Ary, M. Yunus Asy (2008) Study of Surabaya - Malang alternative road caused by Porong’s mud volcano. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
3103100071-Undergraduate_thesis (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (65MB) |
Abstract
Jalan raya Porong merupakan urat nadi perekonomian Jawa Timur bagian timur yang menghubungkan Surabaya - Malang. Jalan ini menjadi alternatif satu-satunya setelah jalan tol Gempol - Surabaya ditutup total. Tetapi jalan ini terancam ditutup akibat bencana lumpur. Pemerintah sudah menyiapkan jalur alternatif Surabaya - Malang diantaranya adalah Surabaya lewat Sidoarjo - Krian - Mojosari - Kejapanan. Jika Jalan Raya Porong ditutup total akan mengakibatkan peningkatan volume di jalan alternatif tersebut, sehingga perlu dilakukan kajian manajemen lalu lintas pada jalur alternatif tersebut.
Dalam kajian ini parameter lalu lintas diukur berdasarkan teori Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) dan program KAJI2001. Data lalu lintas pada jalur alternatif diperoleh dari instansi terkait. Untuk mendapatkan data lalu lintas di persimpangan dilakukan survei lalu lintas. Data survei dikumpulkan langsung di lokasi pengamatan dengan mencatat banyaknya kendaraan yang melewati persimpangan pada saat jam puncak. Kendaraan yang dimaksud dikategorikan atas 3 (tiga) jenis kendaraan, yaitu kendaraan ringan (LV), kendaraan berat (HV), dan sepeda motor (MC).
Jenis jalan yang dianalisa adalah jalan luar kota Waru - Taman, Taman - Krian, Krian - Mojosari dan Mojosari - Kejapanan. Analisa jalan luar kota dilakukan pada tahun 2007 dan 2010 pada kondisi eksisting dan pada saat terjadi penambahan 25%, 50%, 75% volume lalu lintas dari Waru - Porong. Setelah dilakukan analisa kinerja jalan pada tahun 2007 dan 2010, kinerja semua jalur alternatif tidak memenuhi syarat (DS>0,75) pada saat terjadi penambahan volume sebesar 75% walaupun sudah dilakukan penambahan lajur (6/2UD atau 6/2D).
Persimpangan yang dianalisa adalah persimpangan Krian1, Krian2, Mojosari dan Kejapanan. Jenis persimpangan yang diusulkan pada kajian ini adalah hasil analisa simpang bersinyal tahun 2007 ketika terjadi penambahan 25% volume lalu lintas dari Waru - Porong untuk persimpangan Krian1, persimpangan Krian2, dan persimpangan Kejapanan. Untuk persimpangan Mojosari, jenis persimpangan yang diusulkan adalah hasil analisa simpang bersinyal tahun 2007 ketika terjadi penambahan 50% volume lalu lintas dari Waru - Porong.
================================================================================================================================
Raya Porong road is a East Java's major road that connected Surabaya - Malang. This road become the one alternative road after Surabaya - Gempol highway closed. The government already make Surabaya - Malang alternative way that through Surabaya - Krian - Mojosari - Kejapanan. When Raya Porong road closed it will cause increasing traffic flow at alternative road, so it needs to do a traffic management investigation at this alternative road.
At this investigation, the traffic parameter measured by Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) theory and KAJI2001 Program. Traffic data at alternative road is given by government organisation. Traffic survey is doing in the way to get the traffic data at the intersection. The data of survey was collected directly at the location of observation by recording summary of peak hour vehicle across the intersection. The purpose vehicle was categorized in three kinds, those are Light Vehicle (LV), Heavy Vehicle (HV), and Motorcycle (MC).
That is Waru - Taman, Taman - Krian, Krian - Mojosari and Mojosari - Kejapanan inter urban road analysis. It is 2007 and 2010 inter urban road analysis in existing condition and 25%, 50%, 75% Waru - Porong traffic flow extensions. After did an analysis at 2007 and 2010, all alternative roads has unable to serve vehicles (DS>0,75) when 75% traffic flow extensions happens eventhough road widening have done (6/2UD or 6/2D).
This is Krian1, Krian2, Mojosari and Kejapanan intersections analysis. The best intersection design in Krian1, Krian2, Kejapanan intersections investigation are 2007 signalized intersections when 25% Waru - Porong traffic flow extensions happens. The best intersections design for Mojosari intersections is 2007 signalized intersections when 50% Waru - Porong traffic flow extensions happens.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | RSS 388.413 1 Asy k 2008 |
| Uncontrolled Keywords: | Traffic engineering |
| Subjects: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications > HE355 Traffic engineering |
| Divisions: | Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | magang . |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 08:10 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 08:10 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/145981 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
