Witjaksono, Bagus Purwo (2008) Studi Karakteristik dan Perkiraan Jumlah Penumpang KA Eksekutif Rute St. Gubeng–St. Juanda Surabaya. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
3107040013-Undergraduate_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (18MB) |
Abstract
Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya adalah salah satu bandar udara di Indonesia yang melayani penerbangan internasional, dengan demikian pelayanan bandar udara pun harus sesuai, termasuk juga mengenai fasilitas penunjang dari bandar udara. Salah satu fasilitas yang perlu diperhatikan adalah moda akses menuju/dari bandar udara. Akan tetapi dalam kondisi saat ini moda akses menuju/dari bandar udara sangat membebani pada Jalan Ahmad Yani. Oleh karena itu perlu dipikirkan suatu moda akses yang berupa angkutan umum massal yang berbasis rel yang dapat menampung banyak penumpang sehingga beban lalu lintas pada Jalan Ahmad Yani dapat sedikit berkurang. Oleh karena itu, perlu dilakukan studi untuk mengetahui perkiraan jumlah penumpang moda akses yang baru yaitu KA. Eksekutif rute St. Gubeng - St. Juanda Surabaya. Dalam studi ini yang pertama dilakukan adalah melakukan survai pendahuluan untuk mengetahui objek studi dan mempersiapkan desain dari kuesioner serta untuk mengetahui berapa jumlah sampel yang akan disebar nantinya. Apabila survai pendahuluan sudah dilakukan maka kemudian dilakukan survai yaitu dengan penyebaran kuesioner dan survai wawancara kepada pengunjung bandar udara. Selanjutnya dilakukan analisa terhadap hasil survai mengenai karakteristik sosial ekonomi, barang bawaan pengunjung bandara, perhitungan perkiraan jumlah penumpang KA. Eksekutif rute St. Gubeng - St. Juanda Surabaya dan penyebaran zona wilayah pengunjung bandar udara yang bersedia berganti moda. Hasil dari studi menunjukkan bahwa pengunjung bandar udara mayoritas melakukan perjalanan untuk urusan keluarga. Selain itu kendaraan eksisting yang digunakan pengunjung sebelum berganti moda ke KA. Eksekutif rute St. Gubeng - St. Juanda Surabaya adalah menggunakan taksi untuk menuju/dari bandar udara. Barang bawaan pengunjung, mayoritas adalah dengan membawa tas besar dan travel bag yang memiliki volume cukup besar sekitar 120.000 cm³. Sedangkan pengunjung yang bersedia berganti moda ke KA. Eksekutif rute St. Gubeng - St. Juanda Surabaya adalah sebesar 55% atau 20.419 orang per hari dan yang tidak bersedia berpindah moda adalah 45% atau 16.706 orang per hari, mayoritas asal pengunjung bandar udara dan asal pengunjung bandar udara yang bersedia berganti moda adalah berasal dari Kecamatan Gubeng Surabaya.
=============================================================================================================================================
Juanda Surabaya International Airport is one of the Indonesian airports that provides international flights. Because of that, the services of the airport need to be increased, including the support facilities from the airport itself. One of the facilities that need to be taken care of is access to and from the airport. For note, nowadays transportation makes Jalan Ahmad Yani too crowded. It is why it needs to be considered about the rail-based public transportation that can transport many people so that it can decrease the congestion on Jalan Ahmad Yani. It is the main reason that special research is needed to know the forecast of the number of passengers for the new transportation access called St. Gubeng - St. Juanda Surabaya route executive trains. In this study, the first thing that needs to be done is a preliminary survey to identify the study object, prepare the questionnaire design, and determine how many samples will be distributed later. If the preliminary survey has been done, the survey will then be conducted by distributing questionnaires and interviewing airport visitors. Then, the analysis will cover the visitors’ socioeconomic characteristics, passengers’ baggage, the forecast of the number of passengers on the St. Gubeng - St. Juanda route executive trains, and the distribution of zones of visitors who are willing to change transportation modes. The study results show that airport visitors mostly travel for family business. The existing transportation usually used before changing to the St. Gubeng - St. Juanda route executive trains is a taxi. It is used to travel to and from the airport. The passengers usually carry large bags and travel bags with a relatively large volume of about 120,000 cm³. Visitors who are willing to change and use the St. Gubeng - St. Juanda route executive trains account for 55%, or 20,419 people per day, while visitors who are unwilling to use the service account for 45%, or 16,706 people per day. Most visitors who are willing to change their mode of transportation come from Gubeng, Surabaya.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | RSS 388.42 Wit s |
| Uncontrolled Keywords: | Bandar Udara, karakteristik pengunjung,demand KA. Eksekutif, Airport, passengers characteristic, executive trains demand |
| Subjects: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications > HE311.I4 Urban transportation |
| Divisions: | Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | magang . |
| Date Deposited: | 27 Oct 2026 08:11 |
| Last Modified: | 27 Oct 2026 08:11 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/145912 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
