ARAHAN PELESTARIAN KAMPUNG BUDAYA DI KOTA SURABAYA

BASUWENDRO, YASSER (2016) ARAHAN PELESTARIAN KAMPUNG BUDAYA DI KOTA SURABAYA. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3611100068-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Seni dan budaya merupakan identitas bangsa yang perlu dilestarikan. Berdasarkan Peraturan Menteri dalam Negeri nomor 52 tahun 2007 tentang pedoman Pelestarian dan pengembangan adat istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat, dijelaskan mengenai konsep dasar, program, serta strategi pelaksanaan dalam upaya pelestarian kebudayaan bangsa. Adanya peraturan ini menunjukkan bahwa kebudayaan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan. Saat ini Kota Surabaya sedang menghadapi tantangan dalam melestarikan kebudayaannya. Hal ini dapat dilihat dari kesulitan masyarakat dalam menemukan kesenian-kesenian tradisional yang terdapat di Kota Surabaya. Sementara itu, Kota Bogor dan Jakarta telah sukses dalam melestarikan kebudayaan daerahnya dengan membentuk kampung budaya. Penelitian ini bertujuan untuk melestarikan kebudayaan tradisional dengan menentukan lokasi serta arahan yang sesuai kampung budaya di Kota Surabaya. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, disusun beberapa tujuan antara yang akan dilakukan secara bertahap. Yang pertama adalah dengan mengidentifikasi aspek-aspek yang berpengaruh dalam penentuan lokasi kampung budaya, kemudian menentukan lokasi yang sesuai untuk dijadikan kampung budaya, dan yang terakhir adalah menentukan arahan pelestarian bagi kampung budaya Tahapan pertama penelitian ini dimulai dengan melakukan analisis delphi dengan melibatkan beberapa stakeholder untuk menentukan aspek-aspek yang berpengaruh dalam penentuan lokasi kampung budaya. Aspek-aspek tersebut nantinya akan dibobotkan dengan menggunakan analisis AHP yang juga melibatkan stakeholder pada analisis delphi. Setelah didapatkan aspek beserta bobotnya, dilakukan analisis weighted overlay dengan menggunakan input aspek-aspek beserta bobotnya dalam bentuk peta, sehingga didapatkan lokasi yang sesuai untuk kampung budaya di Kota Surabaya. Pada tahap akhir, dilakukan analisis triangulasi dengan menggunakan faktor kondisi eksisting, teori dan pendapat stakeholder dalam menentukan arahan pelestarian pada kampung budaya. Beberapa hal yang dihasilkan dari penelitian ini adalah teridentifikasinya aspek-aspek yang berpengaruh dalam penentuan lokasi kampung budaya, yaitu keberadaan adat istiadat, keberadaan artefak, keberadaan tempat latihan, keberadaan tempat pertunjukan, jumlah komunitas, dan jumlah pertunjukan kesenian tradisional. Penelitian ini juga menghasilkan arahan kawasan kampung budaya pada Kota Surabaya, yaitu pada Kecamatan Genteng, Gubeng, Kenjeran, Sawahan dan tambaksari. Arahan pelestarian kampung budaya diterapkan pada kawasan-kawasan tersebut. ========== Art and culture are the nation identity that need to be preserved. According to Interior Minister Regulation Number 52 in 2007 about the guidance of preservation and development traditional customs and socio-cultural value of society, it explained about the fundamental concept, program, also implementation strategy in the preservation effort of the nation’s culture. The existence Interior Minister Regulation showed that culture is the one of the things that need to be considerate. Nowadays, City of Surabaya is facing challenges in the effort of its cultural preservation. This phenomenon could be seen from the disappearance of traditional Arts that located in Surabaya and people of Surabaya have difficulty to find local and traditional art. Meanwhile, the City of Bogor has succeeded to preserve its local culture, which is through the creation of the cultural village of Sindangbarang. The purpose of this research is determining the location and policies that appropriate with the cultural village in the Surabaya. In order to attain that purpose, several objectives have drafted, and those will be implemented gradually. The first objective is identified several aspects that influence the determinations of the location of the cultural village, and then determine the location that suitable to be made as a cultural village, and the last one defines the preservation directive of the cultural village. The first step of this research is started with performing delphi analysis with the involvement of several stakeholders in determining the aspects that influencing the cultural village determination. Those aspects in the future will be comprehensively weighted with the using AHP analysis that also involve the stakeholders in the delphi analysis. After the aspect and weight have obtained, the weighted overlay analysis will be implemented using the input that come from the aspects and weight in the form of a map, so that the location that suitable with the cultural village in Surabaya could be determined. In the last step, the triangulate analysis will be implemented by using the existing condition factor, theory and the opinion from the stakeholders in the determination process of preservation directive on the cultural village. Several things that generated from this research are the identification of the aspects that influenced in the identification of the location of the cultural village, which are the existence of traditional customs, artifact, training facility, theaters or venues, the number of community, and the number of traditional art performances. This research also generated the policies of the cultural village region in the City of Surabaya, which located in the Genteng Sub-District, Gubeng Sub-District, Kenjeran Sub- District, Sawahan Sub-District and Tambaksari Sub-District. The directive preservation of cultural village implemented in those regions.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: kampung budaya, kesenian tradisional, pelestarian, penentuan lokasi, cultural village, location determination, preservation, traditional art.
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Regional and Urban Planning > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: - Davi Wah
Date Deposited: 11 Jan 2017 06:54
Last Modified: 26 Dec 2018 06:49
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/1481

Actions (login required)

View Item View Item