing 1 m pada kedua sisi. Struktur utama menggunakan baja profil dengan mempertimbangkan daya tahan material yang relatif lebih lama serta kemudahan pelaksanaan di lapangan. Secara umum, perencanaan jembatan ini mengacu pada peraturan Bridge Management System (BMS 1992). Pembebanan yang diterapkan meliputi beban dan aksi lainnya, seperti beban perpindahan dan pengaruh lingkungan, sesuai dengan ketentuan dalam BMS 1992. Penentuan dimensi struktur dilakukan melalui analisis tegangan akibat berat sendiri, beban mati tambahan, beban hidup, dan pengaruh lingkungan, yang kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap momen batas, gaya geser, dan lendutan. Pemodelan struktur jembatan dilakukan menggunakan sistem dua dimensi dan tiga dimensi dengan bantuan perangkat lunak STAAD.Pro Release 2001. Hasil analisis struktur berupa gaya aksial, gaya geser, momen, dan reaksi perletakan digunakan sebagai dasar dalam menentukan dimensi elemen struktur. Pada dasarnya, jembatan gantung lebih sesuai digunakan untuk jembatan dengan bentang panjang hingga sangat panjang. Penggunaan sistem konstruksi ini pada bentang pendek dinilai kurang ekonomis dari segi pelaksanaan di lapangan. Oleh karena itu, perencanaan ini lebih ditujukan sebagai studi untuk memahami perencanaan jembatan gantung secara menyeluruh.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSS 624.2 Pur p-1 2003
Subjects: T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements > TE7 TG300 Bridges--Design and construction.
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: magang .
Date Deposited: 27 Oct 2026 07:44
Last Modified: 27 Oct 2026 07:44
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/145906

Actions (login required)

View Item View Item