OPTIMASI PERAN MONUMEN SEBAGAI LANDMARK DALAM MEMBENTUK IDENTITAS KOTA SURABAYA

AMIKARSA, WAHYU WIBAWA (2016) OPTIMASI PERAN MONUMEN SEBAGAI LANDMARK DALAM MEMBENTUK IDENTITAS KOTA SURABAYA. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3214203005-Master_Theses.pdf - Published Version

Download (8MB) | Preview

Abstract

Kota Surabaya adalah kota besar yang menyatakan diri dan mendapat julukan dari kota-kota lain di Indonesia sebagai ‘Kota Pahlawan’. Dalam pembangunan fisiknya, kota Surabaya memiliki berbagai bentuk bangunan yang berperan dalam mendukung terbentuknya identitas tersebut. Salah satu jenis bangunan yang dalam tujuan pembuatannya cukup memiliki nilai identitas ‘Kota Pahlawan’ tersebut adalah monumen. Berbagai monumen yang berbentuk tugu, patung, dan bentuk lain yang memiliki bentuk yang unik dan memiliki penempatan secara khusus, seharusnya mampu membawa nilai identitas kota secara kuat. Tetapi dalam pandangan sepintas, monumen-monumen tersebut seolah tidak memiliki fungsi secara bentuk fisik sehingga tidak mudah untuk diingat oleh masyarakat asli, pendatang, dan juga pengunjung kota sebagai elemen fisik yang membawa nilai yang mampu memperkuat identitas kota Surabaya. Seharusnya dengan fungsi sebagai landmark atau penanda, salah satu elemen fisik yang mudah dilihat, dikenali, diingat, dan memiliki makna kultural, monumen-monumen yang ada mampu meningkatkan atau mengoptimasi perannya dalam membentuk identitas ‘Kota Pahlawan’ tersebut. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini berdasarkan pada metode penelitian deskriptif kualitatif dalam paradigma naturalistik yang diterapkan pada teknik analisa utama synchronic-reading dengan teknik penyajian data berupa index card. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab tidak optimalnya peran monumen dalam membentuk identitas kota yang memiliki kesesuaian fungsi fisik sebagai landmark, dan bagaimana bentuk optimasi terbaiknya. Hasil akhir penelitian adalah konsep optimasi peran monumen sebagai landmark berupa sketsa-sketsa rancangan perbaikan bentuk objek utama dan ruang penempatan monumen agar secara keseluruhan, monumen lebih mudah dilihat, dikenali, dan diingat sesuai dengan kriteria khusus ditentukan sehingga mampu mengoptimasi perannya dalam pembentukan identitas fisik kota Surabaya. =================================================================================================== Surabaya City is a city that known as the 'City of Heroes'. In physical development, the city of Surabaya has a variety of building forms a role in supporting the establishment of the identity. One type of buildings in the goal to make it quite has the identity value 'City of Heroes' is a monument. In a cursory glance, monuments that have placements in particular and has a unique shape shaped monument, sculpture, and other forms of this seemed to have no function in physical form so it is not easy to remember by the indigenous people, migrants, and also visitors to the city as a physical element which carries a value that can strengthen the identity of the city of Surabaya. Monuments to the potential form, space and location of which correspond to function as a landmark or a marker, one of the physical elements are easily visible, recognizable, memorable, and has cultural meaning they should be able to improve or optimize its role in shaping the identity of the 'City of Heroes' in city of Surabaya. The approach used in this study is based on descriptive and qualitative research methods in a naturalistic paradigm applied to the main analysis techniques synchronic-reading technique of presenting data in the form of index cards. The purpose of this study was to determine the cause of the monument is not optimal role in shaping the city's identity who meets the physical function as a landmark, and how best form of optimization. The final result of the study is the optimization of the role of the monument as a landmark in the form of sketches, design improvements form the main object and the space placement Mayangkara Monument, Sura Ing Baya Monument, Bahari Monument, and Perjuangan Polri Monument as the object samples of primary research, so that overall, the monument easier visible, recognizable and memorable in accordance with specific criteria determined so as to optimize its role in the formation of the physical identity of the city of Surabaya.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: identitas,identity, landmark, and monument
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Architechture > (S2) Master Theses
Depositing User: WAHYU WIBAWA AMIKARSA
Date Deposited: 30 Jan 2017 01:41
Last Modified: 26 Dec 2018 03:10
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/2139

Actions (login required)

View Item View Item