Penentuan Lokasi Gangguan Hubung Singkat Pada Jaringan Distribusi 20 Kv Penyulang Tegalsari Surabaya Dengan Metode Impedansi Berbasis GIS (Geographic Information System)

Al Qoyyimi, Thoriq Aziz (2017) Penentuan Lokasi Gangguan Hubung Singkat Pada Jaringan Distribusi 20 Kv Penyulang Tegalsari Surabaya Dengan Metode Impedansi Berbasis GIS (Geographic Information System). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2214105006-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Dalam penyaluran energi listrik dari gardu ke pusat beban diperlukan saluran distribusi. Permasalahan yang sering terjadi pada saluran distribusi adalah gangguan hubung singkat. Seringkali lokasi gangguan tidak dapat segera diketahui letak lokasinya, sehingga memperlambat proses penanganan gangguan. Dengan menggunakan metode berbasis impedansi, jarak lokasi gangguan dapat diperkirakan. Hasil perhitungan jarak lokasi kemudian diimplementasikan menggunakan GIS (geographic information System) aset pemetaan PLN di Surabaya, sehingga dapat memberikan visualisasi yang baik terhadap perkiraan lokasi gangguan yang terjadi. Berdasarkan hasil percobaan yang dilakukan, didapatkan besar nilai error untuk masing-masing tipe gangguan. Untuk tipe gangguan satu fasa ke tanah nilai error terbesar adalah 1.091% dan rata-rata selisih jarak 9.559 m, untuk gangguan fasa ke fasa 1.017% dan rata-rata selisih jarak 9.04 m, untuk gangguan tiga fasa adalah sebesar 1.031% dengan rata-rata selisih jarak adalah 9 m. ============================================================ In the distribution of electrical energy from the substation to the load center requires the distribution channels. The common problems that usually happen is the short circuit disturbance. Often the disturbance location cannot be determined immediately, hence slowing the maintenance process. With impedance based method, the location range of the disturbance can be estimated. Then using the GIS (Geographic Information System) mapping assets at PLN Surabaya, the calculated location range is being implemented so that the system can give a clear visualization towards the estimated disturbance location that occurs. Based on the result of experiments, we got the error value of each type of disturbance. For the line to ground fault, the maximum error value is 1.091% and average difference distance of 9.559 m, for the line to line fault the error value is 1.017% and average difference distance of 9.04 m, and then for the three phase fault the maximum error value is 1.031% with average difference distance is 9 m.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Gangguan Hubung Singkat, Metode Impedansi, GIS (Geographic Information System)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK3226 Transients (Electricity)
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Electrical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: THORIQ AZIZ AL AL QOYYIMI
Date Deposited: 01 Mar 2017 07:41
Last Modified: 01 Mar 2017 07:41
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/1723

Actions (login required)

View Item View Item