STUDI EKSPERIMEN KARAKTERISTIK MESIN PENCARI POSISI LETAK TITIK BERAT CRANKSHAFT DENGAN MEMANFAATKAN GAYA SENTRIFUGAL

HENDRA, DWI K (2014) STUDI EKSPERIMEN KARAKTERISTIK MESIN PENCARI POSISI LETAK TITIK BERAT CRANKSHAFT DENGAN MEMANFAATKAN GAYA SENTRIFUGAL. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
2109100109-Undergraduate_thesis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Pemerintah menyelenggarakan sebuah program riset mobil nasional yang dipelopori oleh PT Industri Kereta Api dan BPPT. Seiring berjalannya waktu, BPPT bekerjasama dengan Teknik Mesin ITS Surabaya untuk membuat engine mobil produksi lokal Jawa Timur. Untuk menunjang produksi mesin tersebut dibutuhkan beberapa peralatan pendukung seperti: mesin pencari posisi letak titik berat crankshaft. Mesin ini hasil produksi lokal ITS ini bekerja dengan memanfaatkan motor listrik sebagai sumber utama penggerak crankshaft dan defleksi pegas sebagai indikator adanya gaya sentrifugal akibat titik berat crankshaft yang tidak segaris dengan sumbu putar ketika proses pengujian, namun pada operasionalnya belum diketahui berapa besar kecepatan putaran motor dan konstanta pegas yang sesuai. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kecepatan putaran motor listrik dan konstanta pegas yang sesuai untuk mesin pencari posisi letak titik berat crankshaft engine 2 silinder dengan memanfaatkan gaya sentrifugal. Pengujian ini dilakukan pada crankshaft 2 silinder kapasitas 650 cc dari mesin mobil GEA produksi lokal ITS. Adapun peralatan yang digunakan antara lain: mesin pencari posisi letak titik berat crankshaft, penggaris, tachometer, oscilloscope, dan akselerometer. Pengambilan data dilakukan dengan memvariasikan kecepatan putaran motor listrik dan konstanta pegas pada setiap pengujian. Variasi dari kecepatan yang akan digunakan adalah set up pada inverter sebesar 4 Hz, 5 Hz dan 6 Hz. Untuk konstanta pegas yang digunakan ada 3 macam, yakni dengan pegas I sebesar 1962 N/m, pegas II sebesar 6131,25 N/m, dan pegas III sebesar 12262,5 N/m. Dari pengujian ini, didapatkan data kecepatan putaran motor listrik, besar defleksi pegas, dan percepatan translasi. Selain itu, ada beberapa konstanta lain yang telah diketahui nilainya seperti inersia dan massa dari crankshaft dan rangka penyangga crankshaft dari mesin ini. Dari data ini akan dilakukan analisa perhitungan dengan perumusan yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai esentrisitas dan LCG letak titik berat crankshaft dengan menggunakan variasi pegas II dan set up inverter sebesar 4 Hz memiliki tingkat akurasi yang paling mendekat dengan nilai esentrisitas dan LCG crankshaft berdasarkan desain. Jadi data disimpulkan bahwa pegas II dan set up inverter 4 Hz adalah kondisi paling akurat untuk menunjukkan letak titik berat crankshaft menggunakan mesin pencari posisi letak titik berat crankshaft engine 2 silinder produksi lokal ITS. ===================================================================== The Indonesian Government has organized a national car research program that is pioneered by PT. Industri Kereta Api and BPPT. Over time, BPPT has joined with Mechanical Engineering Departement of ITS Surabaya for making a car engine that is produced in East Java. To support the production of engine is needed some support equipments such as: engine seeker of center of gravity crankshaft position. This engine works by using electric motor as resource that rotates crankshaft and deflection of spring as indicator absence centrifugal force caused by rotation of center of gravity of crankshaft when it is tested, but this operation is not known yet how much rotation speed of electric motor and appropriate spring constant. This study is conducted to determine the rotation speed of electric motor and the appropriate spring constant to engine seeker of center of gravity crankshaft position using centrifugal force This test is performed on the crankshaft 2 cylinders capacity 650 cc of engine production GEA car. The equipments used consist of: a engine seeker of center of gravity crankshaft, a ruler, a tachometer, a oscilloscope and accelerometer. Collecting data performed by varying the rotation speed of the electric motor and the spring constant on each test. The variation of the speed to be used set up on the inverter at 4 Hz, 5 Hz and 6 Hz. For spring constants are used by three of kinds, the first spring by 1962 N / m, the second spring by 6131.25 N / m, and the third spring by 12262.5 N / m. From this test, the data obtained rotation speed of the electric motor, a large deflection of the spring, and translational acceleration. Besides that, there are some other constants that have known the values such as inertia and mass of the crankshaft, and cantilever frame of the engine crankshaft. This data is analyzed by calculating a predetermined formulation. The results show that the value of the eccentricity and the location of center of gravity (LCG) crankshaft by using a variation of the second spring and set up the inverter for 4 Hz have the most accuracy rate approaching eccentricity and LCG values based on the design of the crankshaft. So the data can be concluded that the spring II and set up the inverter 4 Hz is the most accurate condition to indicate the location of center of gravity the crankshaft using the engine seeker positioning center of gravity 2-cylinders crankshaft by production of ITS.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSM 621.816 Hen s
Uncontrolled Keywords: Kecepatan putaran motor listrik, konstanta pegas, mesin pencari posisi letak titik berat crankshaft
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ799 Diesel motor--Electronic control.
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mrs Anis Wulandari
Date Deposited: 17 Jan 2017 04:01
Last Modified: 17 Jan 2017 04:01
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/1635

Actions (login required)

View Item View Item