STUDI VARIASI RASIO MOL Ca TERHADAP S PADA PENAMBAHAN CaCO3 DALAM PROSES DESULFURISASI PETROLEUM COKE YANG TERKALSINASI MENGGUNAKAN REAKTOR ROTARY AUTOCLAVE

NARINDRA, RAMADHAN PUTRA (2017) STUDI VARIASI RASIO MOL Ca TERHADAP S PADA PENAMBAHAN CaCO3 DALAM PROSES DESULFURISASI PETROLEUM COKE YANG TERKALSINASI MENGGUNAKAN REAKTOR ROTARY AUTOCLAVE. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
2713100071_Undergraduate-Thesis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Produksi minyak bumi yang cukup besar di Indonesia, membuat potensi terbentuknya petroleum coke juga cukup besar. Pada industri aluminium petroleum coke digunakan sebagai anoda. Namun, untuk dapat digunakan sebagai anoda, petroleum coke yang terkalsinasi harus memiliki kadar abu kurang dari 0,3%, sulfur maksimal 3 % dan karbon minimal 97%. Pada industri baja, kadar sulfur Calcined Petroleum Coke (CPC) maksimal 0,1% untuk membatasi emisi gas SO2. Melihat pentingnya kadar sulfur dalam CPC ini, maka proses desulfurisasi pada CPC ini sangat diperlukan. Salah satu permasalahan yang timbul dari penelitian sebelumnya mengenai desulfurisasi petroleum coke ini adalah reverse reaction. Penelitian ini berfokus pada pencegahan masalah tersebut dengan menggunakan CaCO₃. Pada penelitian ini digunakan CPC dengan kadar sulfur 0,357%, ukuran butir CPC 200 mesh, ukuran butir limestone 1 mm, NaOH 3,5 M, temperature operasi 900˚C, dan holding time 6 jam. Variasi rasio mol Ca pada CaCO₃ terhadap sulfur pada CPC yang digunakan adalah 1:0,5 ; 1:1 ; dan 1:1,5. Dari variabel tersebut penurunan sulfur terbesar terjadi pada rasio mol Ca terhadap S 1:0,5, yakni 44,53% dengan kadar sulfur CPC akhir sebesar 0,198%. ==================================================================================================== Petroleum production in Indonesia that was big enough, make higher potential to form petroleum coke. At Aluminum Industry, petroleum coke use for anode in electrolysis process. However, to use for anode, Calcined Petroleum Coke (CPC) must has ash lower than 0,3%, maximum sulfur 3%, and carbon higher than 97%. At steel industry, sulfur content in CPC maximum 0,1% to limit SO2 gas emission. Because sulfur content in CPC is important, desulfurization process is needed. One of problem in this process from previous research is reverse reaction. This research focus on solving this problem with CaCO3. This research use CPC with sulfur content 0,357%, CPC size 200 mesh, limestone size 1 mm, NaOH 3,5 M, reaction temperature 900˚C, and reaction time 6h. Variation of mol ratio of Ca in CaCO3 to S in CPC are 1 : 0,5 ; 1 : 1 ; and 1 : 1,5. From these variable, 1 :0,5 mol ratio has the highest desulfurization rate, that is 44,53% with final sulfur content in CPC 0,198%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Calcined petroleum coke, reverse reaction, CaCO₃, desulfurisasi
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering > 28201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: - RAMADHAN PUTRA NARINDRA
Date Deposited: 30 Jan 2017 02:49
Last Modified: 30 Jan 2017 02:49
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/2164

Actions (login required)

View Item View Item